Strengthening Bank Risk and Liquidity Resilience: Memperkuat Ketahanan Risiko dan Likuiditas Bank dalam Menghadapi Volatilitas Pasar dan Tekanan Keuangan

Strengthening Bank Risk and Liquidity Resilience: Memperkuat Ketahanan Risiko dan Likuiditas Bank dalam Menghadapi Volatilitas Pasar dan Tekanan Keuangan

Strengthening Bank Risk and Liquidity Resilience: Memperkuat Ketahanan Risiko dan Likuiditas Bank dalam Menghadapi Volatilitas Pasar dan Tekanan Keuangan

21 - 22 September 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Deskripsi

Ketahanan risiko dan likuiditas menjadi salah satu fondasi utama bagi keberlangsungan bisnis perbankan. Perubahan kondisi ekonomi, volatilitas pasar keuangan, perubahan perilaku nasabah, tekanan terhadap sumber pendanaan, serta perkembangan digital banking dapat meningkatkan eksposur bank terhadap berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi posisi likuiditas dan stabilitas keuangan.

Pelatihan Strengthening Bank Risk and Liquidity Resilience dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai bagaimana bank membangun kemampuan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, mengendalikan, dan merespons risiko serta tekanan likuiditas secara efektif. Peserta akan memahami keterkaitan antara risk management, liquidity management, funding strategy, capital adequacy, dan business continuity.

Pelatihan juga membahas penerapan Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR), stress testing, liquidity early warning indicators, contingency funding plan, serta strategi menjaga ketahanan likuiditas dalam berbagai skenario tekanan. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu bank meningkatkan kesiapan menghadapi liquidity shock dan menjaga kepercayaan nasabah maupun stakeholder.

Tujuan

  • Memahami konsep risk dan liquidity resilience dalam perbankan.
  • Mengidentifikasi sumber risiko yang dapat memengaruhi likuiditas bank.
  • Mengukur dan memantau risiko likuiditas secara efektif.
  • Memahami penerapan LCR dan NSFR.
  • Mengembangkan liquidity risk appetite dan limit.
  • Melakukan liquidity stress testing.
  • Mengembangkan indikator peringatan dini.
  • Menyusun strategi contingency funding.
  • Memperkuat governance dan pengendalian risiko likuiditas.
  • Meningkatkan kesiapan bank menghadapi liquidity shock.

Materi

  • Bank Risk & Liquidity Resilience Framework
  • Konsep risk resilience dan liquidity resilience 
  • Faktor yang memengaruhi ketahanan bank 
  • Keterkaitan risiko, likuiditas, modal, dan profitabilitas 
  • Emerging risks dalam perbankan 
  • Integrated Risk Management for Bank Resilience
  • Identifikasi risiko utama bank 
  • Interaksi antarjenis risiko 
  • Risk aggregation 
  • Integrated risk monitoring 
  • Liquidity Risk Management
  • Konsep dan sumber risiko likuiditas 
  • Funding liquidity risk 
  • Market liquidity risk 
  • Liquidity risk identification dan measurement 
  • Liquidity Risk Appetite, Limit & Governance
  • Risk appetite framework 
  • Liquidity risk limit 
  • Delegasi kewenangan 
  • Governance dan three lines model 
  • Board dan management oversight 
  • Funding Strategy & Funding Diversification
  • Struktur sumber dana bank 
  • Core dan non-core funding 
  • Diversifikasi sumber pendanaan 
  • Concentration risk 
  • Strategi menjaga stabilitas funding 
  • Liquidity Measurement: LCR & NSFR
  • Konsep LCR 
  • High Quality Liquid Assets (HQLA) 
  • Net Cash Outflow 
  • Konsep NSFR 
  • Available Stable Funding dan Required Stable Funding 
  • Monitoring rasio likuiditas 
  • Cash Flow & Liquidity Position Management
  • Proyeksi arus kas 
  • Maturity profile 
  • Gap analysis 
  • Cash flow monitoring 
  • Intraday liquidity management 
  • Liquidity Early Warning System
  • Early warning indicators 
  • Liquidity trigger 
  • Monitoring funding outflow 
  • Deposit withdrawal indicators 
  • Eskalasi kondisi likuiditas 
  • Liquidity Stress Testing
  • Konsep liquidity stress testing 
  • Skenario normal dan adverse 
  • Bank-specific stress 
  • Market-wide stress 
  • Reverse stress testing 
  • Interpretasi hasil stress test 
  • Contingency Funding Plan (CFP)
  • Konsep contingency funding 
  • Identifikasi liquidity crisis 
  • Funding sources dalam kondisi darurat 
  • Activation trigger 
  • Crisis escalation 
  • Recovery actions 
  • Market Risk & Liquidity Resilience
  • Interest rate risk 
  • Foreign exchange risk 
  • Market volatility 
  • Dampak perubahan pasar terhadap likuiditas 
  • Mitigasi market-driven liquidity risk 
  • Credit Risk & Liquidity Interaction
  • Keterkaitan credit risk dan liquidity risk 
  • NPL dan dampaknya terhadap cash flow 
  • Collateral liquidity 
  • Credit deterioration scenario 
  • Integrated risk response 
  • Digital Banking, Operational Risk & Liquidity
  • Dampak digital banking terhadap liquidity risk 
  • Digital bank run 
  • Operational disruption 
  • Cyber incident dan liquidity impact 
  • Business continuity 
  • Regulatory Compliance & Liquidity Resilience
  • Kerangka regulasi manajemen risiko dan likuiditas perbankan 
  • Ketentuan LCR dan NSFR 
  • Internal Liquidity Adequacy Assessment Process (ILAAP) 
  • Regulatory reporting 
  • Supervisory expectations 
  • Building a Bank Liquidity Resilience Action Plan
  • Evaluasi liquidity resilience bank 
  • Identifikasi vulnerability 
  • Penentuan mitigation strategy 
  • Penguatan monitoring dan governance 
  • Penyusunan liquidity resilience action plan

Peserta

  • Divisi Risk Management
  • Divisi Liquidity Risk
  • Divisi Treasury
  • Divisi Asset Liability Management (ALM)
  • Divisi Market Risk
  • Divisi Enterprise Risk Management (ERM)
  • Divisi Strategic Planning

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas

• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan