Kredit merupakan bisnis yang terbesar bagi Perbankan dimana porsi pendapatan bank sampai saat di didominasi bersumber dari pendapatan bunga (interest income). Namun demikian kredit merupakan asset bank yang berisiko dan perlu dikelola dengan baik agar tidak terjadi kerugian bagi bank. Untuk menjaga kualitas kredit tetap tumbuh berkelanjutan dan terjaga tingkat kesehatan assetnya, maka terdapat 4 aspek yang perlu dipenuhi oleh bank/ lembaga kredit yaitu :
1. Tim Unit Bisnis yang Tangguh (Business Finance Development)
Mengingat kondisi persaingan saat ini sangat tajam, dimana pesaing tidak hanya datang dari sesama lembaga perbankan (Bank Umum dan BPR), namun juga bersaing dengan Lembaga Pembiayaan, Financial Technology (Fintech) yang semakin marak, sehingga petugas perlu dibekali bagaimana melakukan merencanakan Strategi pemasaran termasuk mapping business, bagaimana melakukan Taktik pemasaran (Diferensiasi, tehnik selling, negosiasi dan penggunaan tools marketing mix), bagaimana meningkatkan brand perusahaan melalui Value dan Proses agar disejalan dengan harapan stake holder (pegawai, Nasabah, pemegang saham) dengan ukuran scorecard
2. Analisa dan Memitigasi Risiko yang komprehensif (Finance Risk Asessment)
Salah satu kontribusi munculnya kredit bermasalah adalah melalui kurang pahamnya petugas dalam melakukan Analisa dan Memitigasi Risiko. Tentunya dari pembelajaran melalui training sekaligus workshop akan menambah kompetensi petugas dalam menganalisa dan lebih aware terhadap memproses kredit.
3. Administrasi yang tangguh (Credit Operation)
Administrasi kredit harus diposisikan sejajar dengan analis kredit, karena masih dalam satu kesatuan dalam proses kredit. Administrasi kredit harus ditempatkan sebagai penjaga gawang terakhir melalui pemenuhan dokumentasi serta aspek yuridis dalam pemberian kredit agar hak eksekutorial bank atas perjanjian, proteksi dan jaminan tetap terjaga secara aman.
4. Tim Remmedial & Recovery yang baik (Credit Recovery)
Bank harus didukung oleh tim Remmedial & Recovery yang baik. Mindset kejadian permasalahan kredit sudah lumrah terjadi terlebih dalam kondisi ketidakpastianyang tinggi saat ini terkadang menjadi suatu pembenaran. dan credit officer perlu dibekali bagaimana mengelola kredit Bermasalah ditangani secara benar, tehnik tehnik penyelamatan dan penyelesaian yang lebih efektif agar dapat meminimalisir risiko bagi bank.
5. Pengelolaan Kebijakan dan Prosedural Perkreditan
4 aspek ini harus menjadi lesson learn dan menjadi panduan bagi credit officer bank dalam melakukan proses kredit. Updating dan perbaikan prosedur kebijakan perkreditan sesuai ketentuan regulator akan menjadi pedoman yang menjamin kepastian hukum serta sebagai arah pengendalian perkreditan kedepan dalam meminimalisir risiko perkreditan bagi perbankan.
- Peserta mampu memahami konsep penyajian laporan keuangan
- Mampu menggunakan spreadsheet tools yang disajikan untuk mengasah logika keuangan dan hubungan antar akun pada neraca
- Peserta memahami berbagai macam jenis usaha debitur baik jasa, perdagangan, maupun jenis usaha lainnya terutama dalam ekosistem properti dan real estate serta darimana aliran pendapatan (revenue stream) usaha tersebut
- Peserta bisa melakukan analisa terhadap laporan keuangan debitur
- Peserta mampu menyusun proyeksi keuangan
- Peserta mampu menggunakan proyeksi keuangan untuk pengelolaan portfolio pinjaman
Hari Pertama : Pukul 08.30 – 16.30 WIB
1. Pembagian Kelompok
2. Pembagian Studi Kasus per kelompok (8 Studi Kasus)
3. Pengenalan Perangkat Analisa Kredit (PAK)
4. Credit Analysis “Qualitative”
Hari Kedua : Pukul 08.30 – 16.30 WIB
5. Credit Analysis “Quantative”
Hari Ketiga : Pukul 08.30 – 16.30 WIB
6. Pemahaman Penilaian Agunan (Collateral Asessment)
7. Penguatan Administrasi Kredit & Hukum Perkreditan
- Pengantar singkat permasalahan dalam proses pemberiaan kredit
- Paragdima Administrasi Kredit
- Permohonan Kredit
- Legalitas Calon Debitur
- Surat Keputusan Kredit & Klausul klausul dalam SKK
- Perjanjian Kredit, sistematika dan syarat syahnya perjanjian kredit
- Pengikatan jaminan
Hari Keempat : Pukul 08.00 – 17.00 WITA
8. Penyusunan Struktur Fasilitas Pinjaman
9. Communication Skills & Negotiation skills for Account Officer (AO)
Hari Kelima : Pukul 08.00 – 17.00 WIB
Presentasi Studi kasus (komite Kredit) dihadapan Tim Kantor Pusat Bank (penguji)