IFRS 9 Update & Expected Credit Loss (ECL) Optimization 2026

IFRS 9 Update & Expected Credit Loss (ECL) Optimization 2026

IFRS 9 Update & Expected Credit Loss (ECL) Optimization 2026

10-11 Maret 2026 Jakarta Hotel Asyana Kemayoran

Deskripsi

Implementasi IFRS 9 telah mengubah secara fundamental pendekatan pencadangan kerugian kredit dari incurred loss model menjadi forward-looking Expected Credit Loss (ECL) model. Memasuki tahun 2026, tantangan implementasi IFRS 9 tidak lagi sebatas kepatuhan akuntansi, tetapi berfokus pada optimalisasi model, integrasi data makroekonomi, penguatan governance, serta konsistensi antara fungsi keuangan, manajemen risiko, dan regulator. Volatilitas ekonomi global, ketidakpastian suku bunga, risiko geopolitik, serta meningkatnya eksposur terhadap sektor rentan dan pembiayaan berkelanjutan menuntut bank untuk meningkatkan akurasi, transparansi, dan stabilitas model ECL agar tidak menimbulkan earnings volatility yang berlebihan.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pembaruan komprehensif terkait praktik terbaik IFRS 9 dan strategi optimalisasi perhitungan ECL di tahun 2026. Peserta akan memahami perkembangan ekspektasi auditor dan regulator, penguatan metodologi Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD), dan Exposure at Default (EAD), serta teknik overlay manajemen (management overlay) dalam kondisi ketidakpastian tinggi. Selain aspek kuantitatif, pelatihan ini juga membahas integrasi IFRS 9 dengan stress testing, perencanaan modal, serta harmonisasi dengan kerangka manajemen risiko kredit sesuai prinsip yang dikembangkan oleh Basel Committee on Banking Supervision. Dengan pendekatan strategis dan teknis, pelatihan ini membantu institusi perbankan meningkatkan kualitas model ECL sekaligus menjaga kredibilitas pelaporan keuangan.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  • Memahami pembaruan dan tantangan implementasi IFRS 9 menuju 2026.
  • Menjelaskan metodologi perhitungan Expected Credit Loss (ECL) secara komprehensif.
  • Mengoptimalkan parameter risiko kredit (PD, LGD, EAD).
  • Mengembangkan pendekatan forward-looking macroeconomic scenario yang robust.
  • Mengelola management overlay secara prudent dan terdokumentasi.
  • Mengintegrasikan IFRS 9 dengan stress testing dan capital planning.
  • Meningkatkan governance, dokumentasi, dan audit readiness model ECL.

Materi

Hari 1 – Regulatory Update & ECL Methodology Enhancement

1. Update IFRS 9 & Ekspektasi Regulator 2026

  • Review prinsip utama IFRS 9
  • Temuan umum auditor & regulator
  • Earnings volatility & procyclicality issue
  • Konsistensi IFRS 9 dengan kerangka manajemen risiko

2. Staging Assessment & Significant Increase in Credit Risk (SICR)

  • Kriteria Stage 1, Stage 2, Stage 3
  • Penentuan Significant Increase in Credit Risk (SICR)
  • Backstop indicators (DPD 30/90)
  • Forbearance & restrukturisasi kredit
  • Early Warning Indicator (EWI) integration

3. Parameter Risk Modeling (PD, LGD, EAD)

  • Point-in-time vs Through-the-cycle PD
  • Forward-looking PD adjustment
  • LGD downturn adjustment
  • EAD modeling & credit conversion factor
  • Data quality & model validation

4. Forward-Looking Macroeconomic Scenario

  • Pemilihan variabel makroekonomi kunci
  • Scenario baseline, upside, downside
  • Probability-weighted approach
  • Sensitivity analysis
  • Climate & sectoral risk consideration

5. Management Overlay & Expert Judgment

  • Justifikasi overlay
  • Governance & approval process
  • Documentation & audit trail
  • Dampak overlay terhadap laporan keuangan

 

Hari 2 – Optimization, Integration & Governance

6. Model Validation & Performance Monitoring

  • Backtesting ECL model
  • Stability & discriminatory power test
  • Override monitoring
  • Benchmarking & challenger model

7. Integrasi IFRS 9 dengan Stress Testing & Capital Planning

  • Hubungan ECL dengan ICAAP
  • Dampak terhadap perencanaan modal
  • Reverse stress testing
  • Scenario alignment dengan risk management

8. Data Architecture & Automation

  • Data lineage & reconciliation
  • Integrasi sistem risiko dan finance
  • Automation & workflow governance
  • Model documentation & version control

9. Earnings Management & Strategic Consideration

  • Dampak ECL terhadap profitabilitas
  • Portfolio steering strategy
  • Pricing adjustment berbasis ECL
  • Risk-adjusted return analysis

10. Roadmap Optimization 2026

  • Gap assessment model IFRS 9 saat ini
  • Quick wins vs structural enhancement
  • Resource & capability development
  • Timeline peningkatan model 2–3 tahun
  • Studi kasus optimalisasi ECL di industri perbankan

Peserta

  • Risk Management / Enterprise Risk Management
  • TI / IT (Digital Transformation / Analytics)
  • Data Science / Business Analytics
  • Perbankan (Digital Banking)
  • Compliance / Kepatuhan
  • Internal Audit
  • Keuangan & Akuntansi
  • Corporate Governance / Tata Kelola Perusahaan
  • Manajemen Umum / Strategic Management
  • Business Intelligence / Decision Support Systems

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan