Pertumbuhan kredit yang sehat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bank meningkatkan penyaluran kredit, tetapi juga oleh kemampuan mengelola kualitas aset dan menjaga portofolio tetap berada dalam tingkat risiko yang dapat diterima. Dalam kondisi industri perbankan yang semakin dinamis, perubahan kondisi ekonomi, tekanan terhadap kemampuan bayar debitur, konsentrasi pembiayaan pada sektor atau wilayah tertentu, perubahan suku bunga, serta perkembangan risiko bisnis dan digital dapat menyebabkan penurunan kualitas portofolio secara cepat. Oleh karena itu, pendekatan Credit Portfolio Management menjadi semakin penting untuk memastikan bahwa keputusan kredit tidak hanya berorientasi pada individual borrower, tetapi juga mempertimbangkan keseluruhan eksposur bank. Pengelolaan NPL, Loan at Risk, concentration risk, credit migration, sectoral exposure, geographic exposure, dan kualitas aset harus dilakukan secara terintegrasi agar pertumbuhan kredit dapat berlangsung secara berkelanjutan tanpa meningkatkan kerentanan neraca bank. Bagi BPD, pendekatan ini menjadi semakin strategis karena karakteristik portofolionya memiliki keterkaitan kuat dengan sektor ekonomi daerah, UMKM, kredit konsumtif, komersial, proyek/infrastruktur, serta kelompok debitur dan wilayah tertentu.
Pelatihan Credit Portfolio Management: Managing NPL, Concentration Risk & Asset Quality bagi Perbankan dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan pengelolaan portofolio kredit secara menyeluruh, berbasis risiko dan data. Peserta akan mempelajari teknik portfolio segmentation, credit migration analysis, NPL dan Loan at Risk monitoring, concentration risk assessment, sectoral dan geographic portfolio analysis, serta pengembangan Early Warning System (EWS) untuk mendeteksi potensi penurunan kualitas aset. Selain itu, peserta akan mempelajari penerapan scenario analysis dan stress testing untuk mengukur ketahanan portofolio terhadap perubahan kondisi ekonomi maupun shock pada sektor tertentu. Melalui studi kasus dan workshop, peserta akan berlatih menyusun portfolio risk dashboard, mengidentifikasi vulnerable portfolio, menentukan prioritas mitigasi, serta menyusun strategi pengelolaan NPL dan concentration risk. Dengan pendekatan tersebut, peserta diharapkan mampu memberikan rekomendasi yang lebih tepat kepada manajemen dalam menyeimbangkan target pertumbuhan kredit, kualitas aset, risk appetite, profitabilitas, dan ketahanan permodalan bank.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
- Memahami konsep, framework, dan strategi Credit Portfolio Management untuk menjaga pertumbuhan kredit yang sehat dan berkelanjutan.
- Menganalisis NPL, Loan at Risk, credit migration, dan kualitas aset untuk mengidentifikasi tren dan potensi penurunan kualitas portofolio.
- Mengidentifikasi dan mengukur concentration risk berdasarkan sektor ekonomi, wilayah, produk, kelompok debitur, dan jenis eksposur.
- Mengembangkan Early Warning System (EWS), Key Risk Indicators (KRI), dan portfolio risk dashboard untuk meningkatkan efektivitas monitoring portofolio.
- Menerapkan scenario analysis dan stress testing untuk mengukur dampak perubahan kondisi ekonomi dan sectoral shock terhadap kualitas portofolio kredit.
- Menyusun Credit Portfolio Management & Mitigation Action Plan yang mendukung optimalisasi NPL, pengendalian concentration risk, peningkatan asset quality, dan keseimbangan antara credit growth dengan risk appetite bank.
Materi 1. Credit Portfolio Management Framework & Asset Quality
Sub Materi:
- Konsep dan prinsip Credit Portfolio Management.
- Perbedaan individual credit risk dan portfolio credit risk.
- Siklus pengelolaan portofolio kredit.
- Credit Portfolio Governance dan risk ownership.
- Hubungan Credit Portfolio Management dengan Enterprise Risk Management.
- Risk Appetite dan Risk Limit dalam portofolio kredit.
- Konsep dan indikator asset quality.
- Portfolio quality review dan management oversight.
- Peran Credit, Risk Management, Business Unit, Remedial, dan Komite Kredit.
Materi 2. NPL, Loan at Risk & Credit Migration Analysis
Sub Materi:
- Konsep dan pengukuran NPL dan kualitas kredit.
- Loan at Risk (LaR) dan indikator kualitas portofolio.
- Analisis tren NPL dan portfolio deterioration.
- Credit migration analysis.
- Movement antar-kolektibilitas/kualitas kredit.
- Aging analysis dan vintage analysis.
- Identifikasi penyebab peningkatan NPL.
- Early identification terhadap vulnerable accounts.
- Penyusunan NPL monitoring dashboard.
- Strategi preventif sebelum kredit menjadi bermasalah.
Materi 3. Concentration Risk & Portfolio Segmentation
Sub Materi:
- Konsep dan framework Credit Concentration Risk.
- Sector concentration risk.
- Geographic concentration risk.
- Product concentration risk.
- Single obligor dan group exposure.
- Related party dan connected exposure.
- Segmentasi portofolio berdasarkan karakteristik risiko.
- Analisis konsentrasi terhadap risk appetite dan risk limit.
- Identifikasi vulnerable sectors dan vulnerable regions.
- Penyusunan concentration risk indicators.
- Strategi portfolio diversification.
Materi 4. Early Warning System & Credit Portfolio Monitoring
Sub Materi:
- Konsep Early Warning System (EWS) pada level portofolio.
- Leading dan lagging indicators.
- Penyusunan Credit Risk Indicators/KRI.
- Penentuan threshold dan trigger level.
- Behavioral indicators dan transactional indicators.
- Analisis perubahan kualitas portofolio.
- Portfolio watchlist dan escalation mechanism.
- Penyusunan Credit Portfolio Risk Dashboard.
- Data-driven portfolio monitoring.
- Mekanisme tindak lanjut hasil EWS.
Materi 5. Portfolio Stress Testing & Scenario Analysis
Sub Materi:
- Konsep dan tujuan credit portfolio stress testing.
- Penyusunan baseline, adverse, dan severe scenarios.
- Macroeconomic scenario analysis.
- Sectoral stress testing.
- Analisis dampak kenaikan suku bunga terhadap debitur.
- Dampak perlambatan ekonomi terhadap NPL.
- Stress testing berdasarkan geographic dan sector concentration.
- Analisis dampak terhadap profitability dan capital.
- Portfolio resilience assessment.
- Penyusunan mitigation strategy berdasarkan hasil stress testing.
Materi 6. Workshop: Integrated Credit Portfolio Management & Asset Quality Improvement
Sub Materi:
- Studi kasus pengelolaan portofolio kredit perbankan/BPD.
- Portfolio segmentation dan portfolio profiling.
- Analisis NPL, LaR, dan credit migration.
- Identifikasi concentration risk.
- Penyusunan Credit Portfolio Risk Heat Map.
- Simulasi pengembangan EWS dan KRI.
- Penyusunan Credit Portfolio Risk Dashboard.
- Simulasi stress testing dan scenario analysis.
- Penyusunan NPL mitigation strategy.
- Penyusunan Credit Portfolio Management Action Plan.
- Presentasi hasil workshop dan evaluasi rekomendasi.
Divisi Credit Portfolio Management
Divisi Credit Risk
Divisi Risk Management
Divisi Kredit
Divisi Remedial & Recovery
Divisi Collection
Divisi Asset Quality Management
• Pre Test
• Presentasi Materi
• Diskusi
• Studi Kasus
• Post Test
• Training Amenities
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark)
• Sertifikat
• Souvenir
• 2x Coffee Break, 1x Lunch