Transfer pricing dalam industri perbankan memiliki kompleksitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan sektor lainnya karena melibatkan transaksi keuangan intra-group yang bersifat lintas yurisdiksi, pengaturan pendanaan internal, layanan treasury, cost allocation, dan penyediaan jasa antar entitas dalam satu grup keuangan. Dengan meningkatnya fokus regulator terhadap praktik agresif pengalihan laba dan tuntutan transparansi berbasis OECD BEPS Action Plan, bank dituntut untuk mampu menyusun Transfer Pricing Documentation (TP Doc) yang akurat, lengkap, dan sesuai ketentuan perpajakan lokal maupun internasional. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai pendekatan arm’s length dalam konteks perbankan, metodologi penentuan harga wajar untuk transaksi keuangan, mekanisme pemilihan Comparable Uncontrolled Price (CUP), serta pemetaan risiko perpajakan pada setiap jenis transaksi. Peserta akan mempelajari karakteristik transaksi bank seperti pinjaman antar entitas, pendanaan likuiditas, layanan supporting system, penggunaan intangible, hingga cost sharing arrangement.
Selain itu, pelatihan ini memberikan penekanan pada penyusunan dokumentasi transfer pricing tingkat Local File, Master File, dan Country-by-Country Report (CbCR) sesuai ekspektasi Direktorat Jenderal Pajak dan standar internasional. Peserta akan memahami struktur dokumentasi yang diperlukan, bagaimana menyusun functional analysis (FAR analysis) pada kegiatan perbankan, serta bagaimana menganalisis risiko untuk menghindari koreksi fiskus. Pelatihan juga mengangkat isu-isu yang sedang menjadi perhatian regulator, seperti transaksi digital banking, layanan cloud, cost recharge, transaksi treasury antar entitas, serta pengalihan fungsi risiko. Dengan pendekatan studi kasus, simulasi dokumentasi, dan pembahasan best practice perbankan global, pelatihan ini membantu peserta untuk mampu menyusun TP Doc yang tidak hanya compliance ready, tetapi juga dapat mengurangi risiko sengketa pajak di masa depan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
1. Overview Transfer Pricing dalam Industri Perbankan
2. Jenis-Jenis Transaksi Intra-Group pada Perbankan
3. Functional Analysis (FAR) pada Transaksi Perbankan
4. Pemilihan Metode Transfer Pricing
5. Penyusunan Transfer Pricing Documentation
6. Dokumentasi Transaksi Keuangan Intra-Group
7. Identifikasi Risiko Koreksi Fiskus & Strategi Mitigasi
8. Studi Kasus & Best Practice Transfer Pricing Bank Global