Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan bank dalam menyusun perencanaan strategis periode 2026–2028 di tengah kondisi global yang penuh volatilitas dan ketidakpastian ekonomi. Dalam beberapa tahun terakhir, industri perbankan menghadapi tekanan yang semakin kompleks, mulai dari perlambatan pertumbuhan global, ketidakstabilan geopolitik, fluktuasi suku bunga dan nilai tukar, disrupsi teknologi, hingga perubahan regulasi dan tuntutan terhadap pembiayaan berkelanjutan. Ketidakpastian ini menuntut bank untuk tidak hanya menyusun rencana strategis yang ambisius, tetapi juga adaptif, berbasis skenario, dan memiliki daya tahan terhadap berbagai kemungkinan perubahan lingkungan bisnis. Melalui pelatihan ini, peserta akan memahami pendekatan strategic planning modern yang mengintegrasikan analisis makroekonomi, risiko, teknologi, dan dinamika industri ke dalam kerangka perencanaan jangka menengah.
Selain membahas kerangka konseptual, pelatihan ini menekankan pada penerapan praktis dalam menyusun corporate plan 2026–2028 yang selaras dengan risk appetite, permodalan, dan kapasitas organisasi. Peserta akan diajak untuk mengembangkan skenario strategis, mengidentifikasi prioritas pertumbuhan yang berkelanjutan, serta merumuskan inisiatif transformasi yang relevan dengan arah industri perbankan. Pendekatan yang digunakan bersifat integratif dan forward-looking, sehingga strategi yang dihasilkan tidak hanya responsif terhadap tekanan jangka pendek, tetapi juga mampu membangun keunggulan kompetitif jangka panjang. Dengan demikian, bank dapat menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, stabilitas, dan profitabilitas dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
1. Global Economic Landscape 2026–2028
2. Strategic Risk & Uncertainty Mapping
3. Scenario-Based Strategic Planning
4. Growth Strategy & Competitive Positioning
5. Capital, Liquidity & Risk Alignment
6. Execution & Strategic Governance