Analisis Cash Flow dan Repayment Capacity untuk Restrukturisasi Kredit

Analisis Cash Flow dan Repayment Capacity untuk Restrukturisasi Kredit

Analisis Cash Flow dan Repayment Capacity untuk Restrukturisasi Kredit

05 - 06 November 2026 Surabaya Hotel Santika Pandegiling

Deskripsi

Restrukturisasi kredit merupakan salah satu strategi penting dalam penanganan debitur yang mengalami kesulitan pembayaran, namun masih memiliki prospek usaha dan kemampuan untuk kembali memenuhi kewajibannya. Keberhasilan restrukturisasi tidak hanya ditentukan oleh bentuk atau skema restrukturisasi yang diberikan, tetapi sangat bergantung pada ketepatan bank dalam memahami kondisi keuangan debitur dan menentukan kemampuan pembayaran setelah restrukturisasi.

Dalam praktiknya, analisis cash flow menjadi salah satu aspek penting untuk mengetahui sumber pembayaran kredit yang sebenarnya. Analisis tidak cukup hanya melihat laporan keuangan atau posisi outstanding, tetapi perlu melihat arus kas masuk dan keluar, pola transaksi, kebutuhan modal kerja, kewajiban kepada kreditur lain, serta kemampuan usaha menghasilkan kas secara berkelanjutan.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan kemampuan kepada peserta dalam melakukan cash flow analysis dan repayment capacity assessment sebagai dasar pengambilan keputusan restrukturisasi kredit. Peserta akan memahami bagaimana mengidentifikasi sumber masalah pembayaran, menilai kemampuan bayar aktual dan proyeksi, serta menentukan skema restrukturisasi yang sesuai dengan kondisi dan kapasitas debitur.

Melalui pendekatan yang aplikatif, peserta juga akan mempelajari bagaimana menyusun proyeksi cash flow pascarestrukturisasi, menentukan repayment capacity, mengevaluasi kelayakan skema restrukturisasi, serta melakukan monitoring untuk memastikan debitur mampu memenuhi kewajibannya. Dengan demikian, restrukturisasi dapat diarahkan sebagai strategi penyelamatan kredit yang sustainable, bukan sekadar penundaan atau pengurangan kewajiban pembayaran.

Tujuan

  • Memahami konsep dasar restrukturisasi kredit.
  • Memahami prinsip cash flow based lending dalam restrukturisasi.
  • Mengidentifikasi penyebab utama kesulitan pembayaran debitur.
  • Menganalisis cash flow historis dan aktual debitur.
  • Menilai sumber dan penggunaan dana debitur.
  • Menghitung dan menilai repayment capacity.
  • Menyusun proyeksi cash flow pascarestrukturisasi.
  • Menentukan kemampuan pembayaran pokok dan bunga.
  • Menilai kelayakan debitur untuk direstrukturisasi.
  • Menentukan skema restrukturisasi berdasarkan kemampuan bayar.
  • Mengidentifikasi risiko dan red flags pascarestrukturisasi.
  • Menyusun strategi monitoring debitur pascarestrukturisasi.

Materi

  • Konsep Dasar Restrukturisasi Kredit
  • Pengertian dan tujuan restrukturisasi kredit. 
  • Prinsip kehati-hatian dalam restrukturisasi. 
  • Identifikasi debitur yang mengalami financial distress. 
  • Restrukturisasi sebagai strategi penyelamatan kredit. 
  • Perbedaan restructuring, workout, dan recovery. 
  • Identifikasi Penyebab Kesulitan Pembayaran
  • Analisis penyebab kredit bermasalah. 
  • Faktor internal dan eksternal debitur. 
  • Penurunan omzet dan margin. 
  • Gangguan cash flow. 
  • Over-leverage dan multiple borrowing. 
  • Perubahan kondisi industri dan pasar. 
  • Temporary vs structural financial problem. 
  • Dasar-Dasar Cash Flow Analysis
  • Konsep cash flow dalam analisis kredit. 
  • Cash inflow dan cash outflow. 
  • Operating cash flow. 
  • Investing cash flow. 
  • Financing cash flow. 
  • Cash conversion cycle. 
  • Free cash flow. 
  • Sumber pembayaran kredit yang sebenarnya.
  • Analisis Cash Flow Historis Debitur
  • Analisis arus kas historis. 
  • Rekonsiliasi laporan keuangan dengan transaksi aktual. 
  • Analisis rekening koran. 
  • Analisis pola penerimaan dan pembayaran. 
  • Identifikasi cash flow leakage. 
  • Identifikasi transaksi tidak normal. 
  • Evaluasi konsistensi cash flow. 
  • Analisis Kemampuan Usaha Menghasilkan Kas
  • Analisis omzet. 
  • Analisis gross profit dan net profit. 
  • Analisis operating expenses. 
  • Analisis kebutuhan modal kerja. 
  • Analisis siklus usaha. 
  • Analisis cash conversion cycle. 
  • Sustainability of operating cash flow. 
  • Repayment Capacity Analysis
  • Konsep repayment capacity. 
  • Identifikasi sumber repayment. 
  • Cash Available for Debt Service. 
  • Debt Service Capacity. 
  • Debt Service Coverage Ratio (DSCR). 
  • Analisis debt burden. 
  • Analisis kemampuan pembayaran pokok dan bunga. 
  • Menentukan realistic repayment capacity. 
  • Analisis Debt Service dan Struktur Kewajiban
  • Total outstanding debitur. 
  • Kewajiban kepada bank. 
  • Kewajiban kepada lembaga keuangan lainnya. 
  • Kewajiban dagang. 
  • Multiple borrowing. 
  • Jadwal pembayaran kewajiban. 
  • Debt maturity profile. 
  • Dampak restrukturisasi terhadap debt service. 
  • Proyeksi Cash Flow Pascarestrukturisasi
  • Penyusunan asumsi proyeksi. 
  • Proyeksi penjualan. 
  • Proyeksi biaya operasional. 
  • Proyeksi kebutuhan modal kerja. 
  • Proyeksi cash inflow dan cash outflow. 
  • Proyeksi debt service. 
  • Stress testing terhadap cash flow. 
  • Analisis optimistic, realistic, dan pessimistic scenario. 
  • Menentukan Kelayakan Restrukturisasi
  • Analisis viability debitur. 
  • Kemampuan usaha untuk kembali normal. 
  • Kemampuan menghasilkan cash flow. 
  • Repayment capacity pascarestrukturisasi. 
  • Prospek usaha dan industri. 
  • Character dan willingness to pay. 
  • Evaluasi kelayakan restrukturisasi. 
  • Menentukan Skema Restrukturisasi Berdasarkan Cash Flow
  • Rescheduling. 
  • Restructuring. 
  • Reconditioning. 
  • Grace period. 
  • Perubahan tenor. 
  • Penyesuaian jadwal angsuran. 
  • Penyesuaian pembayaran pokok dan bunga. 
  • Menyesuaikan struktur pembayaran dengan cash flow debitur. 
  • Analisis Skenario Restrukturisasi
  • Membandingkan beberapa alternatif skema. 
  • Dampak perubahan tenor terhadap angsuran.
  • Dampak grace period. 
  • Dampak perubahan repayment schedule. 
  • Analisis kemampuan bayar setiap skenario.
  • Pemilihan skema restrukturisasi yang paling feasible. 
  • Identifikasi Red Flags Pascarestrukturisasi
  • Cash flow tidak sesuai proyeksi. 
  • Penurunan omzet. 
  • Penurunan margin. 
  • Keterlambatan pembayaran kembali. 
  • Penambahan utang baru. 
  • Multiple financing. 
  • Penggunaan dana tidak sesuai tujuan. 
  • Penurunan saldo rekening. 
  • Indikasi financial distress. 
  • Monitoring Debitur Pascarestrukturisasi
  • Monitoring repayment behavior. 
  • Monitoring cash flow. 
  • Monitoring rekening. 
  • Monitoring omzet dan transaksi. 
  • Monitoring covenant. 
  • Review berkala. 
  • Early Warning Indicators. 
  • Corrective action. 
  • Strategi Mencegah Re-Default
  • Identifikasi potensi gagal bayar kembali.
  • Penguatan monitoring. 
  • Penyesuaian repayment schedule. 
  • Early intervention. 
  • Engagement dengan debitur. 
  • Strategi remedial. 
  • Exit strategy apabila restrukturisasi tidak berhasil.

Peserta

Divisi Restrukturisasi Kredit

Divisi Remedial Kredit

Divisi Recovery Kredit

Divisi Credit Analysis

Divisi Credit Risk

Divisi Credit Monitoring

Divisi Risk Management

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas

• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan