Dalam industri perbankan yang semakin dinamis, kompetensi sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas layanan, produktivitas, pengelolaan risiko, kepatuhan, serta pencapaian target bisnis. Setiap posisi di perbankan membutuhkan kombinasi kompetensi yang berbeda, baik kompetensi teknis, manajerial, perilaku, maupun kompetensi yang berkaitan dengan perkembangan digital dan kebutuhan bisnis masa depan. Oleh karena itu, organisasi perlu memiliki metode yang sistematis untuk mengetahui kompetensi yang dibutuhkan, kompetensi yang telah dimiliki, serta kesenjangan kompetensi yang masih perlu dikembangkan.
Competency Mapping & Gap Analysis merupakan proses strategis dalam Human Capital Management yang digunakan untuk memetakan kompetensi karyawan berdasarkan tuntutan jabatan dan kebutuhan organisasi. Melalui proses ini, Human Capital dapat memperoleh gambaran mengenai tingkat kesesuaian kompetensi karyawan dengan standar kompetensi jabatan, sekaligus menentukan area yang membutuhkan pengembangan lebih lanjut.
Pelatihan ini memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada peserta untuk melakukan competency mapping, competency assessment, competency gap analysis, dan competency development planning. Peserta akan mempelajari bagaimana menyusun competency framework, menentukan kompetensi berdasarkan job role, menetapkan competency level, melakukan assessment, serta membandingkan kompetensi aktual dengan kompetensi yang dipersyaratkan.
Dalam konteks perbankan, pendekatan tersebut dapat diterapkan pada berbagai fungsi seperti kredit, treasury, risk management, compliance, audit, IT/digital banking, operations, customer service, marketing, dan fungsi pendukung lainnya. Hasil competency mapping dapat menjadi dasar bagi berbagai proses Human Capital, termasuk recruitment, placement, training & development, career management, talent management, performance management, hingga succession planning.
Pelatihan juga diarahkan agar peserta mampu mengubah hasil gap analysis menjadi Individual Development Plan (IDP), Training Needs Analysis (TNA), learning roadmap, dan program pengembangan kompetensi yang lebih terarah. Dengan demikian, investasi pengembangan SDM dapat difokuskan pada kompetensi yang benar-benar memiliki dampak terhadap kinerja individu, unit kerja, dan pencapaian strategi bisnis bank.
Divisi Human Capital
Divisi Competency Development
Divisi Learning & Development
Divisi Talent Management
Divisi Organization Development
Divisi Performance Management
Divisi Human Capital Strategy
• Pre Test
• Presentasi Materi
• Diskusi
• Studi Kasus
• Post Test
• Training Amenities
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark)
• Sertifikat
• Souvenir
• 2x Coffee Break, 1x Lunch