Transparansi dan Tata Kelola Pengadaan yang Bebas Konflik Kepentingan

Transparansi dan Tata Kelola Pengadaan yang Bebas Konflik Kepentingan

Transparansi dan Tata Kelola Pengadaan yang Bebas Konflik Kepentingan

20 - 22 April 2026 Malang Hotel Ibis Style

Deskripsi

Dalam industri perbankan yang sangat terikat pada prinsip akuntabilitas dan integritas, proses pengadaan barang dan jasa tidak hanya dituntut efisien dan kompetitif, tetapi juga harus bebas dari praktik-praktik yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan penyalahgunaan wewenang. Proses pengadaan yang tidak transparan dapat membuka celah terhadap potensi kolusi, gratifikasi, atau pemilihan vendor yang tidak objektif, yang pada akhirnya bisa merugikan institusi baik secara finansial maupun reputasi. Divisi Umum sebagai pelaksana fungsi pengadaan, memegang tanggung jawab besar dalam memastikan bahwa seluruh proses dari perencanaan, pemilihan vendor, hingga pelaksanaan kontrak berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik (good governance), serta sesuai dengan ketentuan regulasi internal dan eksternal. Oleh karena itu, penting untuk membekali SDM di bidang pengadaan dengan wawasan, sikap profesional, dan keterampilan praktis untuk mengidentifikasi serta mencegah terjadinya konflik kepentingan dalam setiap tahapan proses pengadaan.

Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat integritas dan transparansi dalam kegiatan pengadaan di lingkungan perbankan dengan fokus pada upaya pencegahan konflik kepentingan, pelaporan yang akuntabel, serta pembangunan budaya kerja yang menjunjung tinggi etika dan kepatuhan. Peserta akan mempelajari prinsip dasar dan praktik terbaik tata kelola pengadaan yang bersih dan adil, mengenali bentuk-bentuk konflik kepentingan yang sering terjadi secara langsung maupun tidak langsung, serta memahami mekanisme mitigasi dan pelaporan dugaan pelanggaran. Pelatihan juga akan membekali peserta dengan keterampilan untuk menyusun dokumen dan proses pengadaan yang dapat diaudit secara terbuka, termasuk penerapan sistem e-procurement, pengelolaan vendor yang objektif, dan pelibatan pihak-pihak independen dalam proses pengambilan keputusan. Simulasi kasus nyata dan diskusi kelompok akan membantu peserta mengembangkan kepekaan etika sekaligus kemampuan mengambil keputusan yang tepat dalam situasi rawan konflik.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami prinsip dasar transparansi dan tata kelola dalam proses pengadaan perbankan.
  2. Mengidentifikasi berbagai bentuk konflik kepentingan dalam siklus pengadaan, serta potensi dampaknya.
  3. Menerapkan mekanisme pengadaan yang objektif, akuntabel, dan terdokumentasi secara baik.
  4. Membangun sistem pencegahan konflik kepentingan berbasis kebijakan dan etika kerja.
  5. Meningkatkan integritas pribadi dan kelembagaan dalam pengambilan keputusan pengadaan.

Materi

Hari 1: Transparansi dan Tata Kelola Pengadaan

  1. Prinsip Dasar Tata Kelola Pengadaan yang Baik
  2. Pilar good governance: transparansi, akuntabilitas, integritas
  3. Tahapan pengadaan dan titik rawan penyimpangan
  4. Regulasi internal dan eksternal dalam pengadaan perbankan
  5. Proses Pengadaan yang Transparan dan Terstruktur
  6. Standar dokumen permintaan dan penawaran (RFQ, RFP)
  7. Penilaian vendor secara objektif dan terukur
  8. Peran dan tanggung jawab tim pengadaan (procurement committee)
  9. Penggunaan Sistem Digital dalam Pengadaan
  10. Penerapan e-Procurement sebagai alat transparansi
  11. Sistem pencatatan dan pelacakan transaksi pengadaan
  12. Digital audit trail: bukti dokumentasi untuk akuntabilitas
  13. Simulasi: Studi Kasus Pengadaan dengan Transparansi Lemah
  14. Identifikasi kelemahan proses
  15. Diskusi penyebab dan dampaknya
  16. Rekomendasi perbaikan sistem dan tata kelola

Hari 2: Mencegah dan Menangani Konflik Kepentingan dalam Pengadaan

  1. Mengenal dan Mengidentifikasi Konflik Kepentingan
  2. Jenis konflik kepentingan: langsung dan tidak langsung
  3. Indikator situasi rawan konflik (hubungan personal, pengaruh eksternal, dll.)
  4. Studi kasus konflik kepentingan dalam pengadaan bank
  5. Mekanisme Pencegahan dan Penanganan Konflik Kepentingan
  6. Penyusunan kode etik pengadaan
  7. Mekanisme deklarasi kepentingan dan pemisahan peran
  8. Sistem pelaporan pelanggaran dan whistleblowing
  9. Audit Internal dan Peran Pengawasan
  10. Fungsi audit internal dan pengawasan dalam siklus pengadaan
  11. Penguatan peran compliance dan pengendalian internal
  12. Kolaborasi antara tim pengadaan, hukum, dan audit
  13. Workshop: Merancang Kebijakan & SOP Pengadaan Bebas Konflik
  14. Penyusunan draft kebijakan anti-konflik kepentingan
  15. Pemetaan titik kritis dalam proses pengadaan di unit peserta
  16. Rencana aksi peningkatan tata kelola pengadaan berbasis integritas

Peserta

Governance / Tata Kelola

Hukum / Legal & Compliance

Procurement / Pengadaan

Risk Management / Manajemen Risiko

Keuangan & Akuntansi / Financial Oversight

Internal Audit

TI / IT (System Integration / Procurement Monitoring)

Manajemen Umum / Strategic Management

Compliance / Kepatuhan

Perbankan / Financial Services

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test

Fasilitas

• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan