Lembaga Keuangan Syariah (LKS) sangat berkembang di Indonesia, terbukti dengan banyaknya bermunculan bank-bank syariah (baik berbentuk BUS atau UUS), BPRS, Multifinance Syariah, bahkan Lembaga Keuangan Mikro Syariah seperti BMT (Baitul Mal Wal Tamwil) yang rata-rata berbadan hukum Koperasi (KJKS). Berbagai LKS tersebut menawarkan bermacam produk pembiayaan syariah untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan nasabah-nasabahnya. Namun hingga saat ini, akad syariah yang dipakai dalam produk pembiayaan tersebut masih menggunakan akad Murabahah. Akad Murabahah mempunyai pangsa pemakaian lebih dari 60% dari seluruh portofolio pembiayaan syariah yang ada di Indonesia. Akad Murabahah mempunyai kelemahan dalam hal pemberian pembiayaan yang mempunyai jangka waktu panjang (misal KPR), dimana membutuhkan pricing yang tinggi. Karena karakteristik inilah maka tercipta paradigma di mata masyarakat bahwa pembiayaan syariah selalu lebih mahal daripada pembiayaan konvensional. Untuk menghapus paradigma tersebut, DSN MUI telah menawarkan suatu akad yang mempunyai karakteristik pricing yang flexible, yaitu akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ). DSN MUI melalui Fatwa no.73/2008 menyatakan bahwa akad MMQ boleh digunakan untuk pembiayaan syariah.
Konsep dan Regulasi
a. MMQ Kredit
b. Fiqih MMQ
c. Fatwa-Fatwa DSN terkait MMQ
d. Regulasi BI terkait MMQ
f. MMQ Asset vs MMQ non-Asset
Karakteristik MMQ Asset
a. Unsur-unsur Akad MMQ
b. Obyek Sewa sesuai Produk :
Desain Pembiayaan
a. Desain struktur pembiayaan
b. Line Facility dan penarikan bertahap
c. Take Over dan Refinancing
d. Produk berbasis MMQ
Harga Sewa & Bagi Hasil
a. Definisi Harga Sewa
b. Penentuan Harga Sewa
c. Contoh kasus
d. Jadwal angsuran dan Nisbah bagi hasil
e. Pelunasan dipercepat (Prepayment)
Likuidasi Pembiayaan
a. Tunggakan dan Default
b. Perhitungan posisi default dan Nisbah bagi hasil default
c. Contoh kasus :
Aspek Legal / Perjanjian
a. Title of Document Asset Sewa
b. Klausul Pembentukan Syirkah
c. Klausul Modal Syirkah
d. Klausul Kepemilikan Aset
e. Klausul Sewa Ijarah
f. Klausul Default / Wanprestasi
g. Klausul Nisbah Bagi Hasil Default
Akunting & IT
a. Jurnal Dasar Akunting MMQ
b. Skema Dasar Sistem IT MMQn
IMBT vs MMQ
a. Perbandingan IMBT vs MMQ dari berbagai aspek :