Preventing Social Engineering & Money Mule Account dalam Pengelolaan DPK

Preventing Social Engineering & Money Mule Account dalam Pengelolaan DPK

Preventing Social Engineering & Money Mule Account dalam Pengelolaan DPK

28 - 30 April 2026 jakarta asyana kemayoran

Deskripsi

Pengelolaan Dana Pihak Ketiga (DPK) merupakan salah satu fungsi paling vital dalam operasional perbankan karena berkaitan langsung dengan kepercayaan nasabah dan stabilitas lembaga keuangan. Di tengah berkembangnya layanan digital, kecepatan transaksi, serta semakin luasnya akses kanal perbankan, ancaman kejahatan siber seperti social engineering dan penggunaan money mule account (rekening penampung) untuk aktivitas ilegal semakin meningkat. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai berbagai modus social engineering yang menargetkan nasabah maupun pegawai, seperti phishing, vishing, smishing, impersonation, hingga rekayasa psikologis yang memanfaatkan kelemahan manusia. Peserta akan dibekali kemampuan untuk mengenali pola-pola penipuan, celah keamanan dalam proses pengelolaan DPK, serta tindakan preventif untuk melindungi bank dari risiko kerugian operasional, reputasi, dan hukum.

Selain itu, pelatihan ini juga membahas secara mendalam bagaimana sindikat kejahatan memanfaatkan money mule account baik melalui nasabah yang direkrut, rekening palsu, maupun akun yang diambilalih (account takeover) untuk memuluskan pencucian uang dan kejahatan finansial lainnya. Peserta akan mempelajari indikator rekening mencurigakan, metode deteksi dini, dan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan untuk mencegah pemanfaatan rekening DPK sebagai sarana aktivitas kriminal. Di dalamnya termasuk pemahaman regulasi KYC, AML, CTF, transaction monitoring, profiling nasabah, serta mekanisme pelaporan aktivitas mencurigakan. Dengan mengkombinasikan pemahaman teknis, analisis risiko, dan studi kasus aktual, pelatihan ini bertujuan memastikan peserta mampu mengimplementasikan strategi pencegahan yang efektif dan menjaga integritas pengelolaan DPK secara menyeluruh.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami konsep social engineering dan modus-modus yang sering terjadi di lingkungan perbankan. 
  2. Mengidentifikasi ciri-ciri money mule account dan potensi penyalahgunaannya dalam pengelolaan DPK. 
  3. Menganalisis risiko operasional dan risiko kepatuhan terkait social engineering dan rekening penampung. 
  4. Menerapkan kebijakan KYC, AML, dan transaction monitoring untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan. 
  5. Menyusun langkah-langkah strategi pencegahan dan mitigasi risiko pada level operasional. 
  6. Mengedukasi nasabah dan internal bank mengenai pencegahan social engineering. 
  7. Memperkuat budaya keamanan informasi dan integritas operasional dalam pengelolaan DPK. 

Materi

Hari 1 — Social Engineering dalam Pengelolaan DPK

1. Konsep Dasar Social Engineering

  • Definisi, mekanisme, dan motif pelaku 
  • Faktor psikologis dan human error sebagai pintu masuk serangan 
  • Evolusi modus penipuan di era digital 

 

2. Modus Social Engineering yang Menyerang Nasabah & Pegawai Bank

  • Phishing, smishing, vishing, dan link berbahaya 
  • Impersonation: penyamaran sebagai bank, regulator, atau instansi 
  • Rekayasa sosial melalui media sosial 
  • Social engineering pada call center, teller, dan frontliner 

3. Kerentanan dalam Proses Pengelolaan DPK

  • Celah pada proses pembukaan rekening 
  • Validasi identitas, data pribadi, dan penyimpangan prosedur 
  • Penyalahgunaan mobile banking dan akses OTP 
  • Studi kasus serangan social engineering di perbankan 

4. Identifikasi & Pencegahan Serangan Social Engineering

  • Red flags transaksi dan perilaku mencurigakan 
  • Teknik verifikasi berlapis 
  • SOP pencegahan fraud berbasis social engineering 
  • Edukasi nasabah dan internal awareness program 

Hari 2 — Money Mule Account & Penguatan Pengendalian DPK

5. Money Mule Account: Definisi & Pola Penyalahgunaan

  • Jenis-jenis money mule: unwitting, witting, complicit 
  • Modus rekrutmen money mule melalui online platform 
  • Alur operasional sindikat dan penggunaan rekening DPK 

6. Deteksi Dini & Identifikasi Perilaku Rekening Mencurigakan

  • Analisis pola transaksi abnormal 
  • Early warning indicator untuk rekening penampung 
  • Account takeover vs pembukaan rekening ilegal 
  • Penggunaan sistem monitoring untuk DPK 

7. KYC, AML, CTF & Regulatory Compliance

  • Penerapan CDD dan EDD dalam pembukaan rekening 
  • Screening, watchlist, dan customer profiling 
  • Transaction monitoring & suspicious activity report (SAR) 
  • Peran unit kepatuhan dan anti-fraud management 

8. Strategi Pencegahan & Penanganan Money Mule Account

  • SOP penanganan kasus rekening penampung 
  • Mekanisme pemblokiran, investigasi, dan koordinasi dengan regulator 
  • Penerapan kontrol internal dan self-risk assessment 
  • Penyusunan rencana mitigasi dan continuous improvement

Peserta

Divisi Fraud Risk Management / Anti-Fraud Unit

Divisi Anti Money Laundering (AML) & CFT

Divisi Manajemen Risiko Operasional

Divisi Manajemen Risiko Kepatuhan (Compliance Risk)

Divisi Customer Due Diligence (CDD) / KYC Unit

Divisi Digital Banking Security / Cybersecurity

Divisi Transaction Monitoring & Surveillance

Divisi Operasional Dana (Funding / DPK Operations)

Divisi Teller & Frontliner Cabang

Divisi Customer Service / Call Center

Divisi Retail Banking / Consumer Banking

Divisi Account Opening / Onboarding

Divisi Data Analytics Fraud Detection

Divisi Internal Audit

Divisi Legal & Compliance

Divisi Recovery & Investigation Fraud

Divisi Product & Channel Management (Digital Channel)

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test

Fasilitas

• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan