Brevet Analisa Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM): Penguatan Selling Skills Bagi Account Officer (AO) untuk Kesinambungan Bisnis Bank

Brevet Analisa Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM): Penguatan Selling Skills Bagi Account Officer (AO) untuk Kesinambungan Bisnis Bank

Brevet Analisa Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM): Penguatan Selling Skills Bagi Account Officer (AO) untuk Kesinambungan Bisnis Bank

20-24 April 2026 Jakarta Hotel Asyana Kemayoran

Deskripsi

Kredit merupakan bisnis yang terbesar bagi Perbankan dimana porsi pendapatan bank sampai saat di didominasi bersumber dari pendapatan bunga (interest income). Namun demikian kredit merupakan asset bank yang berisiko dan perlu dikelola dengan baik agar tidak terjadi kerugian bagi bank. Untuk menjaga kualitas kredit tetap tumbuh berkelanjutan dan terjaga tingkat kesehatan assetnya, maka terdapat 4 aspek yang perlu dipenuhi oleh bank/ lembaga kredit yaitu :

1. Tim Unit Bisnis yang Tangguh (Business Finance Development)

Mengingat kondisi persaingan saat ini sangat tajam, dimana pesaing tidak hanya datang dari sesama lembaga perbankan (Bank Umum dan BPR), namun juga bersaing dengan Lembaga Pembiayaan, Financial Technology (Fintech) yang semakin marak, sehingga petugas perlu dibekali bagaimana melakukan merencanakan Strategi pemasaran termasuk mapping business, bagaimana melakukan Taktik pemasaran (Diferensiasi, tehnik selling, negosiasi dan penggunaan tools marketing mix), bagaimana meningkatkan brand perusahaan melalui Value dan Proses agar disejalan dengan harapan stake holder (pegawai, Nasabah, pemegang saham) dengan ukuran scorecard 

2. Analisa dan Memitigasi Risiko yang komprehensif (Finance Risk Asessment)

Salah satu kontribusi munculnya kredit bermasalah adalah melalui kurang pahamnya petugas dalam melakukan Analisa dan Memitigasi Risiko. Tentunya dari pembelajaran melalui training sekaligus workshop akan menambah kompetensi petugas dalam menganalisa dan lebih aware terhadap memproses kredit.

3. Administrasi yang tangguh (Credit Operation)

Administrasi kredit harus diposisikan sejajar dengan analis kredit, karena masih dalam satu kesatuan dalam proses kredit. Administrasi kredit harus ditempatkan sebagai penjaga gawang terakhir melalui pemenuhan dokumentasi serta aspek yuridis dalam pemberian kredit agar hak eksekutorial bank atas perjanjian, proteksi dan jaminan tetap terjaga secara aman.

4. Tim Remmedial & Recovery yang baik (Credit Recovery)

Bank harus didukung oleh tim Remmedial & Recovery yang baik. Mindset kejadian permasalahan kredit sudah lumrah terjadi terlebih dalam kondisi ketidakpastianyang tinggi saat ini terkadang menjadi suatu pembenaran. dan credit officer perlu  dibekali bagaimana mengelola kredit Bermasalah ditangani secara benar, tehnik tehnik penyelamatan dan penyelesaian yang lebih efektif agar dapat meminimalisir risiko bagi bank. 

5. Pengelolaan Kebijakan dan Prosedural Perkreditan

4 aspek ini harus menjadi lesson learn dan menjadi panduan bagi credit officer bank dalam melakukan proses kredit. Updating dan perbaikan prosedur kebijakan perkreditan sesuai ketentuan regulator akan menjadi pedoman yang menjamin kepastian hukum serta sebagai arah pengendalian perkreditan kedepan dalam meminimalisir risiko perkreditan bagi perbankan.

Tujuan

  • Meningkatkan pentingnya softskill bagi peserta mengenai Business Marketing Strategy untuk segmen UMKM melalui peningkatan kemampuan communication skill, negotiation skill serta business mapping/clustering.
  • Membentuk paradigma dan mindset baru bagi peserta terkait bagaimana menjadi Account Officer dalam melakukan proses analisa kredit yang cepat, tepat dan komprehensif.
  • Meningkatkan ketajaman analisa risiko dan peluang untuk mengenali profil calon debitur (Know Your Customer) agar dapat memberikan kredit sesuai dengan kebutuhan bukan kemauan dan memastikan sumber pengembalian yang tepat.
  • Mampu untuk melakukan tehnik verifikasi dokumen, legalitas usaha dan lain-lain
  • Meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam penilaian agunan (taksasi agunan) dengan berbagai metode dan pendekatan.
  • Melatih kembali kemampuan peserta dalam menelaah laporan keuangan dan memberikan tips bagaimana membaca rasio-rasio secara utuh, saling terkait, dan lebih efisien untuk menetapkan sehat atau tidaknya kondisi keuangan calon debitur.

- Peserta mampu memahami konsep penyajian laporan keuangan

- Mampu menggunakan spreadsheet tools yang disajikan untuk mengasah logika keuangan dan hubungan antar akun pada neraca

- Peserta memahami berbagai macam jenis usaha debitur baik jasa, perdagangan, maupun jenis usaha lainnya terutama dalam ekosistem properti dan real estate serta darimana aliran pendapatan (revenue stream) usaha tersebut

- Peserta bisa melakukan analisa terhadap laporan keuangan debitur 

- Peserta mampu menyusun proyeksi keuangan

- Peserta mampu menggunakan proyeksi keuangan untuk pengelolaan portfolio pinjaman

  • Meningkatkan pemahaman terhadap agunan yang merupakan Second Way Out
  • Mampu menyusun rekomendasi struktur fasilitas yang dituangkan dalam Memorandum Pengusulan Kredit/MPK (Credit Proposal UMKM) dengan tepat.

Materi

Hari Pertama : Pukul 08.30 – 16.30 WIB

1. Pembagian Kelompok

2. Pembagian Studi Kasus per kelompok (8 Studi Kasus)

3. Pengenalan Perangkat Analisa Kredit (PAK)

4. Credit Analysis “Qualitative” 

  • Overview Kredit UMKM
  • Filosofi Credit UMKM
  • Prinsip prinsip dalam pemberian kredit UMKM
  • Proses Kredit UMKM
  • Evaluasi Debitur (5 C & 7 P)
  • Analisa Risiko Bisnis (Credit Cycle dan Industry Cycle)

 

Hari Kedua : Pukul 08.30 – 16.30 WIB

5. Credit Analysis “Quantative”

  • Mengenal Laporan Keuangan
  • Analisa Laporan keuangan
  • Analisa trend (Tehnik Common Size)
  • Analisa Rasio Keuangan (Tehnik Du’pont)
  • Perhitungan Modal Usaha
  • Simple Method
  • Proforma Balance Sheet Method
  • Cashflow Method
  • Metode Perputaran dan Repayment Capacity
  • Teknik mengidentifikasi Ability To Pay (Financial Capacity) calon debitur
  • Metode perhitungan dalam menentukan kebutuhan kredit yang akan diberikan kepada debitur baik untuk modal kerja maupun investasi
  • Precentage of Sales
  • Working Capital Turn Over Analysis
  • Sumber dan penggunaan dana
  • Cashflow Method
  • Debt Service Coverage Ratio (DSCR)
  • Repayment Capacity Method
  • Cost Project Analysis (Usaha UMKM/ Perdagangan)
  • Analisa kelayakan investasi sederhana
  • Perhitungan Analisa Kredit UMKM dengan menggunakan Kertas Kerja Excel

 

Hari Ketiga : Pukul 08.30 – 16.30 WIB

6. Pemahaman Penilaian Agunan (Collateral Asessment)

  • Konsep Dasar Bangunan
  • Metode Pendekatan Pasar dalam Penilaian (Market Approach)
  • Metode Pendekatan Biaya Produksi (Production Approach).
  • Metode Pendekatan Pendapatan (Income Approach)
  • Metode Pendekatan Likuidasi (Safety Margin)
  • Menyusun Ploting Jaminan & Laporan Berita Acara Taksasi Jaminan

7. Penguatan Administrasi Kredit & Hukum Perkreditan

  • Overview Administrasi Kredit

- Pengantar singkat permasalahan dalam proses pemberiaan kredit

- Paragdima Administrasi Kredit

  • Hukum Perkreditan

- Permohonan Kredit

- Legalitas Calon Debitur

- Surat Keputusan Kredit & Klausul klausul dalam SKK

- Perjanjian Kredit, sistematika dan syarat syahnya perjanjian kredit

- Pengikatan jaminan

 

Hari Keempat : Pukul 08.00 – 17.00 WITA

8. Penyusunan Struktur Fasilitas Pinjaman

9. Communication Skills & Negotiation skills for Account Officer (AO)

  • Marketing Landscape & Strategy
  • Business Mapping & Clustering
  • Communication That’sell
  • The Art of Negotiation
  • How to Handle an Customer Objection
  • Karakteristik Bisnis UMKM
  •  

Hari Kelima : Pukul 08.00 – 17.00 WIB

Presentasi Studi kasus (komite Kredit) dihadapan Tim Kantor Pusat Bank (penguji)

Peserta

  • Kredit / Pembiayaan
  • Pemasaran
  • Penjualan / Sales
  • Pengembangan Bisnis
  • Manajemen Risiko
  • Customer Experience / Layanan Nasabah

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat 
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan