Aset hasil penyelesaian kredit, baik berupa agunan yang dikuasai maupun aset yang diperoleh melalui mekanisme penyelesaian kredit, dapat menjadi sumber recovery bagi bank sekaligus menimbulkan carrying cost apabila tidak segera dikelola dan dilepas. Semakin lama aset berada dalam penguasaan bank, semakin besar potensi munculnya biaya pemeliharaan, penurunan nilai, risiko kerusakan, serta risiko pasar yang pada akhirnya dapat mengurangi nilai recovery. Oleh karena itu, diperlukan strategi asset disposal yang mampu mempercepat pelepasan aset dengan tetap mempertimbangkan nilai ekonomis, kondisi pasar, aspek legal, dan kepentingan terbaik bagi bank.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan menyusun strategi disposal aset secara terukur, mulai dari identifikasi dan klasifikasi aset, penilaian daya jual, penentuan harga dan metode penjualan, hingga monitoring proses disposal dan evaluasi hasil recovery. Peserta akan mempelajari bagaimana menentukan apakah suatu aset lebih tepat dijual secara langsung, melalui mekanisme lelang, atau menggunakan alternatif disposal lainnya dengan mempertimbangkan karakteristik aset dan kondisi pasar. Pendekatan case-based digunakan untuk membantu peserta mengambil keputusan disposal yang mampu mempercepat asset turnover, mengendalikan biaya, dan mengoptimalkan recovery dari kredit bermasalah.
Asset Assessment & Disposal Planning
1. Asset Disposal dalam Credit Recovery
- Posisi asset disposal dalam siklus penyelesaian kredit bermasalah
- Hubungan NPL, agunan, AYDA/aset hasil penyelesaian, dan recovery
- Dampak aging aset terhadap nilai ekonomis
- Carrying cost dan hidden cost aset yang belum terjual
2. Asset Inventory & Classification
- Identifikasi dan klasifikasi aset hasil penyelesaian kredit
- Kondisi fisik, legalitas, lokasi, dan status penguasaan aset
- Identifikasi aset marketable dan hard-to-sell asset
- Asset aging analysis
- Penyusunan asset disposal pipeline
3. Marketability & Valuation Analysis
- Analisis kondisi pasar dan permintaan terhadap aset
- Reassessment nilai aset untuk kebutuhan disposal
- Market value versus liquidation value
- Faktor yang memengaruhi harga jual
- Identifikasi aset dengan risiko value deterioration
4. Disposal Decision & Strategy
- Menentukan aset yang harus diprioritaskan
- Direct sale versus auction
- Penentuan timing disposal
- Analisis cost-benefit setiap alternatif disposal
- Menentukan target recovery dan acceptable haircut
Sales, Auction & Recovery Optimization
5. Asset Pricing Strategy
- Menentukan harga penawaran awal
- Pricing berdasarkan kondisi pasar
- Strategi price adjustment
- Menghadapi aset yang tidak terjual
- Balancing antara speed of sale dan recovery value
6. Direct Sale Strategy
- Strategi pemasaran aset hasil penyelesaian kredit
- Identifikasi dan segmentasi calon pembeli
- Teknik negosiasi harga
- Penanganan aset dengan kondisi khusus
- Dokumentasi dan kontrol proses penjualan
7. Auction Strategy
- Persiapan aset untuk proses lelang
- Faktor yang menentukan keberhasilan lelang
- Analisis penyebab lelang tidak laku
- Strategi menghadapi lelang berulang
- Evaluasi hasil lelang terhadap target recovery
8. Managing Hard-to-Sell Assets
- Identifikasi penyebab aset sulit dijual
- Legal issue, physical issue, location issue, dan market issue
- Strategi meningkatkan marketability aset
- Pengendalian biaya pemeliharaan aset
- Strategi disposal untuk aset aging
9. Recovery & Disposal Performance
- Recovery rate dan recovery value
- Disposal turnaround time
- Asset aging dan disposal pipeline
- Monitoring target dan realisasi disposal
- Evaluasi efektivitas strategi disposal
10. Case Study