Risk-Based Procurement Management: Membangun Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa Perbankan yang Efektif, Transparan dan Akuntabel

Risk-Based Procurement Management: Membangun Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa Perbankan yang Efektif, Transparan dan Akuntabel

Risk-Based Procurement Management: Membangun Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa Perbankan yang Efektif, Transparan dan Akuntabel

25 - 26 August 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Style

Deskripsi

Pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu fungsi strategis dalam mendukung kelancaran operasional dan pencapaian tujuan bisnis perbankan. Kompleksitas kebutuhan pengadaan, tingginya nilai transaksi, keterlibatan berbagai vendor dan pihak ketiga, serta tuntutan efisiensi dan kepatuhan menjadikan proses procurement memiliki berbagai risiko, mulai dari risiko operasional, hukum, fraud, konflik kepentingan, vendor, keamanan informasi, hingga risiko reputasi.

Pelatihan Risk-Based Procurement Management: Membangun Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa Perbankan yang Efektif, Transparan dan Akuntabel dirancang untuk memberikan pemahaman dan kemampuan praktis dalam membangun proses pengadaan berbasis risiko yang efektif, transparan, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan. Peserta akan memahami bagaimana mengidentifikasi dan menilai risiko sejak tahap perencanaan kebutuhan, penyusunan spesifikasi, pemilihan vendor, evaluasi penawaran, kontrak, hingga monitoring dan evaluasi kinerja penyedia.

Pelatihan juga membahas penguatan governance, internal control, segregation of duties, vendor due diligence, conflict of interest, anti-fraud, pengelolaan third party risk, contract management, serta pemanfaatan teknologi dan data analytics dalam proses procurement perbankan. Pendekatan pelatihan diarahkan agar procurement tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas administratif, tetapi menjadi strategic procurement yang mampu memberikan value for money sekaligus menjaga risk appetite dan tata kelola bank.

Tujuan

  • Memahami konsep dan prinsip Risk-Based Procurement Management dalam industri perbankan.
  • Mengidentifikasi risiko pada setiap tahapan proses pengadaan barang dan jasa.
  • Membangun proses procurement yang efektif, transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip GCG.
  • Menyusun risk assessment dan risk control dalam proses pengadaan.
  • Melakukan vendor selection dan vendor due diligence berbasis risiko.
  • Memperkuat pengendalian terhadap fraud, conflict of interest, dan benturan kepentingan.
  • Memahami pengelolaan kontrak dan risiko hukum dalam pengadaan.
  • Menerapkan third-party risk management terhadap vendor dan penyedia jasa.
  • Mengoptimalkan procurement melalui digitalisasi, e-procurement, dan data analytics.
  • Menyusun mekanisme monitoring, evaluasi, dan audit procurement.
  • Meningkatkan efisiensi biaya tanpa mengurangi aspek kualitas, kepatuhan, dan pengendalian risiko.

