Perkembangan teknologi pembayaran di Indonesia dan global membuat proses transaksi menjadi semakin cepat, terhubung, dan berisiko tinggi. Mulai dari QRIS yang mendominasi transaksi retail, RTGS yang mengelola transaksi bernilai besar, BI-FAST yang mempercepat pembayaran real-time, hingga cross-border payment yang semakin banyak diadopsi oleh perbankan dan fintech seluruhnya membutuhkan proses audit yang lebih mendalam, adaptif, serta berbasis risiko. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang bagaimana auditor internal melakukan pengujian efektivitas pengendalian, menilai risiko teknologi, serta mengidentifikasi kelemahan yang berpotensi mengganggu keamanan, ketersediaan, integritas, dan kepatuhan sistem pembayaran.
Peserta akan belajar mengenai landscape risiko, standar keamanan, arsitektur sistem, serta mekanisme end-to-end pembayaran pada empat jenis platform utama. Selain itu, pelatihan ini memperkenalkan teknik audit modern seperti audit berbasis data, pengujian pengendalian otomatis, serta pendekatan risk-based audit yang relevan untuk layanan pembayaran digital di tahun 2026. Dengan memadukan teori, studi kasus, dan teknik audit praktis, peserta akan mampu merancang program audit yang kuat, mendeteksi potensi fraud, memastikan kepatuhan pada regulasi Bank Indonesia dan standar internasional, serta memberikan rekomendasi yang tajam untuk memperkuat keamanan sistem pembayaran di institusi perbankan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
- Memahami arsitektur, mekanisme operasional, dan risiko utama pada QRIS, RTGS, BI-FAST, dan cross-border payment.
- Melakukan identifikasi dan penilaian risiko teknologi yang terkait dengan keamanan, integritas data, ketahanan sistem, dan kepatuhan regulasi.
- Menyusun dan menerapkan prosedur dan teknik audit berbasis risiko serta audit berbasis data untuk sistem pembayaran digital.
- Mengevaluasi efektivitas pengendalian internal, keamanan informasi, dan tata kelola TI pada sistem pembayaran.
- Mengidentifikasi potensi fraud, anomali transaksi, dan risiko operasional yang muncul pada layanan pembayaran modern.
1. Pendahuluan Sistem Pembayaran Modern
- Tren teknologi pembayaran 2026
- Kerangka regulasi Bank Indonesia dan standar internasional
- Landscape risiko utama dalam sistem pembayaran digital
2. Audit Risiko pada Sistem QRIS (QR Code Indonesian Standard)
Sub Materi:
- Arsitektur teknis QRIS, merchant onboarding, dan switching
- Risiko fraud, QR tampering, dan integritas transaksi
- Pengendalian keamanan kanal aplikasi (mobile banking & merchant app)
- Prosedur audit QRIS: data validation, settlement, dan dispute handling
3. Audit Risiko pada Sistem RTGS (Real Time Gross Settlement)
Sub Materi:
- Proses RTGS: high-value payment, queue management, dan settlement
- Risiko operasional: downtime, transaksi tertahan, dan failure scenarios
- Pengendalian keamanan jaringan dan middleware
- Teknik audit RTGS: pengujian kontrol akses, log monitoring, dan pemulihan bencana
4. Audit Risiko pada Sistem BI-FAST
Sub Materi:
- Mekanisme real-time payment dan interkonektivitas bank–switching
- Risiko terhadap latency, timeout, dan fraud real-time
- Audit terhadap verifikasi identitas, anti-fraud engine, dan e-mandate
- Audit analytics untuk mendeteksi transaksi abnormal
5. Audit Risiko Cross-Border Payment
Sub Materi:
- Mekanisme interkoneksi internasional (QRIS Cross-Border, SWIFT modernisasi, dan regional switching)
- Risiko kepatuhan lintas negara (AML/CFT, Sanctions Screening, data governance)
- Audit keamanan data lintas negara dan crypto-based settlement trends
- Pengujian pengendalian: exchange rate validation, fee calculation, dan liquidity risk
6. Teknik Audit TI pada Sistem Pembayaran
Sub Materi:
- Risk-based audit untuk sistem pembayaran kritikal
- Evaluasi keamanan: enkripsi, API security, dan endpoint protection
- Audit kontrol aplikasi dan kontrol umum TI (ITGC)
- Pengujian resiliency: DRP/BCM untuk sistem pembayaran
7. Data Analytics untuk Audit Sistem Pembayaran
Sub Materi:
- Penggunaan data analytics untuk mendeteksi fraud dan anomali transaksi
- Audit pattern analysis pada QRIS, BI-FAST, dan cross-border transaction
- Dashboard audit untuk pemantauan risiko pembayaran
8. Penyusunan Temuan & Rekomendasi Audit
Sub Materi:
- Menyusun temuan audit berbasis risiko teknis dan risiko bisnis
- Evaluasi akar penyebab (root cause analysis)
- Formulasi rekomendasi yang efektif dan implementatif
Internal Audit
TI / IT (Payment Systems & Technology Risk)
Risk Management / Manajemen Risiko
Perbankan / Financial Services
Payment Systems / Sistem Pembayaran (QRIS, RTGS, BI-FAST)
Cybersecurity / Information Security
Compliance / Kepatuhan
Governance / Tata Kelola
Operational Risk / Risiko Operasional
Manajemen Umum / Strategic Management