Update Regulasi serta Perhitungan LCR & NSFR Perbankan Berdasarkan POJK No. 19 Tahun 2024 & POJK No. 20 Tahun 2024

Update Regulasi serta Perhitungan LCR & NSFR Perbankan Berdasarkan POJK No. 19 Tahun 2024 & POJK No. 20 Tahun 2024

Update Regulasi serta Perhitungan LCR & NSFR Perbankan Berdasarkan POJK No. 19 Tahun 2024 & POJK No. 20 Tahun 2024

31 August - 01 September 2026 Jakarta hotel asyana kemayoran

Deskripsi

Pengelolaan risiko likuiditas merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga ketahanan dan keberlangsungan operasional perbankan. Bank dituntut memiliki kemampuan yang memadai dalam mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko likuiditas, termasuk memastikan kecukupan likuiditas dalam menghadapi kondisi normal maupun tekanan likuiditas. Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) menjadi indikator penting dalam mengukur kemampuan bank dalam memenuhi kebutuhan likuiditas jangka pendek serta menjaga stabilitas sumber pendanaan dalam jangka lebih panjang.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai perkembangan regulasi terkait pengelolaan likuiditas dan penerapan LCR serta NSFR berdasarkan POJK No. 19 Tahun 2024 dan POJK No. 20 Tahun 2024. Peserta akan memahami ketentuan regulator, ruang lingkup penerapan, komponen perhitungan, perlakuan terhadap aset likuid dan sumber pendanaan, serta aspek pelaporan dan monitoring yang perlu diperhatikan oleh bank.

Selain pemahaman regulasi, pelatihan membahas teknik perhitungan LCR dan NSFR secara sistematis, mulai dari identifikasi komponen High Quality Liquid Assets (HQLA), perhitungan Net Cash Outflow, hingga penentuan Available Stable Funding (ASF) dan Required Stable Funding (RSF). Peserta juga akan memahami bagaimana perubahan struktur aset, liabilitas, transaksi treasury, dan profil pendanaan dapat memengaruhi posisi LCR dan NSFR bank.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu melakukan analisis terhadap posisi likuiditas bank, mengidentifikasi potensi gap dan risiko, melakukan monitoring terhadap pemenuhan rasio, serta menyusun strategi penguatan likuiditas yang selaras dengan ketentuan regulator dan prinsip manajemen risiko perbankan.

Tujuan

  • Memahami perkembangan dan ketentuan regulasi terkait LCR dan NSFR.
  • Memahami substansi POJK No. 19 Tahun 2024 dan POJK No. 20 Tahun 2024 yang relevan dengan pengelolaan likuiditas.
  • Memahami konsep dan tujuan penerapan LCR dan NSFR.
  • Mengidentifikasi komponen-komponen dalam perhitungan LCR.
  • Mengidentifikasi komponen-komponen dalam perhitungan NSFR.
  • Melakukan perhitungan LCR secara tepat.
  • Melakukan perhitungan NSFR secara tepat.
  • Menganalisis hasil perhitungan dan posisi rasio likuiditas bank.
  • Memahami keterkaitan LCR dan NSFR dengan Liquidity Risk Management.
  • Mengidentifikasi risiko dan potensi gap likuiditas.
  • Menyusun strategi untuk menjaga kecukupan likuiditas dan pemenuhan rasio.
  • Meningkatkan kualitas monitoring dan pelaporan LCR dan NSFR.

Materi

  • Regulatory Update LCR & NSFR
  • Perkembangan regulasi likuiditas perbankan.
  • POJK No. 19 Tahun 2024.
  • POJK No. 20 Tahun 2024.
  • Ketentuan dan prinsip kehati-hatian terkait risiko likuiditas.
  • Ruang lingkup dan penerapan ketentuan LCR dan NSFR.
  • Implikasi perubahan regulasi terhadap bank.
  • Konsep Dasar Risiko Likuiditas
  • Pengertian dan karakteristik risiko likuiditas.
  • Sumber dan penyebab risiko likuiditas.
  • Liquidity Risk Management Framework.
  • Liquidity Gap dan maturity mismatch.
  • Early Warning Indicators (EWI) risiko likuiditas.
  • Contingency Funding Plan (CFP).
  • Liquidity Coverage Ratio (LCR)
  • Konsep dan tujuan LCR.
  • Struktur dan komponen LCR.
  • High Quality Liquid Assets (HQLA).
  • Klasifikasi dan karakteristik aset likuid.
  • Cash Outflow.
  • Cash Inflow.
  • Net Cash Outflow.
  • Perhitungan LCR.
  • Faktor yang memengaruhi posisi LCR.
  • Monitoring dan pemenuhan LCR.
  • Teknik Perhitungan LCR
  • Identifikasi data yang diperlukan.
  • Penentuan komponen HQLA.
  • Perhitungan arus kas keluar.
  • Perhitungan arus kas masuk.
  • Perhitungan Net Cash Outflow.
  • Perhitungan rasio LCR.
  • Analisis hasil perhitungan.
  • Identifikasi potensi shortfall LCR.
  • Net Stable Funding Ratio (NSFR)
  • Konsep dan tujuan NSFR.
  • Struktur perhitungan NSFR.
  • Available Stable Funding (ASF).
  • Required Stable Funding (RSF).
  • Faktor pendanaan yang diperhitungkan.
  • Faktor kebutuhan pendanaan aset.
  • Klasifikasi sumber pendanaan.
  • Klasifikasi aset berdasarkan kebutuhan stable funding.
  • Perhitungan NSFR.
  • Monitoring dan analisis posisi NSFR.
  • Teknik Perhitungan NSFR
  • Identifikasi komponen ASF.
  • Penentuan faktor ASF.
  • Identifikasi komponen RSF.
  • Penentuan faktor RSF.
  • Perhitungan total ASF.
  • Perhitungan total RSF.
  • Perhitungan rasio NSFR.
  • Analisis hasil dan potensi shortfall.
  • Strategi peningkatan posisi NSFR.
  • Analisis LCR & NSFR Terintegrasi
  • Hubungan LCR dan NSFR.
  • Perbedaan fokus LCR dan NSFR.
  • Dampak struktur neraca terhadap rasio.
  • Pengaruh strategi funding terhadap LCR dan NSFR.
  • Pengaruh aktivitas treasury terhadap likuiditas.
  • Analisis liquidity gap.
  • Analisis maturity profile.
  • Identifikasi potensi risiko likuiditas.
  • Strategi Optimalisasi Likuiditas Bank
  • Strategi pengelolaan aset likuid.
  • Strategi diversifikasi sumber pendanaan.
  • Optimalisasi funding structure.
  • Pengelolaan dana pihak ketiga.
  • Pengelolaan wholesale funding.
  • Strategi menghadapi tekanan likuiditas.
  • Penguatan liquidity buffer.
  • Mitigasi risiko shortfall LCR dan NSFR.
  • Monitoring, Reporting & Governance
  • Mekanisme monitoring LCR dan NSFR.
  • Penyusunan liquidity dashboard.
  • Penggunaan Early Warning Indicators.
  • Pelaporan LCR dan NSFR.
  • Data quality dan regulatory reporting.
  • Peran Treasury, ALM, Risk Management, Finance, dan Compliance.
  • Governance dan internal control dalam pengelolaan likuiditas.
  • Studi Kasus Perhitungan LCR & NSFR
  • Simulasi perhitungan LCR.
  • Simulasi perhitungan NSFR.
  • Analisis perubahan komposisi aset dan liabilitas.
  • Analisis dampak perubahan funding.
  • Identifikasi shortfall rasio.
  • Penyusunan alternatif strategi perbaikan.
  • Evaluasi hasil perhitungan dan pengambilan keputusan.

Peserta

Divisi Treasury

Divisi Liquidity Risk

Divisi Asset Liability Management (ALM)

Divisi Risk Management

Divisi Compliance

Divisi Keuangan & Akuntansi

Divisi Internal Audit

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test  

Fasilitas

• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan