Pelatihan ini secara khusus dirancang untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh, mendalam, dan aplikatif mengenai aspek-aspek penting dalam pengelolaan risiko likuiditas yang menjadi salah satu pilar utama ketahanan keuangan di sektor perbankan, dengan fokus utama pada pendekatan berbasis Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) yang merupakan komponen kunci dari kerangka regulasi Basel III. Seiring dengan semakin kompleksnya kegiatan usaha perbankan dan meningkatnya eksposur terhadap volatilitas pasar serta tekanan eksternal, risiko likuiditas menjadi ancaman serius yang, jika tidak dikelola dengan tepat dan berkelanjutan, berpotensi besar menimbulkan gangguan operasional, penurunan kepercayaan publik, hingga pemicu terjadinya krisis sistemik di sektor keuangan secara luas. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam terhadap LCR dan NSFR bukan hanya penting sebagai pemenuhan terhadap kewajiban regulasi yang ditetapkan oleh otoritas pengawas seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tetapi juga menjadi landasan strategis dalam pengambilan keputusan manajemen likuiditas yang efektif, khususnya dalam menyusun kebijakan Asset and Liability Management (ALM), menyusun laporan internal dan eksternal, serta merancang skenario kontinjensi yang adaptif terhadap dinamika kondisi makroekonomi dan regulasi.
Melalui pendekatan pembelajaran yang bersifat partisipatif, interaktif, dan berbasis studi kasus nyata di industri perbankan, pelatihan ini akan membekali para peserta yang terdiri dari praktisi perbankan, pengelola risiko, analis treasury, auditor, hingga manajemen dengan kemampuan teknis dan analitis dalam mengevaluasi serta mengelola profil likuiditas bank secara komprehensif. Peserta akan mendapatkan pemahaman terstruktur mengenai metodologi perhitungan LCR dan NSFR, interpretasi atas komponen-komponennya, serta implikasi dari pergerakan rasio tersebut terhadap struktur pendanaan, ketahanan likuiditas jangka pendek dan jangka panjang, efisiensi penggunaan aset likuid, dan strategi pembiayaan bank secara keseluruhan. Selain itu, pelatihan ini juga akan mengangkat berbagai isu dan tantangan aktual yang dihadapi bank dalam implementasi kedua rasio tersebut, termasuk kesulitan teknis dalam pelaporan, kendala data dan sistem, serta kebutuhan penyesuaian terhadap perubahan regulasi global dan lokal. Dengan demikian, peserta diharapkan tidak hanya memahami aspek teoritis dan regulatif dari LCR dan NSFR, tetapi juga mampu menerapkan prinsip-prinsip tersebut secara nyata dalam konteks operasional dan strategis untuk memastikan keberlanjutan dan stabilitas institusi perbankan di tengah tekanan likuiditas yang semakin dinamis.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
Hari 1: Dasar-Dasar dan Implementasi LCR
Hari 2: Strategi NSFR dan Penguatan Manajemen Likuiditas
Risk Management / Manajemen Risiko
Treasury / Asset Liability Management
Perbankan / Financial Services
Keuangan & Akuntansi / Financial Analysis
Compliance / Kepatuhan
Governance / Tata Kelola
TI / IT (Risk System Integration / Liquidity Monitoring)
Internal Audit
Manajemen Umum / Strategic Management
Regulatory Reporting / Pelaporan Regulasi
• Pre Test
• Presentasi Materi
• Diskusi
• Studi Kasus
• Post Test
• Training Amenities
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
• Sertifikat
• Souvenir
• 2x Coffee Break, 1x Lunch