Pasang surut ekonomi global akibat pandemi seperti yang terjadi saat sekarang ini mengajarkan banyak orang akan pentingnya investasi. Investasi diyakini bisa menjadi penyelamat di saat ekonomi memburuk. Itulah mengapa sekarang banyak orang mulai mengalihkan sebagian dari tabungan untuk modal investasi. Salah satu instrumen investasi yang banyak diminati saat ini adalah obligasi. Obligasi adalah sebuah istilah di dalam pasar modal yang memiliki arti surat pernyataan utang terhadap pemegang obligasi. Obligasi bisa diterbitkan oleh korporasi atau juga pemerintah untuk mendapatkan pendanaan. Utang obligasi akan dibayarkan kembali pada pembeli obligasi pada saat jatuh tempo dengan tenor yang telah ditetapkan di awal.
Investasi obligasi makin banyak diminati lantaran dipercaya memberi keuntungan yang cukup besar dibanding instrumen investasi lain. Pemegang obligasi bisa mendapatkan cuan dari imbal hasil yang diperoleh berupa kupon yang diberikan secara berkala serta dari capital gain yang bisa didapat dari selisih harga saat transaksi di pasar obligasi. Selain menjanjikan imbal hasil yang cukup besar, investasi obligasi juga relatif aman dan terjamin. Dibanding obligasi korporasi, obligasi pemerintah (government bonds) lebih aman karena adanya jaminan pengembalian dana investor pada saat jatuh tempo obligasi tiba. Dengan begitu kamu tidak perlu mengkhawatirkan risiko gagal bayar.
1. Analisa Fundamental
2. Analisa Teknikal