Policy and Procedure Governance untuk Mengendalikan Regulatory dan Operational Risk

Policy and Procedure Governance untuk Mengendalikan Regulatory dan Operational Risk

Policy and Procedure Governance untuk Mengendalikan Regulatory dan Operational Risk

23 - 24 September 2026 Jakarta hotel asyana kemayoran

Deskripsi

Policy and Procedure Governance merupakan elemen penting dalam memastikan seluruh aktivitas perbankan berjalan sesuai regulatory requirements, risk appetite, internal control framework, dan strategic direction organisasi. Kompleksitas regulasi, perubahan proses bisnis, digital transformation, serta meningkatnya operational risk membuat bank perlu memiliki kebijakan dan prosedur yang jelas, konsisten, up-to-date, dan mudah diimplementasikan. Policy dan procedure tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif, tetapi menjadi dasar bagi management decision-making, operational control, compliance, dan accountability. Kelemahan dalam policy governance dapat menimbulkan regulatory gap, inconsistent practices, control failure, process inefficiency, hingga peningkatan operational risk. Karena itu, diperlukan governance framework yang memastikan setiap policy dan procedure memiliki ownership, approval authority, review mechanism, serta monitoring yang jelas.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai bagaimana membangun Policy and Procedure Governance yang efektif dalam mengendalikan regulatory dan operational risk perbankan. Peserta akan mempelajari policy architecture, regulatory mapping, policy development, procedure design, approval process, document control, serta mekanisme review dan update kebijakan. Pembahasan juga mencakup regulatory change management, policy gap analysis, operational risk assessment, control mapping, exception management, dan monitoring terhadap efektivitas implementasi policy and procedure. Peserta akan memahami bagaimana memastikan setiap kebijakan diterjemahkan menjadi prosedur dan control yang applicable di unit kerja, serta bagaimana melakukan escalation ketika ditemukan policy breach atau regulatory gap. Dengan pendekatan tersebut, policy governance diharapkan mampu memperkuat compliance, operational consistency, internal control, dan organizational accountability secara berkelanjutan.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami prinsip dan framework Policy and Procedure Governance dalam pengelolaan risiko perbankan.
  2. Mampu menyusun dan mengelola policy serta procedure yang selaras dengan regulatory requirements.
  3. Mampu melakukan regulatory mapping dan gap analysis untuk mengidentifikasi potensi compliance risk.
  4. Mampu mengintegrasikan policy, procedure, internal control, dan operational risk management.
  5. Mampu memperkuat governance terhadap approval, review, amendment, exception, dan document control.
  6. Mampu membangun monitoring dan continuous improvement terhadap efektivitas policy and procedure.

Materi

Materi 1. Policy and Procedure Governance Framework

Sub Materi:

  • Policy governance principles dan framework perbankan
  • Policy architecture dan hierarchy of documents
  • Policy ownership dan accountability structure
  • Governance roles dan approval authority
  • Policy lifecycle dan document management
  • Governance maturity dan policy effectiveness

Materi 2. Regulatory Mapping dan Policy Development

Sub Materi:

  • Regulatory requirements dan internal policy alignment
  • Regulatory mapping dan obligation identification
  • Policy development methodology dan drafting principles
  • Regulatory interpretation dan policy translation
  • Policy gap analysis dan compliance assessment
  • Policy implementation dan communication

Materi 3. Procedure Design dan Operational Control

Sub Materi:

  • Procedure development dan process documentation
  • Policy-to-procedure translation
  • Process risk dan control identification
  • Segregation of duties dan control responsibilities
  • Operational control points dan escalation mechanism
  • Procedure effectiveness dan process consistency

Materi 4. Regulatory Change dan Policy Lifecycle Management

Sub Materi:

  • Regulatory change identification dan impact assessment
  • Policy review berdasarkan regulatory developments
  • Amendment, approval, dan version control
  • Regulatory change implementation dan implementation tracking
  • Obsolete policy identification dan document retirement
  • Regulatory change governance dan accountability

Materi 5. Policy Breach, Exception dan Operational Risk

Sub Materi:

  • Policy breach identification dan classification
  • Exception management dan approval mechanism
  • Operational risk arising from policy gaps
  • Issue escalation dan corrective action
  • Root cause analysis dan remediation planning
  • Policy compliance monitoring dan assurance

Materi 6. Policy Effectiveness Monitoring dan Continuous Improvement

Sub Materi:

  • Policy compliance monitoring dan effectiveness assessment
  • Policy KPI, KRI, dan governance indicators
  • Policy review dashboard dan management reporting
  • Internal audit dan assurance terhadap policy governance
  • Feedback mechanism dan policy improvement
  • Policy governance roadmap dan sustainable improvement

Peserta

Divisi Compliance

Divisi Risk Management

Divisi Corporate Governance

Divisi Operational Risk

Divisi Legal

Divisi Internal Audit

Divisi Business Process Management

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan