Workload Analysis merupakan instrumen penting dalam memastikan jumlah, komposisi, dan distribusi tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan organisasi. Ketidakseimbangan antara beban kerja dan kapasitas SDM dapat menyebabkan undercapacity, overcapacity, penurunan produktivitas, meningkatnya biaya tenaga kerja, maupun risiko operasional. Bagi industri perbankan, analisis beban kerja menjadi semakin penting seiring dengan perubahan proses bisnis, digitalisasi layanan, otomasi, ekspansi jaringan, dan kebutuhan efisiensi organisasi.
Pelatihan ini memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada peserta untuk melakukan Workload Analysis secara sistematis serta menerjemahkan hasilnya menjadi rekomendasi Workforce Optimization. Peserta akan mempelajari teknik job analysis, workload measurement, Full Time Equivalent (FTE), capacity analysis, workforce gap analysis, hingga penyusunan rekomendasi kebutuhan dan distribusi tenaga kerja. Dengan pendekatan berbasis data, peserta diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi staffing yang lebih objektif sekaligus mendukung efisiensi biaya, produktivitas, dan efektivitas organisasi.
A. Konsep Workload Analysis
- Konsep dasar workload dan workforce capacity
- Tujuan dan manfaat Workload Analysis
- Hubungan workload dengan produktivitas dan efisiensi
- Workload Analysis dalam perencanaan SDM perbankan
- Faktor yang memengaruhi beban kerja
- Identifikasi workload driver
B. Job & Activity Analysis
- Job analysis dan task identification
- Penyusunan aktivitas utama dan aktivitas pendukung
- Identifikasi volume pekerjaan
- Work process mapping
- Standard time dan processing time
- Frequency dan workload volume
- Studi kasus analisis aktivitas unit kerja
C. Workload Measurement
- Metode pengukuran beban kerja
- Time study
- Work sampling
- Observation dan interview
- Historical workload data
- Transaction volume analysis
- Penentuan waktu standar pekerjaan
D. Full Time Equivalent (FTE) Analysis
- Konsep dan prinsip FTE
- Perhitungan effective working time
- Perhitungan workload requirement
- Menghitung kebutuhan FTE
- Interpretasi hasil FTE
- Identifikasi overcapacity dan undercapacity
- Simulasi perhitungan FTE
E. Workforce Gap Analysis
- Membandingkan workload requirement dengan existing workforce
- Workforce gap dan staffing gap
- Identifikasi surplus dan shortage SDM
- Analisis distribusi tenaga kerja
- Identifikasi critical workload
- Prioritas penanganan workforce gap
F. Workforce Optimization
- Workforce allocation dan reallocation
- Right sizing dan right placement
- Optimalisasi struktur dan komposisi tenaga kerja
- Redistribusi pekerjaan dan SDM
- Multiskilling dan cross-functional workforce
- Workforce flexibility
G. Digitalization & Workforce Productivity
- Dampak digitalisasi terhadap workload
- Process automation dan workforce requirement
- Identifikasi pekerjaan yang dapat diotomasi
- Efisiensi proses dan simplifikasi pekerjaan
- Future workforce requirements
- Workforce planning berbasis kebutuhan bisnis
H. Case Study & Works