Di tengah pesatnya perkembangan kanal digital dan meningkatnya ekspektasi publik terhadap transparansi, keaslian, serta kedekatan emosional, pendekatan komunikasi berbasis storytelling menjadi semakin krusial bagi industri perbankan. Masyarakat tidak lagi hanya merespons data, angka, atau pesan formal, tetapi lebih terhubung dengan narasi yang humanis, relevan, dan mampu menggambarkan nilai serta dampak nyata dari sebuah institusi. Dalam konteks ini, digital storytelling hadir sebagai strategi komunikasi yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun makna, memperkuat identitas brand, dan menciptakan hubungan emosional yang berkelanjutan dengan nasabah dan publik luas. Bagi divisi Corporate Secretary dan Humas, kemampuan mengelola storytelling secara strategis menjadi kunci dalam membangun dan menjaga kepercayaan publik di tengah persaingan yang semakin ketat dan dinamika informasi yang cepat berubah.
Pada tahun 2026, tantangan komunikasi perbankan semakin kompleks dengan hadirnya berbagai platform digital, algoritma media sosial, serta meningkatnya risiko disinformasi dan krisis reputasi. Oleh karena itu, organisasi dituntut untuk mampu menyampaikan cerita yang tidak hanya menarik, tetapi juga kredibel, berbasis data, dan selaras dengan nilai serta strategi bisnis perusahaan. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep dan praktik digital storytelling, mulai dari perancangan narasi, pemilihan format konten, hingga distribusi dan pengukuran dampaknya. Peserta juga akan dibekali dengan kemampuan untuk mengintegrasikan storytelling ke dalam berbagai kanal komunikasi, mengelola persepsi publik secara proaktif, serta memastikan bahwa setiap pesan yang disampaikan mampu memperkuat citra positif dan kepercayaan terhadap institusi perbankan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
1. Peran Strategis Digital Storytelling dalam Industri Perbankan
Sub Materi:
2. Elemen Dasar Storytelling yang Efektif
Sub Materi:
3. Menggali dan Mengembangkan Narasi Korporasi
Sub Materi:
4. Strategi Konten Storytelling Digital
Sub Materi:
5. Produksi Konten Storytelling yang Menarik
Sub Materi:
6. Distribusi dan Amplifikasi Cerita
Sub Materi:
7. Mengelola Persepsi dan Reputasi melalui Storytelling
Sub Materi:
8. Pengukuran Efektivitas dan Evaluasi Storytelling
Sub Materi: