Competency Mapping & Gap Analysis: Mengoptimalkan Kompetensi Karyawan untuk Mendukung Kinerja Bank

Competency Mapping & Gap Analysis: Mengoptimalkan Kompetensi Karyawan untuk Mendukung Kinerja Bank

Competency Mapping & Gap Analysis: Mengoptimalkan Kompetensi Karyawan untuk Mendukung Kinerja Bank

23 - 24 September 2026 Surabaya Hotel Santika Pandegiling

Deskripsi

Dalam industri perbankan yang semakin dinamis, kompetensi sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas layanan, produktivitas, pengelolaan risiko, kepatuhan, serta pencapaian target bisnis. Setiap posisi di perbankan membutuhkan kombinasi kompetensi yang berbeda, baik kompetensi teknis, manajerial, perilaku, maupun kompetensi yang berkaitan dengan perkembangan digital dan kebutuhan bisnis masa depan. Oleh karena itu, organisasi perlu memiliki metode yang sistematis untuk mengetahui kompetensi yang dibutuhkan, kompetensi yang telah dimiliki, serta kesenjangan kompetensi yang masih perlu dikembangkan.

Competency Mapping & Gap Analysis merupakan proses strategis dalam Human Capital Management yang digunakan untuk memetakan kompetensi karyawan berdasarkan tuntutan jabatan dan kebutuhan organisasi. Melalui proses ini, Human Capital dapat memperoleh gambaran mengenai tingkat kesesuaian kompetensi karyawan dengan standar kompetensi jabatan, sekaligus menentukan area yang membutuhkan pengembangan lebih lanjut.

Pelatihan ini memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada peserta untuk melakukan competency mapping, competency assessment, competency gap analysis, dan competency development planning. Peserta akan mempelajari bagaimana menyusun competency framework, menentukan kompetensi berdasarkan job role, menetapkan competency level, melakukan assessment, serta membandingkan kompetensi aktual dengan kompetensi yang dipersyaratkan.

Dalam konteks perbankan, pendekatan tersebut dapat diterapkan pada berbagai fungsi seperti kredit, treasury, risk management, compliance, audit, IT/digital banking, operations, customer service, marketing, dan fungsi pendukung lainnya. Hasil competency mapping dapat menjadi dasar bagi berbagai proses Human Capital, termasuk recruitment, placement, training & development, career management, talent management, performance management, hingga succession planning.

Pelatihan juga diarahkan agar peserta mampu mengubah hasil gap analysis menjadi Individual Development Plan (IDP), Training Needs Analysis (TNA), learning roadmap, dan program pengembangan kompetensi yang lebih terarah. Dengan demikian, investasi pengembangan SDM dapat difokuskan pada kompetensi yang benar-benar memiliki dampak terhadap kinerja individu, unit kerja, dan pencapaian strategi bisnis bank.

Tujuan

  • Memahami konsep dan prinsip competency management dalam Human Capital perbankan.
  • Menyusun dan mengembangkan competency framework sesuai kebutuhan organisasi dan jabatan.
  • Melakukan competency mapping berdasarkan job role dan tuntutan pekerjaan.
  • Menentukan level kompetensi yang dipersyaratkan untuk setiap jabatan.
  • Melakukan competency assessment secara objektif dan terukur.
  • Mengidentifikasi dan menganalisis competency gap karyawan.
  • Menentukan prioritas pengembangan berdasarkan hasil gap analysis.
  • Menyusun rekomendasi training, development, coaching, mentoring, dan career development.
  • Mengintegrasikan competency mapping dengan sistem Human Capital lainnya.
  • Menyusun Competency Gap Matrix dan Individual Development Plan (IDP).

Materi

  • BAB 1. Fundamental Competency Management
  • Konsep dan definisi kompetensi 
  • Peran kompetensi dalam Human Capital Management 
  • Jenis-jenis kompetensi 
  • Core competency 
  • Managerial competency 
  • Technical/functional competency 
  • Behavioral competency 
  • Digital competency 
  • Future competency 
  • Hubungan kompetensi dengan kinerja organisasi 
  • BAB 2. Competency Framework dalam Industri Perbankan
  • Konsep competency framework 
  • Struktur competency framework 
  • Competency dictionary 
  • Competency cluster 
  • Competency level dan proficiency level 
  • Penyusunan standar kompetensi jabatan 
  • Integrasi kompetensi dengan kebutuhan bisnis bank 
  • Identifikasi kompetensi kritikal pada fungsi perbankan 
  • BAB 3. Job Analysis & Role Profiling
  • Konsep job analysis 
  • Job description dan job specification 
  • Identifikasi tugas dan tanggung jawab jabatan 
  • Identifikasi key responsibilities 
  • Identifikasi critical tasks 
  • Identifikasi kompetensi yang dibutuhkan 
  • Penyusunan job competency profile 
  • Penyelarasan job profile dengan struktur organisasi 
  • BAB 4. Competency Mapping
  • Konsep dan tujuan competency mapping 
  • Metode competency mapping 
  • Mapping kompetensi berdasarkan jabatan 
  • Mapping kompetensi berdasarkan individu 
  • Required competency vs actual competency 
  • Penyusunan competency profile 
  • Competency matrix 
  • Competency inventory 
  • Identifikasi critical competency 
  • BAB 5. Competency Level & Proficiency Assessment
  • Menentukan competency level 
  • Definisi proficiency level 
  • Behavioral indicators 
  • Technical competency indicators 
  • Penyusunan competency rating scale 
  • Standar penilaian kompetensi 
  • Kalibrasi hasil assessment 
  • Menghindari bias dalam competency assessment 
  • BAB 6. Competency Assessment Methods
  • Self-assessment
  • Manager assessment 
  • 360-degree feedback 
  • Interview berbasis kompetensi 
  • Competency-based interview 
  • Observation
  • Knowledge test 
  • Skill assessment 
  • Assessment center 
  • Integrasi berbagai metode assessment 
  • BAB 7. Competency Gap Analysis
  • Konsep competency gap 
  • Identifikasi actual competency 
  • Identifikasi required competency 
  • Perhitungan competency gap 
  • Analisis gap berdasarkan level kompetensi 
  • Gap individu, jabatan, dan unit kerja 
  • Penyusunan competency gap matrix 
  • Identifikasi critical competency gap 
  • BAB 8. Performance & Competency Gap Integration
  • Hubungan competency gap dengan performance gap 
  • Integrasi KPI dan competency assessment 
  • Analisis performance appraisal 
  • Identifikasi penyebab rendahnya kinerja 
  • Membedakan competency issue dengan non-competency issue 
  • Menentukan kebutuhan pengembangan berdasarkan data kinerja 
  • Performance improvement melalui competency development 
  • BAB 9. Prioritization of Competency Development
  • Identifikasi kompetensi prioritas 
  • Criticality analysis 
  • Urgency dan business impact 
  • Competency development priority matrix 
  • Menentukan prioritas berdasarkan jabatan 
  • Menentukan prioritas berdasarkan risiko bisnis 
  • Penyusunan competency development priorities 
  • BAB 10. Competency Gap Analysis untuk Training Needs Analysis
  • Hubungan competency mapping dengan TNA 
  • Translasi competency gap menjadi training needs 
  • Identifikasi kebutuhan pelatihan teknis 
  • Identifikasi kebutuhan soft competency 
  • Menentukan peserta berdasarkan competency gap 
  • Menentukan jenis dan level pelatihan 
  • Penyusunan training recommendation 
  • BAB 11. Competency Development Strategy
  • Strategi pengembangan kompetensi 
  • Training & development 
  • Coaching
  • Mentoring
  • Job rotation 
  • Job assignment 
  • On-the-job development 
  • Knowledge sharing 
  • Certification
  • Blended learning 
  • Individual Development Plan (IDP) 
  • BAB 12. Integrasi Competency Mapping dengan Human Capital System
  • Competency mapping dan recruitment 
  • Competency mapping dan placement 
  • Competency mapping dan performance management 
  • Competency mapping dan career development 
  • Competency mapping dan talent management 
  • Competency mapping dan succession planning 
  • Competency mapping dan training management 
  • Integrasi competency database dengan HR system 
  • BAB 13. Competency Mapping untuk Talent & Succession Management
  • Identifikasi high-potential employee 
  • Talent mapping berdasarkan performance dan competency 
  • Identifikasi readiness level 
  • Critical position dan critical competency 
  • Succession candidate assessment 
  • Competency-based career development 
  • Leadership competency mapping 
  • Penyusunan talent development priorities 
  • BAB 14. Digital Competency & Future Skills Perbankan
  • Digital competency framework 
  • Data literacy 
  • Digital banking competency 
  • Cybersecurity awareness competency 
  • AI literacy 
  • Digital leadership 
  • Adaptability dan agility 
  • Future skills untuk tenaga kerja perbankan 
  • Identifikasi digital competency gap 
  • BAB 15. Penyusunan Competency Development Roadmap
  • Menentukan target kompetensi 
  • Menentukan development priorities 
  • Penyusunan Individual Development Plan 
  • Penyusunan competency development roadmap 
  • Penyusunan learning roadmap 
  • Penentuan timeline pengembangan 
  • Penentuan indikator keberhasilan 
  • Monitoring perkembangan kompetensi 
  • BAB 16. Monitoring & Evaluation Competency Development
  • Monitoring competency improvement 
  • Re-assessment kompetensi 
  • Pengukuran competency maturity 
  • Evaluasi efektivitas development program 
  • Hubungan competency improvement dengan performance 
  • Pengukuran impact pengembangan kompetensi 
  • Continuous competency improvement 
  • BAB 17. Case Study & Practical Exercise
  • Analisis job competency profile 
  • Menentukan required competency 
  • Melakukan competency assessment 
  • Mengidentifikasi actual competency 
  • Menghitung competency gap 
  • Menyusun Competency Gap Matrix 
  • Menentukan competency development priority 
  • Menyusun rekomendasi pengembangan 
  • Menyusun Individual Development Plan 
  • Presentasi hasil competency mapping

Peserta

Divisi Human Capital

Divisi Competency Development

Divisi Learning & Development

Divisi Talent Management

Divisi Organization Development

Divisi Performance Management

Divisi Human Capital Strategy

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan