Dalam menghadapi tuntutan global terhadap keberlanjutan dan meningkatnya ekspektasi regulator, perbankan tidak lagi hanya berfokus pada efisiensi biaya dalam proses pengadaan barang dan jasa, tetapi juga pada dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola yang dihasilkan dari setiap keputusan pengadaan. Sustainable procurement menjadi pilar penting dalam mendukung agenda ESG banking dan memperkuat reputasi institusi keuangan sebagai pelaku bisnis yang bertanggung jawab. Pelatihan ini dirancang untuk membekali Divisi Umum, Procurement, dan unit pendukung lainnya dengan pemahaman mendalam tentang penerapan prinsip pengadaan berkelanjutan, termasuk pemilihan vendor ramah lingkungan, penggunaan material hijau, dan integrasi aspek keberlanjutan dalam seluruh siklus pengadaan. Melalui pendekatan ini, bank tidak hanya memenuhi persyaratan kepatuhan, tetapi juga mampu menciptakan nilai jangka panjang melalui efisiensi operasional, pengurangan jejak karbon, dan dukungan terhadap ekonomi hijau.
Pelatihan ini mencakup berbagai konsep, strategi, hingga praktik implementasi yang dapat diterapkan pada pengadaan fasilitas kantor, teknologi, logistik, dan pengelolaan aset lainnya. Peserta akan mempelajari bagaimana melakukan evaluasi keberlanjutan vendor, penyusunan kriteria tender yang memperhatikan aspek lingkungan, serta monitoring performa vendor berbasis indikator ESG. Selain itu, peserta akan dibekali dengan kemampuan untuk mengidentifikasi risiko lingkungan dalam rantai pasok, menganalisis manfaat ekonomis dari pengadaan hijau, serta memahami berbagai standar nasional maupun internasional yang relevan seperti ISO 20400 Sustainable Procurement. Dengan dukungan studi kasus dunia nyata perbankan, pelatihan ini mendorong terciptanya sistem pengadaan yang lebih transparan, etis, dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
Hari 1 – Konsep, Regulasi, dan Integrasi ESG dalam Pengadaan
1. Pengantar Sustainable Procurement 2026
2. Kerangka Regulasi & Standar Pengadaan Berkelanjutan
3. Integrasi ESG dalam Siklus Pengadaan Bank
4. Identifikasi Risiko Lingkungan & Sosial pada Rantai Pasok
Hari 2 – Evaluasi Vendor, Teknologi Pendukung, dan Implementasi Praktis
5. Evaluasi & Seleksi Vendor Berbasis Keberlanjutan
6. Penyusunan Dokumen Pengadaan Ramah Lingkungan
7. Teknologi Pendukung Sustainable Procurement
8. Monitoring, Reporting, dan Vendor Performance Evaluation
9. Studi Kasus Implementasi Pengadaan Berkelanjutan di Perbankan