Business Continuity Management Memperkuat Operational Resilience dan Crisis Preparedness

Business Continuity Management Memperkuat Operational Resilience dan Crisis Preparedness

Business Continuity Management Memperkuat Operational Resilience dan Crisis Preparedness

16 - 17 September 2026 Jakarta Hotel Asyana Kemayoran

Deskripsi

Industri perbankan memiliki tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap manusia, teknologi, fasilitas, third party, jaringan komunikasi, data, serta berbagai proses bisnis yang harus tetap berjalan secara reliable. Gangguan seperti kegagalan sistem, cyber incident, gangguan jaringan, kerusakan fasilitas, bencana alam, kegagalan vendor, human error, maupun krisis reputasi dapat berdampak langsung terhadap layanan nasabah, transaksi, operasional kantor, serta kepercayaan stakeholder. Dalam kondisi tersebut, Business Continuity Management tidak lagi cukup dipandang sebagai dokumen contingency plan, tetapi harus menjadi bagian integral dari operational resilience bank. Bank perlu memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi critical business services, memahami dependencies, menetapkan toleransi gangguan, mempersiapkan recovery capability, serta memastikan adanya koordinasi yang efektif ketika terjadi disruption. Pendekatan tersebut membutuhkan keterlibatan lintas fungsi antara business unit, operations, IT, risk management, security, facility management, corporate communication, vendor management, dan senior management.

Pelatihan Business Continuity Management dirancang untuk membangun kemampuan peserta dalam mengembangkan sistem continuity dan resilience yang lebih terstruktur, risk-based, measurable, dan business-oriented. Peserta akan membahas Business Impact Analysis, risk assessment, critical business process identification, recovery strategy, Business Continuity Plan, Disaster Recovery, crisis management, emergency response, incident escalation, communication strategy, serta testing dan exercise. Pelatihan juga menekankan bagaimana membangun resilience melalui identification of critical dependencies, third-party continuity, people readiness, facility preparedness, technology recovery, dan crisis decision-making. Dengan pendekatan tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan preparedness organisasi, mempercepat recovery ketika terjadi disruption, meminimalkan financial dan operational impact, menjaga kualitas layanan kepada nasabah, serta membangun budaya operational resilience yang mendukung keberlangsungan bisnis bank dalam menghadapi berbagai skenario krisis.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  • Memahami konsep Business Continuity Management, Operational Resilience, Crisis Management, dan Disaster Recovery dalam industri perbankan.
  • Mengidentifikasi critical business services, business processes, dependencies, serta potential disruption yang dapat memengaruhi operasional bank.
  • Melaksanakan Business Impact Analysis dan risk assessment untuk menentukan prioritas continuity dan recovery.
  • Menyusun Business Continuity Plan, recovery strategy, emergency response, dan crisis management framework secara terintegrasi.
  • Meningkatkan kemampuan dalam melakukan crisis communication, incident escalation, decision-making, dan stakeholder coordination.
  • Merancang testing, simulation, exercise, evaluation, dan continuous improvement guna meningkatkan organizational resilience.

Materi

Materi 1. Strategic Business Continuity Management dan Operational Resilience

Sub Materi:

  • Konsep Business Continuity Management dan Operational Resilience dalam Perbankan
  • Strategic Role BCM dalam Menjaga Critical Banking Services
  • Business Continuity Governance, Roles dan Responsibilities
  • Resilience Framework dan Integration dengan Enterprise Risk Management
  • Critical Business Services dan Organizational Dependencies
  • Building a Resilience Culture dalam Organisasi Bank

Materi 2. Business Impact Analysis dan Business Continuity Risk Assessment

Sub Materi:

  • Business Impact Analysis untuk Identifikasi Critical Business Processes
  • Business Process Mapping dan Identification of Critical Dependencies
  • Risk Identification dan Disruption Scenario Assessment
  • Impact Assessment terhadap Financial, Operational, Customer dan Reputational Aspects
  • Recovery Time Objective dan Recovery Point Objective
  • Maximum Tolerable Downtime dan Recovery Prioritization

Materi 3. Business Continuity Strategy dan Recovery Planning

Sub Materi:

  • Business Continuity Strategy berdasarkan Criticality dan Risk Profile
  • People, Process, Technology dan Facility Recovery Strategy
  • Alternative Workplace dan Emergency Operational Arrangement
  • Technology Recovery, Backup dan Disaster Recovery Coordination
  • Third Party dan Vendor Continuity Management
  • Business Continuity Plan Development dan Documentation

Materi 4. Crisis Management dan Emergency Response

Sub Materi:

  • Crisis Management Framework dan Crisis Governance
  • Incident Classification, Escalation dan Crisis Activation
  • Emergency Response Management dan Crisis Decision-Making
  • Crisis Management Team Roles dan Cross-Functional Coordination
  • Crisis Communication dan Stakeholder Management
  • Incident Documentation, Recovery Coordination dan Post-Crisis Management

Materi 5. Operational Resilience, Testing dan Crisis Simulation

Sub Materi:

  • Operational Resilience Testing Framework
  • Business Continuity Plan Testing dan Disaster Recovery Exercise
  • Tabletop Exercise, Simulation dan Scenario-Based Testing
  • Testing Critical Dependencies dan Third Party Resilience
  • Evaluation, Gap Identification dan Corrective Action
  • Lessons Learned dan Continuous Resilience Improvement

Materi 6. Advanced Resilience Governance dan Continuous Improvement

Sub Materi:

  • BCM Performance Measurement dan Resilience KPI
  • Resilience Dashboard dan Management Reporting
  • Monitoring Emerging Threat dan Changing Business Dependencies
  • BCM Audit, Compliance Review dan Control Effectiveness
  • Continuous Improvement melalui PDCA dan Scenario Review
  • Building Sustainable Operational Resilience dan Crisis Preparedness Culture

Peserta

  • Business Continuity Management (BCM)
  • Operational Risk Management
  • Risk Management
  • Operations Management
  • Crisis Management

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat 
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan