Pelatihan ini difokuskan pada penguatan kemampuan teknis peserta dalam melakukan analisis dan penyelamatan kredit bermasalah dengan menitikberatkan pada kondisi cash flow dan repayment capacity debitur. Dalam praktiknya, kredit bermasalah tidak selalu disebabkan oleh kegagalan usaha, tetapi dapat terjadi karena mismatch arus kas, penurunan omzet, perubahan kondisi industri, peningkatan biaya operasional, overleveraging, atau ketidaksesuaian struktur pembiayaan dengan siklus bisnis debitur. Oleh karena itu, peserta akan dibekali teknik untuk membaca kondisi keuangan dan arus kas debitur, mengidentifikasi sumber pembayaran yang realistis, serta menilai apakah suatu debitur masih memiliki kemampuan dan prospek untuk diselamatkan.
Pelatihan kemudian diarahkan pada proses penentuan dan perancangan skema restrukturisasi berdasarkan repayment capacity, bukan sekadar memperpanjang tenor atau menurunkan besaran angsuran. Peserta akan mempelajari teknik menghitung kemampuan pembayaran, melakukan stress testing sederhana, menyusun repayment schedule, mengevaluasi berbagai alternatif restrukturisasi, serta mengukur kelayakan skema penyelamatan kredit. Melalui studi kasus dan simulasi, peserta akan berlatih mengambil keputusan apakah suatu kredit lebih tepat direstrukturisasi, di-workout, dilakukan recovery, atau masuk ke tahap penyelesaian, dengan mempertimbangkan kepentingan bank dan keberlangsungan usaha debitur.