Materi

  • Konsep Dasar Procurement Management di Perbankan
  • Peran strategis procurement dalam industri perbankan 
  • Karakteristik pengadaan barang dan jasa perbankan 
  • Perbedaan procurement konvensional dan strategic procurement 
  • Siklus pengadaan barang dan jasa 
  • Prinsip efektivitas, efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan fairness 
  • Procurement sebagai bagian dari enterprise risk management 
  • Risk-Based Procurement Framework
  • Konsep Risk-Based Procurement 
  • Procurement Risk Universe 
  • Identifikasi risiko pengadaan 
  • Risk Assessment dan Risk Scoring 
  • Risk Appetite dan Risk Tolerance 
  • Risk-Based Procurement Matrix 
  • Penyusunan risk register procurement 
  • Penentuan prioritas pengendalian berdasarkan tingkat risiko 
  • Perencanaan Kebutuhan dan Procurement Planning
  • Penyusunan Procurement Plan 
  • Identifikasi kebutuhan unit kerja 
  • Analisis spesifikasi barang/jasa 
  • Demand Management 
  • Budget alignment 
  • Make or Buy Analysis 
  • Total Cost of Ownership (TCO) 
  • Value for Money 
  • Risiko over-specification dan under-specification 
  • Tata Kelola dan Internal Control Procurement
  • Governance framework pengadaan 
  • Three Lines Model dalam procurement 
  • Segregation of Duties (SoD) 
  • Delegation of Authority 
  • Approval matrix 
  • Four eyes principle 
  • Pengendalian dokumentasi dan audit trail 
  • Preventive, detective, dan corrective control 
  • Red flags dalam proses procurement 
  • Vendor Selection dan Vendor Due Diligence
  • Vendor qualification 
  • Vendor pre-qualification 
  • Supplier screening 
  • Due diligence calon vendor 
  • Legal dan corporate due diligence 
  • Financial due diligence 
  • Operational due diligence 
  • Beneficial Ownership identification 
  • Conflict of Interest checking 
  • Reputational risk assessment 
  • Third Party Risk Assessment 
  • Proses Pemilihan Penyedia Barang dan Jasa
  • Request for Quotation (RFQ) 
  • Request for Proposal (RFP) 
  • Tender/competitive bidding 
  • Direct appointment sesuai kebijakan dan kondisi yang diperbolehkan 
  • Evaluasi administrasi 
  • Evaluasi teknis 
  • Evaluasi komersial 
  • Price comparison 
  • Weighted scoring method 
  • Negosiasi dengan vendor 
  • Dokumentasi proses pemilihan 
  • Procurement Fraud dan Conflict of Interest
  • Jenis-jenis fraud dalam procurement 
  • Bid rigging 
  • Collusion 
  • Kickback 
  • Manipulasi spesifikasi 
  • Vendor favorit 
  • Pemecahan paket pengadaan 
  • Mark-up harga 
  • Fictitious procurement 
  • Conflict of Interest 
  • Red Flag Detection 
  • Whistleblowing mechanism 
  • Strategi pencegahan dan deteksi fraud 
  • Contract Management dan Legal Risk
  • Struktur dasar kontrak pengadaan 
  • Scope of Work (SOW) 
  • Service Level Agreement (SLA) 
  • Key Performance Indicator (KPI) 
  • Pricing mechanism 
  • Payment terms 
  • Warranty dan guarantee 
  • Penalty dan service credit 
  • Force majeure 
  • Confidentiality 
  • Data protection 
  • Termination clause 
  • Dispute resolution 
  • Contract change dan addendum 
  • Contract renewal management 
  • Third Party Risk Management
  • Konsep Third Party Risk Management 
  • Identifikasi critical vendor 
  • Vendor risk classification 
  • Inherent dan residual risk 
  • Critical outsourcing 
  • Vendor concentration risk 
  • Business Continuity vendor 
  • Cybersecurity risk vendor 
  • Data privacy risk 
  • Monitoring vendor secara berkala 
  • Vendor exit strategy 
  • Procurement Digitalization dan E-Procurement
  • Digital procurement ecosystem 
  • E-procurement platform 
  • Digital approval 
  • Electronic tender 
  • Digital vendor management 
  • Electronic contract management 
  • Procurement dashboard 
  • Automation dalam procurement 
  • Artificial Intelligence dalam procurement
  • Data analytics untuk mendeteksi anomaly dan fraud 
  • Procurement Performance Management
  • Procurement KPI 
  • Cost saving dan cost avoidance 
  • Procurement cycle time 
  • Vendor performance 
  • Quality performance 
  • SLA achievement 
  • Procurement efficiency ratio 
  • Supplier Performance Scorecard 
  • Monitoring dan evaluasi procurement 
  • Continuous improvement 
  • Audit dan Monitoring Procurement
  • Procurement audit universe 
  • Risk-Based Procurement Audit 
  • Audit planning 
  • Audit sampling 
  • Pengujian transaksi procurement 
  • Pengujian kepatuhan terhadap SOP 
  • Review vendor selection 
  • Review contract management 
  • Review conflict of interest 
  • Procurement audit findings 
  • Corrective action dan follow-up 
  • Penyusunan Procurement Risk Control Framework
  • Pemetaan proses dan risiko 
  • Penyusunan Risk and Control Matrix 
  • Key Risk Indicator (KRI) 
  • Control Self Assessment 
  • Early Warning System 
  • Monitoring residual risk 
  • Pelaporan procurement risk kepada manajemen 
  • Penyusunan procurement governance dashboard 
  • Best Practice dan Emerging Issues Procurement Perbankan
  • Strategic sourcing 
  • Sustainable procurement 
  • Green procurement 
  • Responsible procurement 
  • Cyber risk dalam procurement

Peserta

Divisi Procurement

Divisi Vendor Management

Divisi Risk Management

Divisi Compliance

Divisi Corporate Governance

Divisi Internal Audit

Divisi Legal

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan