Pelatihan Insurance Finance Income and Expense (IFIE) – IFRS 17

Pelatihan Insurance Finance Income and Expense (IFIE) – IFRS 17

Pelatihan Insurance Finance Income and Expense (IFIE) – IFRS 17

25 - 26 June 2026 Malang Hotel Ibis Styles

Deskripsi

Insurance Finance Income and Expense (IFIE) – IFRS 17 – Implementasi IFRS 17 – Insurance Contracts membawa perubahan signifikan terhadap cara perusahaan asuransi mengakui, mengukur, menyajikan, dan mengungkapkan kontrak asuransi. Salah satu area yang mengalami perubahan substansial adalah pengakuan Insurance Finance Income and Expense (IFIE), yang berkaitan dengan dampak nilai waktu uang serta perubahan asumsi keuangan terhadap liabilitas kontrak asuransi.

Dalam praktik sebelumnya di bawah IFRS 4, pelaporan pendapatan dan beban keuangan terkait kontrak asuransi tidak diatur secara terperinci, sehingga terdapat perbedaan signifikan antar entitas. IFRS 17 kemudian memperkenalkan pendekatan yang lebih konsisten dan transparan, terutama dalam pemisahan antara insurance service result dan insurance finance result.

Selain itu, IFIE menjadi komponen penting dalam laporan laba rugi karena mencerminkan perubahan nilai liabilitas kontrak asuransi akibat diskonto dan perubahan asumsi keuangan seperti tingkat bunga. Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai konsep ini menjadi sangat penting bagi profesional di bidang aktuaria, keuangan, dan akuntansi asuransi.

Selanjutnya, IFRS 17 memberikan pilihan penyajian IFIE, yaitu melalui profit or loss (P&L) atau kombinasi antara profit or loss dan Other Comprehensive Income (OCI). Pilihan ini memiliki implikasi signifikan terhadap volatilitas laba perusahaan Asuransi

Pelatihan Insurance Finance Income and Expense (IFIE) – IFRS 17 dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep, perhitungan, dan penyajian IFIE sesuai standar IFRS 17.

Secara umum, pelatihan ini membahas prinsip dasar IFRS 17, dengan fokus pada aspek keuangan kontrak asuransi, khususnya dampak perubahan tingkat diskonto dan asumsi keuangan terhadap nilai kini arus kas masa depan.

Selanjutnya, pelatihan ini juga membahas pendekatan pengakuan IFIE dalam laporan keuangan, baik melalui profit or loss maupun OCI. Peserta akan mempelajari dampak dari pilihan kebijakan akuntansi terhadap volatilitas laba dan posisi keuangan perusahaan.

Selain itu, pelatihan ini mencakup studi kasus dan ilustrasi numerik untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai perhitungan IFIE. Pendekatan ini membantu peserta memahami hubungan antara model pengukuran IFRS 17 dan dampak keuangan yang dihasilkan.

Metode pembelajaran meliputi penjelasan konsep, pembahasan kasus, simulasi perhitungan, serta diskusi interaktif. Dengan pendekatan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan konsep IFIE dalam praktik pelaporan keuangan perusahaan asuransi.

Tujuan

  • Pertama, meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep Insurance Finance Income and Expense (IFIE) dalam kerangka IFRS 17.
  • Kedua, membekali peserta dengan kemampuan dalam mengidentifikasi, mengukur, dan menyajikan IFIE secara tepat.
  • Ketiga, meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami dampak perubahan asumsi keuangan terhadap laporan keuangan perusahaan asuransi.
  • Keempat, membantu peserta memahami implikasi kebijakan akuntansi terhadap volatilitas laba.
  • Kelima, meningkatkan kemampuan analitis peserta dalam menerapkan IFRS 17 secara praktis.

Materi

  • Overview IFRS 17
  • Tujuan dan ruang lingkup IFRS 17
  • Komponen utama laporan keuangan IFRS 17
  • Perbedaan utama IFRS 17 dan IFRS 4
  • Dasar Pengukuran Kontrak Asuransi
  • Fulfilment Cash Flows
  • Risk Adjustment
  • Contractual Service Margin (CSM)
  • Discount rate dan time value of money
  • Konsep Insurance Finance Income and Expense (IFIE)
  • Definisi dan ruang lingkup IFIE
  • Komponen IFIE
  • Hubungan IFIE dengan liability for remaining coverage
  • Pengakuan IFIE
  • Pengakuan dalam profit or loss
  • Pengakuan melalui OCI
  • Dampak pilihan kebijakan akuntansi
  • Dampak Perubahan Asumsi Keuangan
  • Perubahan discount rate
  • Dampak terhadap nilai liabilitas
  • Re-measurement effect
  • Pendekatan Model Pengukuran
  • General Measurement Model (GMM)
  • Premium Allocation Approach (PAA)
  • Variable Fee Approach (VFA)
  • Penyajian dan Pengungkapan
  • Penyajian IFIE dalam laporan laba rugi
  • Pengungkapan dalam laporan keuangan
  • Analisis volatilitas laba
  • Studi Kasus dan Simulasi
  • Contoh perhitungan IFIE
  • Studi kasus laporan keuangan
  • Diskusi dan evaluasi

Peserta

Divisi Keuangan & Akuntansi

Divisi Pelaporan Keuangan

Divisi Aktuaria

Divisi Manajemen Risiko

Divisi Kepatuhan (Compliance)

Divisi Audit Internal

Divisi Pengendalian Internal

Divisi Perencanaan Strategis

Divisi Teknologi Informasi (IT)

Divisi Produk Asuransi

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test

Fasilitas

• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan