Reputasi merupakan salah satu aset strategis bagi industri perbankan karena tingkat kepercayaan nasabah, pemerintah, regulator, pemegang saham, media, dan masyarakat sangat dipengaruhi oleh persepsi terhadap integritas, kualitas layanan, keamanan, serta kredibilitas bank. Di tengah perkembangan digital banking dan tingginya penggunaan media sosial, risiko reputasi dapat berkembang dalam waktu sangat singkat akibat keluhan nasabah yang viral, hoaks, misinformation, negative sentiment, digital fraud, scam, gangguan layanan, cyber incident, pemberitaan negatif, maupun isu tata kelola. Bagi BPD, risiko tersebut memiliki karakteristik yang lebih kompleks karena bank berinteraksi erat dengan pemerintah daerah, pemegang saham daerah, masyarakat, pelaku usaha lokal, media regional, serta berbagai stakeholder publik. Oleh sebab itu, pengelolaan reputasi tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab Humas atau Corporate Secretary, tetapi perlu menjadi bagian dari enterprise risk management dan dikelola secara terintegrasi dengan Risk Management, Compliance, IT, Legal, Customer Service, dan manajemen.
Pelatihan Banking Reputation Risk Management: Mengelola Risiko Reputasi, Hoaks, Complaint & Negative Sentiment dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi, mengukur, memonitor, dan merespons risiko reputasi secara sistematis. Peserta akan mempelajari reputation risk framework, stakeholder perception, issue identification, media monitoring, social listening, sentiment analysis, complaint management, hoax management, crisis escalation, dan reputation recovery. Pelatihan juga membahas bagaimana membangun early warning system untuk isu reputasi, menentukan tingkat eskalasi, menyusun key message, mengelola komunikasi dengan media dan stakeholder, serta melakukan evaluasi pascakrisis. Melalui studi kasus dan simulasi, peserta akan berlatih menangani skenario complaint viral, digital fraud, scam, negative media coverage, misinformation, service disruption, dan cyber incident, sehingga mampu membangun strategi reputasi yang lebih proaktif dan membantu bank mempertahankan public trust, customer confidence, dan corporate credibility.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
Materi 1. Banking Reputation Risk & Stakeholder Trust
Sub Materi:
Materi 2. Reputation Risk Identification & Early Warning
Sub Materi:
Materi 3. Media Monitoring, Social Listening & Sentiment
Sub Materi:
Materi 4. Hoax, Misinformation & Negative Publicity Management
Sub Materi:
Materi 5. Customer Complaint, Fraud & Reputation Crisis
Sub Materi:
Materi 6. Workshop: Reputation Risk Simulation & Recovery Plan
Sub Materi: