Dalam dunia perbankan modern yang semakin kompetitif, kompleks, dan dipengaruhi oleh dinamika ekonomi global maupun lokal, kemampuan untuk melakukan analisis kredit secara menyeluruh, mendalam, dan berbasis data menjadi salah satu kompetensi inti yang tidak hanya penting, tetapi juga sangat krusial bagi para profesional yang bekerja di divisi kredit. Hal ini disebabkan karena keputusan pembiayaan yang diambil tidak hanya berdampak langsung terhadap kelangsungan hubungan bank dengan nasabah, tetapi juga memiliki implikasi jangka panjang terhadap kualitas portofolio kredit, tingkat risiko yang ditanggung institusi, serta stabilitas keuangan perusahaan secara keseluruhan. Pelatihan ini secara khusus dirancang untuk membekali peserta dengan landasan pengetahuan yang kuat dan keterampilan praktis dalam menjalankan proses analisis kredit yang komprehensif, mencakup berbagai tahapan penting mulai dari pengumpulan dan validasi data awal, penilaian menyeluruh terhadap karakteristik dan profil debitur, evaluasi kelayakan usaha dari sisi operasional dan keuangan, hingga pada tahap akhir penyusunan memo atau rekomendasi kredit yang objektif, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional maupun regulatoris. Pendekatan pembelajaran yang diterapkan dalam pelatihan ini bersifat aplikatif dan holistik, yang akan memadukan penyampaian materi teoritis, diskusi interaktif berbasis pengalaman lapangan, studi kasus nyata dari industri perbankan, hingga simulasi analisis laporan keuangan sebagai sarana latihan untuk mengasah kemampuan berpikir analitis dan memperkuat sikap profesionalisme dalam pengambilan keputusan pembiayaan. Lebih dari sekadar pelatihan teknis, program ini juga menekankan pentingnya pemahaman yang utuh terhadap prinsip kehati-hatian (prudential banking) sebagai dasar dalam setiap keputusan kredit, termasuk penerapan metode analisis seperti 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition) dan 7P (Person, Purpose, Payment, Profitability, Protection, Prospect, Party) yang telah menjadi standar industri dalam mengevaluasi kelayakan pembiayaan. Selain itu, pelatihan ini juga akan memperluas wawasan peserta terhadap berbagai aspek risiko yang melekat dalam proses pemberian kredit, serta bagaimana risiko-risiko tersebut dapat dideteksi sejak dini dan dimitigasi secara efektif untuk mencegah terjadinya kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang berdampak negatif terhadap kesehatan keuangan bank. Peserta akan diajak untuk mengkaji dan menganalisis berbagai skenario nyata pemberian kredit, melakukan evaluasi terhadap portofolio pinjaman yang ada, serta membiasakan diri dengan proses due diligence, penilaian legalitas, dan dokumentasi kredit yang sesuai dengan standar operasional internal maupun ketentuan eksternal dari regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Dengan mengikuti pelatihan ini secara utuh, diharapkan peserta tidak hanya mampu meningkatkan kualitas analisa kredit secara teknis, tetapi juga memperkuat kemampuan strategis dalam mengelola risiko, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas keputusan pembiayaan dan keberlanjutan bisnis perbankan secara keseluruhan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami prinsip-prinsip dasar dan lanjutan dalam analisis kredit perbankan. Melakukan penilaian kelayakan kredit berdasarkan aspek keuangan, bisnis, dan risiko. Menggunakan pendekatan 5C, 7P, serta analisis rasio keuangan untuk menentukan keputusan kredit. Menyusun rekomendasi dan keputusan kredit yang objektif, terukur, dan sesuai dengan kebijakan internal serta regulasi eksternal. Mengidentifikasi potensi risiko kredit dan mengambil langkah mitigasi secara proaktif.
Hari 1: Fundamental dan Teknik Analisa Kredit Pengenalan Kredit dalam Dunia Perbankan Peran kredit dalam fungsi intermediasi bank Jenis-jenis kredit (konsumtif, produktif, modal kerja, investasi) Siklus kredit dan prinsip kehati-hatian Konsep dan Penerapan 5C dan 7P dalam Analisa Kredit Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition Person, Purpose, Payment, Profitability, Protection, Prospect, Party Studi kasus dan praktik penilaian Analisis Laporan Keuangan Calon Debitur Pemahaman laporan keuangan dasar (neraca, laba rugi, arus kas) Rasio keuangan utama dalam analisa kredit Analisis tren dan proyeksi arus kas Analisis Kelayakan Usaha dan Industri Model analisa kelayakan usaha (bisnis model, SWOT, keunggulan kompetitif) Analisa sektor dan risiko industri Studi kasus kredit produktif Hari 2: Pengambilan Keputusan Kredit dan Mitigasi Risiko Teknik Pengambilan Keputusan Kredit Penilaian menyeluruh: integrasi data kuantitatif dan kualitatif Penyusunan memo/rekomendasi kredit Batasan wewenang dan persetujuan kredit Due Diligence dan Legalitas Dokumen Kredit Verifikasi dokumen dan identitas Persyaratan legal dalam pemberian kredit Kepatuhan terhadap ketentuan OJK dan BI Manajemen Risiko Kredit dan Deteksi Dini NPL Identifikasi faktor risiko internal dan eksternal Monitoring dan evaluasi portofolio kredit Strategi penanganan kredit bermasalah Studi Kasus Komprehensif & Diskusi Kelompok Simulasi analisa kredit lengkap Penyusunan rekomendasi dan presentasi hasil Feedback dan evaluasi instruktur
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang