Pelatihan ini dirancang untuk membekali profesional Sumber Daya Manusia, pimpinan unit kerja, serta manajemen perbankan dengan pemahaman strategis dan kemampuan analitis dalam melakukan perencanaan tenaga kerja masa depan (future workforce planning) yang selaras dengan arah transformasi industri perbankan hingga tahun 2026. Perubahan cepat dalam teknologi digital, otomatisasi proses bisnis, pemanfaatan Artificial Intelligence, serta pergeseran kebutuhan kompetensi akibat perubahan perilaku nasabah menuntut bank untuk memiliki pendekatan perencanaan SDM yang tidak lagi bersifat reaktif, tetapi proaktif dan berbasis prediksi. Dalam konteks ini, workforce planning menjadi instrumen strategis untuk memastikan ketersediaan talenta yang tepat, dalam jumlah yang tepat, dengan kompetensi yang relevan untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing bank di masa depan. Pelatihan ini juga menekankan pentingnya integrasi antara strategi bisnis, strategi SDM, dan analisis data dalam merancang kebutuhan talenta perbankan 2026. Peserta akan diajak untuk memahami bagaimana mengidentifikasi peran kritikal masa depan, memetakan kesenjangan kompetensi (skill gap), serta merancang strategi pengembangan, reskilling, dan redeployment talenta secara sistematis. Selain itu, pelatihan ini membahas tantangan pengelolaan talenta multigenerasi, dampak model kerja digital dan hybrid, serta risiko kekurangan atau kelebihan tenaga kerja jika perencanaan tidak dilakukan secara akurat. Dengan pendekatan yang strategis, terstruktur, dan aplikatif, pelatihan ini diharapkan mampu membantu fungsi SDM perbankan dalam menyiapkan workforce yang agile, adaptif, dan siap menghadapi dinamika bisnis serta regulasi perbankan hingga tahun 2026.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami konsep dan urgensi future workforce planning dalam industri perbankan. Mengaitkan perencanaan tenaga kerja dengan strategi bisnis dan transformasi bank. Mengidentifikasi kebutuhan talenta dan kompetensi perbankan masa depan. Melakukan analisis kesenjangan tenaga kerja dan kompetensi secara sistematis. Menyusun strategi pemenuhan, pengembangan, dan optimalisasi talenta. Mendukung keberlanjutan organisasi melalui perencanaan SDM jangka menengah dan panjang.
Dinamika industri perbankan dan perubahan model bisnis Dampak digitalisasi, AI, dan otomatisasi terhadap tenaga kerja Perubahan ekspektasi dan karakteristik talenta perbankan Peran strategis workforce planning dalam keberlanjutan bank
Definisi dan prinsip workforce planning modern Integrasi strategi bisnis dan strategi SDM Workforce planning jangka pendek, menengah, dan panjang Pendekatan berbasis data dan analitik SDM
Pemetaan peran kritikal (critical roles) perbankan 2026 Identifikasi future skills dan digital competencies Analisis dampak otomatisasi terhadap job role Talent segmentation dan talent supply analysis
Metodologi workforce gap analysis Analisis supply dan demand tenaga kerja Pemetaan kompetensi eksisting vs kebutuhan masa depan Risiko kelebihan dan kekurangan tenaga kerja
Build, buy, borrow, dan bot strategy dalam workforce planning Strategi rekrutmen strategis dan employer branding Program reskilling dan upskilling berkelanjutan Redeployment dan internal talent mobility
Peran SDM dan pimpinan dalam implementasi workforce planning Monitoring efektivitas rencana tenaga kerja Integrasi workforce planning dengan KPI dan manajemen kinerja Penyelarasan dengan regulasi dan prinsip GCG perbankan
Divisi Human Capital
Divisi Talent Management
Divisi Strategic Planning
Divisi Organization Development
Divisi Learning & Development
Divisi Workforce Planning
Divisi Leadership Development
• Pre Test
• Presentasi Materi
• Diskusi
• Studi Kasus
• Post Test
• Training Amenities
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
• Sertifikat
• Souvenir
• 2x Coffee Break, 1x Lunch