Pengelolaan alokasi modal merupakan salah satu fungsi strategis yang sangat krusial dalam industri perbankan, terutama dalam menghadapi tekanan profitabilitas, peningkatan risiko, serta tuntutan regulasi yang semakin kompleks. Bank dituntut untuk mampu mengalokasikan modal secara efisien ke berbagai lini bisnis, produk, dan segmen nasabah guna menghasilkan return yang optimal, khususnya dalam meningkatkan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE). Namun, dalam praktiknya, proses capital allocation sering kali menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, ketidakseimbangan antara risiko dan imbal hasil, serta kurangnya integrasi antara strategi bisnis dan manajemen keuangan.
Di sisi lain, dinamika industri perbankan yang dipengaruhi oleh digitalisasi, perubahan perilaku nasabah, serta volatilitas ekonomi global menuntut pendekatan alokasi modal yang lebih adaptif dan berbasis data. Divisi perencanaan perlu memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan analisis kinerja keuangan, profil risiko, serta kebutuhan regulasi dalam menyusun strategi capital allocation yang efektif. Selain itu, penting untuk memahami bagaimana pengelolaan aset dan liabilitas, struktur permodalan, serta efisiensi operasional dapat berdampak langsung terhadap ROA dan ROE. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis dalam merancang strategi alokasi modal yang optimal, sehingga dapat meningkatkan kinerja keuangan sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis bank.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
Hari 1: Fundamental Capital Allocation & Analisis Kinerja
1. Pengantar Capital Allocation dalam Perbankan
2. Memahami ROA dan ROE
3. Analisis Profitabilitas dan Efisiensi
4. Pengelolaan Aset dan Liabilitas (ALM)
Hari 2: Strategi Optimalisasi & Implementasi
5. Strategi Optimalisasi ROA dan ROE
6. Risk-Adjusted Capital Allocation
7. Perencanaan Modal dan Regulasi
8. Integrasi ke Perencanaan Bisnis
9. Penyusunan Rekomendasi Strategis