Kondisi ekonomi global akhir-akhir ini sedang tidak baik-baik saja. Bank Sentral Amerika dan Negara Eropa telah menaikkan suku bunga acuan secara agresif pada tahun 2021-2023. Ada berbagai macam faktor makro ekonomi yang dapat menyebabkan kenaikan suku bunga, misalnya seperti tingkat inflasi atau kenaikan harga barang dan jasa, ekspektasi pertumbuhan produk domestik bruto (GDP) suatu negara, nilai suku bunga di luar negeri, kebijakan pemerintah, dan masih banyak faktor lainnya.
Saat tingkat inflasi naik, ekspektasi investor terhadap suku bunga biasanya akan cenderung naik sehingga membuat harga dari obligasi menjadi turun. Penurunan nilai surat berharga secara keseluruhan akan mempengaruhi nilai dari suatu perusahaan. Oleh karena itu perusahaan perlu melakukan penilaian terhadap aset termasuk surat berharga yang dimilikinya agar dapat mengetahui harga wajarnya sesuai dengan kondisi terkini.
Memahami
1. Investasi : Investasi, Tujuan dan Proses
2. Instrumen Pasar Modal
3. Gambaran Umum Pasar Modal di Indonesia
4. Konsep Penting Dalam Investasi
5. Pemilihan Portfolio
6. Model-model Keseimbangan: Capital Assets Pricing Model
7. Model-model Keseimbangan: Arbitrage Pricing Theory
8. Penilaian Obligasi
9. Strategi Investasi Obligasi
10. Penilaian Saham
11. Strategi Portfolio Saham: Strategi Pasif dan Strategi Aktif
12. Efisiensi Pasar
13. Analisis Sekuritas
14. Evaluasi Kinerja Portfolio