PENGELOLAAN RISIKO LIKUIDITAS DAN RISIKO PASAR TRANSAKSI VALAS

PENGELOLAAN RISIKO LIKUIDITAS DAN RISIKO PASAR TRANSAKSI VALAS

PENGELOLAAN RISIKO LIKUIDITAS DAN RISIKO PASAR TRANSAKSI VALAS

22 - 23 September 2026 Surabaya Hotel Santika Pandegiling

Deskripsi

Risiko likuiditas dan risiko pasar merupakan dua risiko utama yang harus dikelola secara terintegrasi oleh bank, khususnya dalam aktivitas Treasury dan transaksi valuta asing. Perubahan kondisi pasar, volatilitas nilai tukar, pergerakan suku bunga, perubahan arus dana nasabah, serta ketergantungan pada sumber pendanaan tertentu dapat memberikan dampak signifikan terhadap posisi likuiditas, pendapatan, modal, dan stabilitas bank.

Transaksi valuta asing memiliki karakteristik risiko yang kompleks karena melibatkan perubahan nilai tukar, posisi terbuka valuta asing, settlement risk, counterparty risk, serta potensi kerugian akibat volatilitas pasar. Oleh karena itu, bank membutuhkan kerangka pengelolaan risiko yang mampu mengidentifikasi dan mengukur eksposur secara tepat sekaligus memastikan aktivitas trading tetap berada dalam risk appetite dan limit yang ditetapkan.

Pelatihan ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai liquidity risk management dan foreign exchange market risk management, mulai dari identifikasi risiko, pengukuran eksposur, penetapan limit, monitoring posisi, stress testing, hingga strategi mitigasi. Peserta juga akan memahami keterkaitan antara aktivitas Treasury, ALMA, likuiditas, risiko pasar, dan pengelolaan posisi valas.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dalam melakukan monitoring dan pengendalian risiko likuiditas maupun risiko pasar transaksi valas serta mengambil keputusan yang lebih tepat dalam menghadapi perubahan kondisi pasar.

Tujuan

  • Memahami konsep dan karakteristik risiko likuiditas dan risiko pasar.
  • Memahami sumber risiko dalam transaksi valuta asing.
  • Mengidentifikasi eksposur risiko likuiditas dan risiko pasar.
  • Mengukur dan memonitor risiko likuiditas secara efektif.
  • Mengukur risiko nilai tukar dan posisi terbuka valas.
  • Memahami pengelolaan Posisi Devisa Neto (PDN).
  • Menetapkan risk appetite, limit, dan threshold risiko.
  • Melakukan analisis gap dan cash flow.
  • Melakukan stress testing risiko likuiditas dan pasar.
  • Mengembangkan strategi mitigasi risiko.
  • Memahami settlement dan counterparty risk dalam transaksi valas.
  • Meningkatkan koordinasi Treasury, Risk Management, ALMA dan ALCO.

Materi

  • Konsep Dasar Risiko Likuiditas dan Risiko Pasar
  • Pengertian risiko likuiditas 
  • Pengertian risiko pasar 
  • Perbedaan liquidity risk dan market risk 
  • Sumber dan karakteristik risiko 
  • Dampak risiko terhadap kinerja bank 
  • Keterkaitan risiko likuiditas, pasar, kredit dan operasional 
  • Risk interdependencies 
  • Regulatory Framework Manajemen Risiko Bank
  • Kerangka penerapan manajemen risiko perbankan 
  • Prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko 
  • Risk governance 
  • Risk appetite dan risk tolerance 
  • Risk limits 
  • Peran Direksi dan Komisaris 
  • Peran Treasury, Risk Management, Compliance dan Internal Audit 
  • Three Lines Model 
  • Liquidity Risk Management Framework
  • Konsep liquidity risk management 
  • Funding liquidity risk 
  • Market liquidity risk 
  • Sumber risiko likuiditas 
  • Liquidity risk identification 
  • Liquidity risk measurement 
  • Liquidity risk monitoring 
  • Liquidity risk control 
  • Liquidity risk reporting 
  • Analisis Cash Flow dan Liquidity Gap
  • Proyeksi cash inflow dan cash outflow 
  • Contractual cash flow 
  • Behavioral cash flow 
  • Maturity profile 
  • Liquidity gap analysis 
  • Maturity mismatch 
  • Cumulative liquidity gap 
  • Analisis kebutuhan likuiditas 
  • Intraday liquidity 
  • Pengelolaan Sumber dan Struktur Pendanaan
  • Dana Pihak Ketiga 
  • Giro, tabungan dan deposito 
  • Wholesale funding 
  • Interbank funding 
  • Secured dan unsecured funding 
  • Diversifikasi sumber dana 
  • Funding concentration risk 
  • Cost of funding 
  • Stable funding strategy 
  • Liquidity Coverage Ratio (LCR)
  • Konsep dan tujuan LCR 
  • High Quality Liquid Assets (HQLA) 
  • Cash outflow 
  • Cash inflow 
  • Net Cash Outflow 
  • Perhitungan LCR 
  • Liquidity buffer 
  • Monitoring LCR 
  • Faktor yang memengaruhi LCR 
  • Net Stable Funding Ratio (NSFR)
  • Konsep dan tujuan NSFR 
  • Available Stable Funding (ASF) 
  • Required Stable Funding (RSF) 
  • Perhitungan NSFR 
  • Struktur pendanaan jangka panjang 
  • Maturity transformation 
  • Monitoring NSFR 
  • Strategi optimalisasi NSFR 
  • Liquidity Risk Appetite, Limit dan Early Warning System
  • Liquidity Risk Appetite Statement 
  • Penetapan liquidity limit 
  • Trigger level 
  • Early Warning Indicators 
  • Deposit concentration 
  • Funding concentration 
  • Wholesale funding dependency 
  • Liquidity buffer monitoring 
  • Escalation mechanism 
  • Liquidity Stress Testing dan Contingency Funding Plan
  • Tujuan liquidity stress testing 
  • Bank-specific stress scenario 
  • Market-wide stress scenario 
  • Combined stress scenario 
  • Deposit run scenario 
  • Funding withdrawal scenario 
  • Reverse stress testing 
  • Interpretasi hasil stress testing 
  • Contingency Funding Plan (CFP) 
  • Crisis escalation dan activation trigger 
  • Konsep Risiko Pasar dalam Transaksi Valas
  • Pengertian market risk 
  • Foreign exchange risk 
  • Interest rate risk 
  • Price risk 
  • Volatility risk 
  • Transaction risk 
  • Translation risk 
  • Economic risk 
  • Dampak perubahan nilai tukar terhadap bank 
  • Produk dan Transaksi Valuta Asing
  • Spot transaction 
  • Forward transaction 
  • Swap transaction 
  • Option transaction 
  • Cross currency transaction 
  • Interbank foreign exchange transaction 
  • Customer foreign exchange transaction 
  • Trading dan hedging transaction 
  • Karakteristik risiko setiap transaksi 
  • Foreign Exchange Position dan PDN
  • Konsep posisi valuta asing 
  • Long position 
  • Short position 
  • Square position 
  • Net open position 
  • Posisi Devisa Neto (PDN) 
  • Perhitungan posisi valas 
  • Monitoring PDN 
  • Limit posisi valas 
  • Pengendalian eksposur valuta asing 
  • Pengukuran Risiko Pasar Transaksi Valas
  • Sensitivity analysis 
  • Position risk 
  • Value at Risk (VaR) 
  • Historical VaR 
  • Parametric VaR 
  • Monte Carlo VaR 
  • Stress VaR 
  • Expected Shortfall 
  • Stress testing nilai tukar 
  • Scenario analysis 
  • Foreign Exchange Risk Limit & Trading Control
  • Position limit 
  • Dealer limit 
  • Counterparty limit 
  • Stop-loss limit 
  • Intraday limit 
  • Overnight limit 
  • Cut-loss policy 
  • Limit monitoring 
  • Limit breach management 
  • Escalation dan corrective action 
  • Analisis Pergerakan Nilai Tukar
  • Faktor fundamental nilai tukar 
  • Faktor makroekonomi 
  • Suku bunga 
  • Inflasi 
  • Neraca perdagangan 
  • Capital flows 
  • Kebijakan moneter 
  • Sentimen pasar 
  • Volatilitas nilai tukar 
  • Analisis technical dan fundamental 
  • Hedging dan Mitigasi Risiko Valas
  • Konsep hedging 
  • Natural hedging 
  • Financial hedging 
  • Forward hedging 
  • FX swap 
  • Currency option 
  • Cross currency swap 
  • Hedging effectiveness 
  • Cost-benefit hedging 
  • Pengelolaan residual exposure 
  • Settlement dan Counterparty Risk Transaksi Valas
  • Settlement risk 
  • Herstatt risk 
  • Counterparty credit risk 
  • Settlement exposure 
  • Payment-versus-payment 
  • Settlement process 
  • Counterparty limit 
  • Netting arrangement 
  • Settlement monitoring 
  • Mitigasi settlement risk 
  • Hubungan Risiko Likuiditas dan Risiko Valas
  • Dampak volatilitas nilai tukar terhadap likuiditas 
  • Foreign currency liquidity risk 
  • Liquidity gap dalam mata uang asing 
  • Funding dalam valuta asing 
  • Cross-currency liquidity 
  • FX funding concentration 
  • Dampak market stress terhadap liquidity position 
  • Integrated liquidity and market risk management 
  • Treasury, ALMA dan ALCO dalam Pengelolaan Risiko
  • Peran Treasury 
  • Peran ALMA 
  • Fungsi ALCO 
  • Asset Liability Management 
  • Balance sheet management 
  • Pengelolaan liquidity position 
  • Pengelolaan market risk 
  • Koordinasi Treasury dan Risk Management 
  • ALCO decision making 
  • Risk Monitoring, Reporting dan Dashboard
  • Daily risk monitoring 
  • Intraday monitoring 
  • Liquidity dashboard 
  • FX position dashboard 
  • Risk limit monitoring 
  • Breach reporting 
  • Risk exposure reporting 
  • Management information system 
  • Escalation reporting 
  • Risk management dashboard

Peserta

  • Divisi Treasury
  • Divisi Market Risk
  • Divisi Liquidity Risk
  • Divisi Foreign Exchange (FX)
  • Divisi Asset Liability Management (ALM)
  • Divisi Risk Management
  • Divisi Internal Audit

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan