Green Loan Recovery: Tantangan dan Strategi Mitigasinya

Green Loan Recovery: Tantangan dan Strategi Mitigasinya

Green Loan Recovery: Tantangan dan Strategi Mitigasinya

07 - 08 July 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Deskripsi

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai dinamika penanganan kredit hijau (green loan) dalam konteks perkembangan ekonomi berkelanjutan, tuntutan regulasi, dan meningkatnya risiko proyek ramah lingkungan. Seiring meningkatnya portofolio pembiayaan hijau di industri perbankan baik untuk proyek energi terbarukan, efisiensi energi, bangunan hijau, manajemen limbah, hingga pertanian berkelanjutan tantangan penyelamatan kredit menjadi semakin kompleks. Risiko proyek sering kali melibatkan faktor eksternal seperti perubahan iklim, ketidakpastian teknologi, ketergantungan pada insentif pemerintah, fluktuasi biaya konstruksi energi hijau, dan faktor keberlangsungan operasional yang berbeda dari kredit konvensional. Pelatihan ini membahas bagaimana bank dapat memahami karakteristik risiko spesifik tersebut, mengidentifikasi red flag lebih awal, dan melakukan mitigasi penyelamatan kredit yang efektif.

Selain itu, pelatihan ini mengupas berbagai pendekatan strategis dalam menangani kredit bermasalah pada sektor hijau, termasuk penilaian dampak lingkungan, evaluasi kelayakan ulang proyek, restrukturisasi yang sesuai prinsip keberlanjutan, serta kolaborasi dengan regulator, penilai independen, dan lembaga pembiayaan hijau. Peserta akan mengeksplorasi perbedaan penyelamatan kredit konvensional dan green loan recovery, serta memahami bagaimana kebijakan ESG, taksonomi hijau, standar global (seperti ICMA dan EU Taxonomy), serta kebijakan OJK mengenai keuangan berkelanjutan mempengaruhi proses penanganan kredit. Melalui studi kasus, simulasi keputusan, dan pembahasan tantangan nyata di lapangan, pelatihan ini mempersiapkan peserta untuk mengelola risiko secara komprehensif dan merancang strategi mitigasi yang tepat untuk menjaga keberlanjutan portofolio kredit hijau bank.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami konsep green loan, regulasinya, dan tantangan penyelamatan kredit hijau. 
  2. Mengidentifikasi faktor risiko dan penyebab kegagalan proyek hijau. 
  3. Menganalisis red flag dan indikator awal green loan yang berpotensi bermasalah. 
  4. Menggunakan pendekatan ESG dan taksonomi hijau dalam proses recovery. 
  5. Menentukan strategi mitigasi, restrukturisasi, dan opsi penyelamatan kredit yang sesuai karakter proyek. 
  6. Melakukan koordinasi efektif dengan regulator, konsultan teknis, dan pihak eksternal terkait. 
  7. Menyusun rekomendasi remedial action plan untuk kredit hijau berisiko tinggi. 

Materi

Hari 1 — Dasar Green Loan & Analisis Risiko dalam Proyek Berkelanjutan

1. Konsep Dasar Green Loan & Keuangan Berkelanjutan

  • Definisi green loan dan perbedaannya dengan kredit konvensional 
  • Prinsip Green Loan (GLP) dan standar global (ICMA, EU Taxonomy) 
  • Taksonomi Hijau Indonesia dan relevansinya untuk bank 
  • Regulasi OJK dan kebijakan keberlanjutan sektor keuangan 

2. Risiko Utama pada Proyek Hijau

  • Risiko teknologi hijau (intermittency, teknologi baru, kegagalan implementasi) 
  • Risiko finansial, operasional, dan lingkungan yang unik pada green project 
  • Ketergantungan pada insentif pemerintah & risiko regulasi 
  • Risiko proyek energi terbarukan, manajemen limbah, dan pertanian berkelanjutan 

3. Red Flag dan Early Warning pada Green Loan

  • Pola awal kredit hijau berpotensi bermasalah 
  • Ketidaksesuaian implementasi ESG & dampak operasional 
  • Overstatement dampak lingkungan & greenwashing 
  • Kegagalan benchmarking emisi, efisiensi energi, dan output proyek hijau 

4. Analisis Kelayakan Ulang Proyek Hijau

  • Penilaian kembali proyeksi finansial & stabilitas proyek 
  • Analisis sensitivitas berdasarkan variabel lingkungan dan energi 
  • Review kontrak suplai, Power Purchase Agreement (PPA), dan model bisnis 
  • Validasi data kinerja proyek melalui ahli teknis independen 

Hari 2 — Strategi Recovery, Restrukturisasi, dan Mitigasi Risiko

5. Strategi Green Loan Recovery & Pendekatan ESG

  • Perbedaan pendekatan recovery kredit hijau vs kredit umum 
  • Prinsip ESG dalam remedial dan mitigasi risiko 
  • Penilaian ulang dampak lingkungan sebagai bagian analisis recovery 
  • Mitigasi risiko berbasis keberlanjutan 

6. Model Restrukturisasi pada Kredit Hijau

  • Restrukturisasi untuk proyek energi terbarukan & efisiensi energi 
  • Skema restrukturisasi berbasis cash flow & green performance 
  • Opsi refinancing, co-financing, dan blended finance 
  • Peran lembaga internasional dan green funds 

7. Kolaborasi Multi-Pihak dalam Penyelamatan Kredit Hijau

  • Koordinasi dengan regulator, Kementerian ESDM, Kementerian LHK, dan pemerintah daerah 
  • Engagement dengan konsultan teknis & auditor lingkungan independen 
  • Peran lembaga penjamin dan investor hijau dalam recovery 
  • Pendekatan negosiasi dengan proyek sektor energi, limbah, dan pertanian 

8. Penyusunan Rencana Mitigasi dan Rekomendasi Recovery

  • Teknik menyusun remedial action plan untuk green loan 
  • Penentuan prioritas mitigasi berbasis tingkat risiko 
  • Penyusunan rekomendasi komprehensif untuk manajemen 
  • Studi kasus green loan bermasalah dan keputusan terbaik yang dapat diambil bank 

Peserta

Kredit / Credit Management

Keberlanjutan / Sustainability Management

Collection & Recovery / Penagihan & Pemulihan

Perbankan / Financial Services

Risk Management / Manajemen Risiko

Green Financing / Pembiayaan Berkelanjutan

Keuangan & Akuntansi / Financial Analysis

Compliance / Kepatuhan

Governance / Tata Kelola

Manajemen Umum / Strategic Management

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test

Fasilitas

• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan