Pelatihan bertajuk “Analisis Kredit UMKM dan Komersial” ini secara komprehensif dirancang untuk meningkatkan kapasitas teknis dan analitis para analis kredit, account officer, serta staf kredit di lini operasional maupun manajerial dalam lingkungan industri perbankan, terutama yang terlibat langsung dalam proses identifikasi, evaluasi, dan pemberian pembiayaan kepada pelaku usaha di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta segmen komersial yang memiliki skala usaha lebih besar dan struktur yang lebih kompleks. Seiring dengan peran krusial UMKM dan sektor komersial dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, serta memperluas basis penerima kredit perbankan, maka kemampuan untuk memahami dinamika usaha, karakteristik pembiayaan, serta risiko inheren dari masing-masing segmen menjadi hal yang sangat penting dan strategis. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap pendekatan analisis kredit yang berbasis risiko dan berorientasi pada keberlanjutan usaha debitur, di mana peserta akan dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai teknik membaca dan menafsirkan laporan keuangan, memahami pola arus kas dan siklus usaha debitur, menganalisis kelayakan usaha dari perspektif finansial maupun non-finansial, serta menyusun struktur kredit yang selaras dengan kebutuhan modal dan kemampuan bayar calon debitur. Lebih lanjut, pelatihan ini juga akan mengupas secara sistematis penerapan prinsip-prinsip dasar dalam analisis kredit seperti 5C (Character, Capacity, Capital, Condition, dan Collateral), serta memperkenalkan pendekatan cash flow-based lending yang semakin menjadi standar dalam penilaian kelayakan kredit, khususnya pada segmen usaha produktif. Tidak hanya itu, peserta juga akan diajak untuk mendalami aspek sektoral yang relevan, termasuk dinamika industri, rantai pasok, serta faktor eksternal lain yang dapat memengaruhi risiko usaha debitur. Proses pembelajaran akan dilakukan secara interaktif melalui studi kasus berbasis data riil, diskusi kelompok, serta simulasi proses analisis kredit untuk menggambarkan perbedaan pendekatan antara pembiayaan UMKM yang sering kali membutuhkan pemahaman terhadap konteks informal dan dokumentasi terbatas dengan pembiayaan komersial yang menuntut analisis yang lebih komprehensif, terdokumentasi, dan berbasis data kuantitatif. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan ketajaman analisis dan kualitas keputusan pembiayaan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas portofolio kredit bank, menurunkan potensi kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL), serta mendukung pertumbuhan bisnis perbankan yang sehat, berkelanjutan, dan inklusif.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami karakteristik, potensi, dan tantangan dalam pembiayaan sektor UMKM dan komersial. Melakukan analisis kelayakan kredit menggunakan pendekatan 5C dan cash flow-based lending. Menyusun struktur pembiayaan yang sesuai dengan profil usaha dan risiko debitur. Mengidentifikasi risiko kredit serta merancang mitigasi yang efektif. Meningkatkan kemampuan analitis terhadap laporan keuangan dan data usaha debitur. Membedakan pendekatan analisis kredit untuk segmen UMKM dan segmen komersial.
Hari 1 – Analisis Kredit UMKM Pengantar Kredit UMKM Definisi, kriteria, dan peran UMKM dalam perekonomian nasional Tantangan dan peluang dalam pembiayaan UMKM Prinsip 5C dalam Kredit UMKM Pendalaman masing-masing elemen 5C Studi kasus sederhana untuk UMKM mikro dan kecil Analisis Usaha UMKM Evaluasi model bisnis dan siklus usaha Analisis sumber pendapatan dan pengeluaran usaha Laporan Keuangan Sederhana UMKM Penyusunan dan interpretasi laporan keuangan sederhana (kas masuk-keluar) Identifikasi kemampuan bayar melalui arus kas usaha Struktur Pembiayaan dan Penentuan Plafon Penentuan kebutuhan modal kerja dan investasi Penyesuaian jangka waktu, angsuran, dan bunga Hari 2 – Analisis Kredit Komersial Karakteristik Kredit Komersial Perbedaan kredit komersial vs kredit UMKM Skala usaha dan kompleksitas risiko Analisis Laporan Keuangan Komersial Neraca, laporan laba rugi, dan arus kas Analisis rasio keuangan: likuiditas, profitabilitas, solvabilitas Cash Flow-based Lending Perhitungan cash flow bebas (free cash flow) Penilaian kemampuan bayar berdasarkan arus kas bersih Penilaian Agunan dan Legalitas Jenis-jenis agunan (tanah, bangunan, mesin, inventory) Aspek legalitas agunan dan dokumen pendukung Mitigasi Risiko Kredit dan Penyusunan Rekomendasi Identifikasi risiko usaha dan eksternal Penyusunan rekomendasi kredit berbasis analisis komprehensif
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang