Strategic APU PPT Compliance untuk Menghadapi Emerging Financial Crime Risk

Strategic APU PPT Compliance untuk Menghadapi Emerging Financial Crime Risk

Strategic APU PPT Compliance untuk Menghadapi Emerging Financial Crime Risk

21 - 22 September 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Deskripsi

Strategic APU PPT Compliance merupakan pendekatan strategis dalam memperkuat kemampuan bank menghadapi perkembangan risiko pencucian uang, pendanaan terorisme, dan berbagai bentuk financial crime yang semakin kompleks, interconnected, dan technology-driven. Transformasi digital, meningkatnya penggunaan remote onboarding, instant payment, digital channels, third-party services, serta cross-border transactions menciptakan peluang baru bagi pelaku kejahatan untuk menyamarkan sumber dana, menggunakan identitas atau struktur kepemilikan yang kompleks, dan memindahkan dana melalui berbagai rekening maupun channel secara cepat. Kondisi tersebut menuntut bank tidak hanya mengandalkan rule-based compliance, tetapi juga menerapkan risk-based approach yang mampu mengidentifikasi customer risk, transaction risk, geographic risk, product risk, dan emerging threats secara lebih dinamis. Efektivitas APU PPT menjadi semakin penting karena kelemahan dalam customer due diligence, transaction monitoring, atau suspicious transaction reporting dapat menimbulkan regulatory, financial, operational, dan reputational risk bagi bank.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman strategis dan aplikatif mengenai penguatan APU PPT Compliance dalam menghadapi evolving financial crime risk. Peserta akan mempelajari risk-based APU PPT framework, customer risk assessment, beneficial ownership, enhanced due diligence, transaction monitoring, suspicious transaction identification, serta typologies financial crime yang berkembang melalui digital banking dan transaksi elektronik. Pembahasan juga mencakup penggunaan data analytics dan risk indicators untuk meningkatkan kemampuan early detection, pengelolaan alert dan investigation, escalation mechanism, serta penyusunan laporan transaksi yang memenuhi kebutuhan compliance dan regulatory reporting. Selain itu, peserta akan memahami governance, three lines of defense, compliance culture, quality assurance, dan continuous improvement agar program APU PPT tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menjadi strategic financial crime risk management capability. Dengan pendekatan tersebut, bank diharapkan dapat meningkatkan detection capability, memperkuat regulatory compliance, dan membangun resilience terhadap emerging financial crime threats.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami strategic role APU PPT dalam mengelola financial crime risk dan menjaga resilience perbankan.
  2. Mampu mengidentifikasi emerging financial crime risk berdasarkan customer, product, channel, geographic, dan transaction risk.
  3. Mampu menerapkan risk-based customer due diligence, beneficial ownership assessment, dan enhanced due diligence.
  4. Mampu meningkatkan efektivitas transaction monitoring dan suspicious transaction detection.
  5. Mampu memperkuat investigation, escalation, reporting, dan governance dalam penanganan financial crime.
  6. Mampu menyusun strategi peningkatan APU PPT Compliance yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan emerging threats.

Materi

Materi 1. Strategic APU PPT Compliance dan Financial Crime Risk

Sub Materi:

  • APU PPT compliance dan financial crime risk framework
  • Risk-based approach dalam pengelolaan APU PPT
  • Emerging financial crime risk dan threat landscape
  • Customer, product, channel, dan geographic risk
  • APU PPT governance dan compliance responsibilities
  • Three lines of defense dalam financial crime management

Materi 2. Customer Risk Assessment, CDD dan Beneficial Ownership

Sub Materi:

  • Customer Due Diligence dan customer identification
  • Customer risk profiling dan risk classification
  • Beneficial ownership dan ownership structure
  • Enhanced Due Diligence untuk high-risk customer
  • PEP dan high-risk customer assessment
  • Continuous customer risk review

Materi 3. Emerging Financial Crime Typologies dan Red Flags

Sub Materi:

  • Emerging money laundering typologies
  • Digital banking dan remote onboarding risk
  • Mule account dan unusual transaction patterns
  • Structuring, layering, dan fund movement
  • Fraud dan cyber-enabled financial crime
  • Financial crime red flags dan risk indicators

Materi 4. Transaction Monitoring dan Suspicious Activity Detection

Sub Materi:

  • Risk-based transaction monitoring framework
  • Monitoring rules, scenarios, dan thresholds
  • Transaction pattern dan anomaly analysis
  • Alert generation dan alert prioritization
  • False positive management dan alert review
  • Suspicious transaction identification dan escalation

Materi 5. Financial Crime Investigation dan Regulatory Reporting

Sub Materi:

  • Investigation process dan case management
  • Customer profile dan transaction history analysis
  • Source of funds dan source of wealth assessment
  • Investigation evidence dan documentation
  • Suspicious activity assessment dan reporting
  • Escalation, remediation, dan issue management

Materi 6. Advanced APU PPT Governance dan Emerging Risk Response

Sub Materi:

  • APU PPT governance dan compliance culture
  • Data analytics dalam financial crime detection
  • APU PPT dashboard dan risk monitoring
  • Monitoring effectiveness dan scenario optimization
  • Emerging risk assessment dan response strategy
  • APU PPT maturity improvement dan roadmap

Peserta

Divisi Anti Money Laundering (AML)

Divisi Compliance

Divisi Financial Crime Prevention

Divisi Risk Management

Divisi Anti Fraud

Divisi Internal Audit

Divisi Legal

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan