Menjelang 2026, industri perbankan menghadapi tekanan kualitas aset yang semakin kompleks akibat ketidakpastian ekonomi global, volatilitas suku bunga, tekanan sektor tertentu (properti, komoditas, UMKM), serta percepatan digitalisasi yang mengubah profil risiko debitur. Dalam kondisi tersebut, pelaksanaan Asset Quality Review (AQR) tidak lagi sekadar proses administratif atau kepatuhan, melainkan menjadi instrumen strategis untuk memastikan transparansi kualitas portofolio kredit, kecukupan pencadangan, dan ketahanan permodalan bank. AQR yang efektif membantu manajemen dan dewan memahami risiko tersembunyi (hidden risk), potensi penurunan kualitas kredit, serta kebutuhan tindakan korektif sebelum risiko berkembang menjadi lonjakan Non-Performing Loan (NPL). Selain tuntutan internal, penguatan kualitas aset juga menjadi perhatian regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan serta standar internasional yang dirumuskan oleh Basel Committee on Banking Supervision, khususnya terkait pengukuran risiko kredit, kecukupan modal, dan transparansi pelaporan. Oleh karena itu, Divisi Kredit, Risk Management, dan Remedial Unit perlu memiliki kerangka kerja terpadu yang menghubungkan hasil AQR dengan strategi remedial management secara cepat, terukur, dan berbasis data. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan peserta dalam melakukan penilaian kualitas aset secara komprehensif, mengidentifikasi potensi penurunan kualitas secara dini, serta merumuskan strategi penanganan dan pemulihan yang optimal guna menjaga stabilitas dan profitabilitas bank pada 2026 dan seterusnya.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami konsep dan tujuan strategis Asset Quality Review (AQR). Mengidentifikasi risiko tersembunyi dalam portofolio kredit. Mengevaluasi kecukupan pencadangan dan klasifikasi kualitas aset. Mengintegrasikan hasil AQR ke dalam strategi remedial management. Menyusun rencana aksi untuk mencegah peningkatan NPL. Memperkuat koordinasi antara fungsi Kredit, Risk, dan Remedial. Meningkatkan recovery rate dan menjaga kualitas portofolio secara berkelanjutan.
Hari 1 – Asset Quality Review Framework & Risk Identification
Tujuan AQR dalam konteks manajemen risiko kredit Perbedaan AQR internal vs regulatory review Dampak AQR terhadap permodalan dan profitabilitas Lessons learned dari krisis sebelumnya
Analisis tren NPL, Special Mention Loan (SML), dan watchlist Segmentasi portofolio berdasarkan sektor & risiko Konsentrasi kredit dan single obligor exposure Identifikasi early warning signals
Kriteria kolektibilitas dan penurunan kualitas aset Evaluasi kecukupan CKPN / Expected Credit Loss Keterkaitan dengan model PD, LGD, dan EAD Dampak pencadangan terhadap laba dan modal
Pengaruh faktor makroekonomi terhadap kualitas aset Sensitivitas sektor industri tertentu Simulasi penurunan kualitas kredit Integrasi hasil stress test dalam AQR Hari 2 – Remedial Strategy & Portfolio Stabilization
Peran dan tanggung jawab unit remedial Penanganan kredit early delinquency Strategi restrukturisasi berbasis viability assessment Koordinasi lintas fungsi (Kredit, Legal, Risk)
Pengelolaan aset bermasalah skala besar Recovery planning & workout strategy Eksekusi agunan dan asset disposal Write-off policy dan dampaknya terhadap laporan keuangan
Three lines of defense dalam pengawasan kualitas aset Audit trail & dokumentasi AQR Monitoring action plan pasca review Pelaporan kepada manajemen & regulator
Penyusunan dashboard monitoring kualitas aset KPI untuk Divisi Kredit & Remedial Portfolio rebalancing strategy Membangun budaya risk awareness di lini bisnis
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang harga OFFLINE : Rp. 8.000.000,- / Participant / Non Residential / Offline Public Training / Running dengan kuota minimal 5 peserta ONLINE : Rp. 4.000.000,- / Participant / Online Public Training / Running dengan Kuota Minimal 3 peserta In House Training (Hubungi Kami untuk mendapatkan Harga Khusus)