Fraud & Error Prevention in Financial Reporting untuk Unit Akuntansi

Fraud & Error Prevention in Financial Reporting untuk Unit Akuntansi

Fraud & Error Prevention in Financial Reporting untuk Unit Akuntansi

15-16 Juni 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Deskripsi

Pengelolaan laporan keuangan di industri perbankan menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring meningkatnya volume transaksi, penggunaan sistem digital, serta tekanan regulasi yang menuntut akurasi, keandalan, dan integritas data keuangan. Di tengah dinamika tersebut, risiko fraud dan human error dalam proses penyusunan laporan keuangan menjadi isu kritis yang dapat menimbulkan salah saji material, pelanggaran kepatuhan, bahkan risiko reputasi bagi bank. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai sumber risiko fraud & error dalam proses akuntansi, termasuk area-area kritis seperti jurnal manual, rekonsiliasi, estimasi akuntansi, transaksi kompleks, dan penyajian laporan keuangan. Dengan pendekatan berbasis kerangka pencegahan fraud yang diakui secara internasional, pelatihan ini mengajarkan peserta bagaimana mengenali red flags, mengidentifikasi titik rawan kesalahan, dan menerapkan kontrol yang efektif secara berlapis.

Selain fokus pada mekanisme pencegahan, pelatihan ini juga membahas teknik deteksi dini, investigasi awal, root cause analysis, serta cara memperkuat control environment melalui proses, teknologi, dan budaya risiko di unit akuntansi. Peserta akan memahami bagaimana pengembangan kontrol berbasis sistem, automasi, segregasi tugas, review berjenjang, dan monitoring berkelanjutan dapat meningkatkan kualitas pelaporan keuangan sekaligus menurunkan potensi fraud dan human error. Melalui studi kasus perbankan, simulasi kesalahan laporan keuangan, dan praktik terbaik dalam audit internal serta ICFR, pelatihan ini memberikan bekal komprehensif bagi unit akuntansi untuk membangun proses pelaporan yang berintegritas, transparan, dan bebas dari kesalahan material.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami jenis-jenis fraud & error yang berpotensi muncul dalam laporan keuangan. 
  2. Mengidentifikasi titik rawan (risk points) dalam proses akuntansi dan pelaporan. 
  3. Menerapkan kontrol pencegahan dan deteksi yang efektif pada aktivitas akuntansi. 
  4. Melakukan review, analisis, dan validasi atas jurnal, rekonsiliasi, dan estimasi akuntansi. 
  5. Menggunakan teknik analisis data untuk mendeteksi anomali atau indikasi fraud. 
  6. Menyusun langkah mitigasi dan perbaikan agar risiko fraud & error berkurang secara berkelanjutan. 
  7. Membangun budaya integritas dan kepatuhan dalam proses pelaporan keuangan. 

Materi

Hari 1 — Fondasi Fraud & Error Prevention dalam Laporan Keuangan

1. Overview Fraud & Error dalam Pelaporan Keuangan

  • Definisi fraud, error, dan salah saji material
  • Fraud triangle & fraud risk factors pada unit akuntansi
  • Dampak finansial, operasional, dan reputasi bagi perbankan

2. Identifikasi Area Raw Risk dalam Proses Akuntansi

  • Risiko pada jurnal manual, rekonsiliasi, dan penutupan buku
  • Estimasi akuntansi (ECL, provisi, amortisasi) sebagai titik rawan
  • Transaksi kompleks dan intercompany / inter-unit transactions

3. Pencegahan Fraud melalui Penguatan Proses & Kebijakan

  • Standarisasi SOP akuntansi & control checklist
  • Segregation of Duties (SoD) dan dual control
  • Threshold approval, kontrol rekonsiliasi, dan kontrol akses

4. Pengendalian Berbasis Sistem & Automation Controls

  • Kontrol otomatis pada core banking dan sistem akuntansi
  • Validasi data, restriction rules, dan exception monitoring
  • Peran ITGC dan application controls dalam mencegah fraud & error

 

Hari 2 — Deteksi, Investigasi Awal, dan Penguatan Pengendalian

5. Teknik Deteksi Dini Fraud & Error

  • Pattern recognition & red flags pada transaksi keuangan
  • Analisis jurnal abnormal, unbalanced entries, dan unusual adjustments
  • Pemanfaatan data analytics untuk anomaly detection

6. Investigasi Awal & Root Cause Analysis

  • Cara melakukan preliminary investigation pada temuan
  • Teknik wawancara, data gathering, dan dokumentasi bukti
  • Metode root cause analysis (5 Why, fishbone diagram, control failure analysis)

7. Penyusunan Mitigasi, Remediasi, & Monitoring

  • Correction vs remediation: apa bedanya?
  • Penyusunan rencana perbaikan & tracking mekanisme kontrol
  • Continuous monitoring menggunakan dashboard & KPI kontrol

8. Best Practice Assurance: Audit Internal & ICFR Alignment

  • Kaitan antara pengendalian akuntansi, audit internal, dan ICFR
  • Memastikan efektivitas kontrol pada proses closing & reporting
  • Studi kasus kegagalan kontrol dan pembelajaran praktik perbankan

Peserta

  • Divisi Keuangan & Akuntansi
  • Divisi Audit Internal
  • Divisi Kepatuhan (Compliance)
  • Divisi Manajemen Risiko
  • Divisi Pengendalian Internal
  • Divisi Teknologi Informasi (IT)
  • Divisi Perencanaan Strategis
  • Divisi Corporate Secretary
  • Divisi Operasional
  • Divisi Fraud Risk Management

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test

Fasilitas

• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch 
 

Kembali ke Layanan