Strategi Penagihan Hutang dan Manajemen Kredit Bermasalah dengan Teknik Empati, Reframing (Sudut Pandang Baru) serta Perumpamaan

Strategi Penagihan Hutang dan Manajemen Kredit Bermasalah dengan Teknik Empati, Reframing (Sudut Pandang Baru) serta Perumpamaan

Strategi Penagihan Hutang dan Manajemen Kredit Bermasalah dengan Teknik Empati, Reframing (Sudut Pandang Baru) serta Perumpamaan

15 - 16 September 2026 Jakarta Hotel Asyana Kemayoran

Deskripsi

Kredit yang dikelola dengan prinsip kehati-hatian akan menempatkan pada kualitas yang Performing Loan sehingga dapat memberikan pendapatan yang besar bagi Bank. Pendapatan yang diperoleh dari kegiatan perkreditan berupa selisih antara biaya dana dengan pendapatan bunga yang dibayar para pemohon kredit. Aspek hukum merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam setiap transaksi apapun termasuk pemberian kredit yang merupakan perbuatan hukum perjanjian sehingga setiap analis dan pejabat pengelolaan kredit harus dibekali dengan pengetahuan hukum yang berkaitan dengan pemberian kredit tersebut. Meskipun aspek-aspek lainnya diluar hukum telah memenuhi syarat tetapi kalau aspek hukumnya tidak memenuhi syarat atau tidak sah maka semua ikatan perjanjian dalam pemberian kredit dapat gugur sehingga akan menyulitkan Bank untuk menarik kembali kredit yang telah diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tindakan hukum yang dilakukan oleh bank dalam penyelamatan kredit yang diberikan kepada debitur, kedua, bagaimana upaya Bank menyelesaikan kredit bermasalah yang dilakukan oleh nasabah debiturnya.

Undang-undang Kepailitan yang berlaku saat ini memiliki kelemahan dan celah yang bisa dimanfaatkan baik itu oleh kreditor maupun perusahaan itu sendiri (debitor) karena banyak hal yang tidak diatur dengan tegas didalam undang-undang, dan pada akhirnya dapat menimbulkan interprestasi yang beragam. Oleh karena itulah, perlu dilakukan pemahaman lebih jauh agar kelemahan dan celah yang ada di dalam Undang-undang dapat diantisipasi dan diminimalisir khususnya dalam upaya penagihan kredit bagi industri perbankan. Berdasarkan hal tersebut, maka pelatihan Hukum Kepailitan Sebagai Strategi Penagihan Kredit sangat penting untuk diikuti

Materi

  1. Hukum kepailitan
  2. Tinjauan kepailitan secara umum berdasarkan UU No.37 tahun 2004.
  3. Konsekwensi hukum kepailitan.
  4. Kurator sebagai pihak profesional dalam melakukan pembagian budel pailit kepada para kreditur.
  5. Pembagian budel pailit sebagai upaya pemenuhan kewajiban debitur.
  6. Status hukum pemegang hak tanggungan dan jaminan lainnya yang dilindungi undang-undang.
  7. Penanganan utang
  8. Tinjauan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) secara umum berdasarkan UU No.37 tahun 2004.
  9. PKPU sebagai alternatif perdamaian dalam upaya restrukturisasi utang.
  10. Konsekwensi PKPU dan kepailitan sebagai akibat hukum wanprestasi terhadap perdamaian.
  11. Gugatan perdata
  12. Strategi melakukan gugatan perdata/kepailitan yang efisien dan efektif.
  13. Efektifitas penggunaan gugatan perdata dan kepailitan dalam pengembalian utang.
  14. Kewenangan Penyelesaian Sengketa Kepailitan.
  15. Strategi mendapatkan perlindungan hukum kreditor atas kepailitan yang diajukan debitor.
  16. Strategi penyelesaian harta pailit debitor kepada para kreditor sehubungan dengan debitor mempailitkan diri
  17. Prinsip Dasar Collection : Analisa Sebelum Penagihan & Metode Penagihan Yang Efektif
  18. Memahami Aspek Hukum Perdata & Kepailitan Dalam Penagihan
  19. Aspek Hukum Pidana Dan Covenant Dalam Penagihan
  20. Role Play Dan Diskusi Beragam Kasus Hukum Dalam Penagihan
  21. Tehnik Litigasi Dalam Penagihan
  22. Bagaimana Mempailitkan Pihak Yang Berhutang
  23. Metode Penyitaan, Penarikan Yang Baik dan Sesuai Dengan Hukum Di Indonesia
  24. Berhadapan Dengan Aparat Hukum Dan Kepolisian
  25. Aspek Psikologis Dalam Aktifitas Penagihan
  26. Latihan Tipologi dan Komunikasi Pembuka Pembicaraan : Bagaimana Menjaga Kontrol Negosiasi Penagihan
  27. Metode Menangani Suasana Konflik Dengan Tehnik Empathy, Reframing (Sudut Pandang Baru), dan Perumpamaan
  28. Latihan dan Role Play (Menggunakan Form)
  29. Studi kasus & Diskusi

Peserta

  • Collection / Penagihan
  • Credit Recovery / Remedial
  • Credit / Lending
  • Relationship Management (RM)
  • Customer Service / Customer Experience

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan