Ketergantungan bank terhadap teknologi informasi menjadikan keberlangsungan sistem sebagai salah satu faktor kritikal dalam menjaga operasional dan kepercayaan nasabah. Gangguan akibat kegagalan sistem, cyber attack, human error, bencana, gangguan jaringan, maupun kegagalan infrastruktur dapat menghambat transaksi dan layanan perbankan. Karena itu, bank membutuhkan Business Continuity dan Disaster Recovery yang tidak hanya terdokumentasi dalam kebijakan, tetapi benar-benar dapat dijalankan dan diuji ketika terjadi kondisi krisis.
Pelatihan ini membahas pendekatan praktis dalam membangun IT Business Continuity, Disaster Recovery, dan IT Resilience pada lingkungan perbankan. Peserta akan mempelajari Business Impact Analysis, risk assessment, critical business services, RTO/RPO, recovery strategy, backup dan replication, Disaster Recovery Center, incident response, crisis management, hingga pelaksanaan DR testing. Melalui studi kasus dan simulasi, peserta akan diarahkan untuk mengevaluasi kesiapan organisasi dan menyusun roadmap peningkatan ketahanan sistem perbankan.
Business Continuity & Disaster Recovery Planning
1. IT Business Continuity dalam Industri Perbankan
2. Risk Assessment & Disruption Scenario
3. Business Impact Analysis (BIA)
4. RTO, RPO & Recovery Requirements
5. Business Continuity Strategy
6. Disaster Recovery Architecture
7. Backup, Replication & Recovery Strategy
DR Implementation, Testing & IT Resilience
1. Disaster Recovery Plan
2. Incident Response & Crisis Management
3. Failover & Failback Management
4. Disaster Recovery Testing
5. Evaluation of DR Test
6. Cyber Resilience & Disaster Recovery
7. Third-Party & Vendor Continuity Management
8. BCP–DRP Governance & Compliance
9. Case Study