Pelatihan Update Strategi Anti-Fraud: Menghadapi Modus Social Engineering Terbaru dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan lembaga keuangan terhadap berbagai modus penipuan berbasis rekayasa sosial yang semakin berkembang di era digital. Seiring meningkatnya penggunaan layanan perbankan digital dan transaksi elektronik, pelaku kejahatan siber semakin memanfaatkan teknik manipulasi psikologis untuk memperoleh informasi sensitif nasabah maupun karyawan, seperti data identitas, OTP, maupun akses ke sistem perbankan.
Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari berbagai bentuk social engineering fraud, teknik pencegahan dan deteksi dini, serta strategi penguatan sistem pengendalian internal dan program anti-fraud di sektor perbankan. Peserta juga akan memahami kerangka kebijakan dan pengawasan terkait penerapan strategi anti-fraud yang menjadi bagian dari tata kelola risiko di sektor jasa keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, sehingga organisasi dapat memperkuat perlindungan terhadap nasabah serta menjaga kepercayaan publik.