Ketahanan risiko dan likuiditas menjadi salah satu fondasi utama bagi keberlangsungan bisnis perbankan. Perubahan kondisi ekonomi, volatilitas pasar keuangan, perubahan perilaku nasabah, tekanan terhadap sumber pendanaan, serta perkembangan digital banking dapat meningkatkan eksposur bank terhadap berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi posisi likuiditas dan stabilitas keuangan.
Pelatihan Strengthening Bank Risk and Liquidity Resilience dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai bagaimana bank membangun kemampuan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, mengendalikan, dan merespons risiko serta tekanan likuiditas secara efektif. Peserta akan memahami keterkaitan antara risk management, liquidity management, funding strategy, capital adequacy, dan business continuity.
Pelatihan juga membahas penerapan Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR), stress testing, liquidity early warning indicators, contingency funding plan, serta strategi menjaga ketahanan likuiditas dalam berbagai skenario tekanan. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu bank meningkatkan kesiapan menghadapi liquidity shock dan menjaga kepercayaan nasabah maupun stakeholder.
• Pre Test
• Presentasi Materi
• Diskusi
• Studi Kasus
• Post Test
• Training Amenities
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark)
• Sertifikat
• Souvenir
• 2x Coffee Break, 1x Lunch