Manajemen Likuiditas & Loan-to-Deposit Ratio (LDR): Perencanaan, Monitoring, dan Solusi

Manajemen Likuiditas & Loan-to-Deposit Ratio (LDR): Perencanaan, Monitoring, dan Solusi

Manajemen Likuiditas & Loan-to-Deposit Ratio (LDR): Perencanaan, Monitoring, dan Solusi

09 - 11 April 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Deskripsi

Pelatihan ini dirancang secara komprehensif untuk memperkuat kapasitas, pemahaman konseptual, serta kemampuan praktis peserta dalam mengelola likuiditas bank secara strategis, berkelanjutan, dan adaptif terhadap dinamika pasar keuangan. Fokus utama pelatihan ini adalah memastikan peserta memahami secara mendalam mekanisme pengendalian dan pengawasan rasio Loan-to-Deposit Ratio (LDR) agar senantiasa berada dalam batas optimal sesuai ketentuan regulator seperti Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta sejalan dengan arah kebijakan bisnis dan strategi pertumbuhan bank. Dalam konteks lingkungan ekonomi yang semakin bergejolak, diwarnai oleh fluktuasi suku bunga, ketidakpastian pasar global, tekanan terhadap penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), serta semakin ketatnya persaingan dalam penyaluran kredit, kemampuan dalam merencanakan, mengalokasikan, dan mengendalikan likuiditas menjadi salah satu faktor penentu utama keberlanjutan dan stabilitas kinerja keuangan bank. Oleh karena itu, pelatihan ini tidak hanya membahas aspek teoritis, tetapi juga mengintegrasikan pendekatan praktis dalam menganalisis keterkaitan antara perencanaan keuangan, strategi pendanaan (funding strategy), kebijakan kredit, serta pengelolaan risiko likuiditas baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Peserta akan diperkenalkan pada berbagai instrumen pasar uang yang relevan, teknik pengelolaan maturity gap, penyusunan cash flow projection, serta analisis mendalam terhadap profil likuiditas untuk mendukung pengambilan keputusan strategis yang lebih presisi.

Lebih jauh, pelatihan ini juga dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan dalam melakukan monitoring dan evaluasi likuiditas secara dinamis melalui penerapan pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang terukur. Peserta akan mempelajari bagaimana membangun sistem pemantauan likuiditas yang efektif dengan memanfaatkan analisis sensitivitas, model prediktif, serta implementasi early warning system guna mendeteksi potensi ketidaksesuaian (mismatch) antara sumber dan penggunaan dana sebelum menimbulkan risiko serius terhadap stabilitas bank. Selain itu, pelatihan ini juga membahas secara rinci praktik terbaik (best practices) industri perbankan nasional maupun internasional, termasuk penerapan standar likuiditas global seperti Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR), yang kini menjadi bagian integral dari kerangka pengawasan perbankan modern. Melalui pendekatan interaktif berupa simulasi kasus nyata, analisis skenario stress testing, dan diskusi kelompok, peserta diharapkan mampu merumuskan strategi perencanaan yang adaptif, responsif terhadap perubahan perilaku nasabah dan kondisi pasar, serta proaktif dalam menghadapi potensi tekanan likuiditas di masa depan. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan menjadi sarana yang efektif dalam membangun kompetensi strategis divisi perencanaan dan keuangan bank dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan aset produktif, efisiensi biaya dana, serta kepatuhan terhadap ketentuan regulator.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami konsep dan prinsip manajemen likuiditas serta LDR dalam konteks perbankan modern.
  2. Meningkatkan kemampuan analisis peserta terhadap faktor-faktor yang memengaruhi stabilitas likuiditas bank.
  3. Menguasai teknik perencanaan dan monitoring likuiditas secara terintegrasi dengan strategi bisnis bank.
  4. Mengetahui regulasi terkini OJK dan Bank Indonesia terkait pengelolaan likuiditas dan LDR.
  5. Mengembangkan solusi dan strategi mitigasi risiko likuiditas berdasarkan simulasi dan studi kasus aktual.

Materi

Hari 1 – Konsep dan Strategi Manajemen Likuiditas

  1. Konsep Dasar Likuiditas Bank
  2. Definisi, fungsi, dan pentingnya manajemen likuiditas
  3. Hubungan antara likuiditas, profitabilitas, dan solvabilitas
  4. Indikator utama likuiditas dan peran LDR
  5. Perencanaan Likuiditas Jangka Pendek dan Jangka Panjang
  6. Analisis arus kas masuk dan keluar (cash flow projection)
  7. Strategi pembiayaan dan diversifikasi sumber dana
  8. Pengelolaan gap maturitas aset dan liabilitas
  9. Regulasi dan Kebijakan Terkait Likuiditas
  10. Ketentuan LDR, Liquidity Coverage Ratio (LCR), dan Net Stable Funding Ratio (NSFR)
  11. Pedoman dan pengawasan OJK & Bank Indonesia
  12. Praktik kepatuhan terhadap batasan likuiditas dan implikasinya

 

Hari 2 – Monitoring, Evaluasi, dan Solusi

  1. Monitoring dan Pengendalian Likuiditas
  2. Metodologi pengukuran dan pelaporan posisi likuiditas
  3. Analisis sensitivitas likuiditas terhadap perubahan suku bunga dan pasar
  4. Early warning indicator dan sistem deteksi dini
  5. Strategi Mitigasi dan Solusi Tekanan Likuiditas
  6. Manajemen krisis likuiditas dan rencana kontinjensi (Contingency Funding Plan)
  7. Optimalisasi instrumen pasar uang dan surat berharga likuid
  8. Skenario stress testing dan interpretasi hasilnya
  9. Studi Kasus & Simulasi Perencanaan Likuiditas
  10. Analisis kasus nyata dari perbankan nasional dan internasional
  11. Penyusunan rencana aksi menghadapi tekanan likuiditas
  12. Evaluasi efektivitas strategi LDR dalam mendukung pertumbuhan kredit yang sehat

Peserta

Perbankan

Keuangan & Akuntansi

Manajemen

Kredit

SDM

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan