Di era otomatisasi dan Big Data, metode penagihan dan restrukturisasi kredit secara konvensional tidak lagi memadai untuk menangani volume portofolio yang besar dengan waktu yang terbatas. Pelatihan dua hari ini dirancang untuk mentransformasi operasional penyelamatan kredit menggunakan predictive analytics, pembelajaran mesin (machine learning), dan strategi omnichannel digital collection guna meningkatkan presisi serta efisiensi penagihan.
Peserta akan mempelajari cara memanfaatkan data perilaku transaksi debitur untuk memprediksi risiko default lebih awal, mengklasifikasikan skala prioritas penagihan, serta menentukan strategi intervensi yang paling tepat. Dengan mengintegrasikan teknologi digital secara legal dan humanis, lembaga keuangan dapat memangkas biaya operasional (cost of recovery) sekaligus memaksimalkan penerimaan kembali dana bank di kuartal akhir.