Industri perbankan modern bergantung pada ekosistem teknologi yang semakin kompleks, mulai dari core banking system, middleware integration, API gateway, kanal digital, hingga infrastruktur hybrid dan multi-cloud. Kompleksitas ini meningkat seiring adopsi microservices, containerization, real-time payment, serta integrasi dengan fintech dan ekosistem open banking. Dalam lingkungan seperti ini, pendekatan monitoring tradisional yang hanya berfokus pada metrik infrastruktur (CPU, memory, network) tidak lagi memadai untuk memastikan ketersediaan layanan, performa transaksi, dan pengalaman nasabah. Bank membutuhkan pendekatan observability yang mampu memberikan visibilitas end-to-end terhadap logs, metrics, traces, dan events secara real-time, sehingga potensi gangguan dapat dideteksi dan direspon sebelum berdampak luas pada operasional maupun reputasi.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman strategis dan teknis mengenai implementasi observability dan IT monitoring berbasis Artificial Intelligence (AI) atau AIOps dalam konteks sistem perbankan. Peserta akan mempelajari bagaimana memanfaatkan machine learning untuk anomaly detection, root cause analysis otomatis, predictive alerting, serta capacity forecasting guna meningkatkan reliability dan resilience sistem. Selain membahas arsitektur dan tools, pelatihan ini juga mengintegrasikan aspek governance, security monitoring, serta alignment dengan kerangka manajemen risiko dan ketahanan operasional digital. Dengan pendekatan komprehensif, peserta diharapkan mampu merancang strategi observability yang proaktif, terukur, dan selaras dengan kebutuhan bisnis bank menuju 2026.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
Hari 1 – Fundamental Observability & Architecture Design
1. Tren dan Tantangan Monitoring Sistem Perbankan 2026
2. Konsep Dasar Observability
3. Arsitektur Observability Modern
4. Implementasi di Lingkungan Perbankan
5. Data Strategy untuk Observability
Hari 2 – AIOps, Automation & Governance
6. Pengantar AIOps dalam Sistem Perbankan
7. Root Cause Analysis & Incident Management
8. Predictive Monitoring & Capacity Planning
9. Governance, Risk & Compliance Alignment
10. Roadmap Implementasi & Best Practice