Retail Funding Training

Retail Funding Training

Retail Funding Training

18 - 19 August 2026 Jakarta hotel asyana kemayoran

Deskripsi

Pelatihan Pendanaan Ritel - Seiring dengan terus berkembangnya industri perbankan dan jasa keuangan, persaingan dalam pengumpulan dana publik semakin intensif. Dalam kondisi ini, kemampuan personel pemasaran dan staf layanan untuk memahami konsep pendanaan ritel sangat penting. Oleh karena itu, pelatihan pendanaan ritel dirancang sebagai program pembelajaran yang membantu meningkatkan kompetensi dalam mengelola dan memasarkan produk pendanaan ritel.

Pada dasarnya, pendanaan ritel adalah aktivitas pengumpulan dana dari pelanggan individu melalui berbagai produk perbankan. Produk-produk ini dapat berupa tabungan, deposito, atau rekening giro yang ditawarkan kepada masyarakat umum. Oleh karena itu, keberhasilan strategi pendanaan ritel sangat bergantung pada kemampuan untuk membangun kepercayaan pelanggan.

Selain itu, perubahan perilaku pelanggan juga memengaruhi cara lembaga keuangan mengembangkan produk. Saat ini, pelanggan tidak hanya mempertimbangkan pengembalian finansial tetapi juga kualitas layanan dan kemudahan akses. Karena alasan ini, petugas yang terlibat dalam pendanaan ritel perlu memahami kebutuhan pelanggan lebih dalam.

Selanjutnya, kemajuan teknologi digital telah mengubah cara layanan perbankan diberikan. Aplikasi perbankan seluler, perbankan internet, dan berbagai platform digital telah memudahkan masyarakat untuk mengelola keuangan mereka. Oleh karena itu, personel pemasaran perlu memahami integrasi antara layanan digital dan strategi penggalangan dana.

Selain itu, pendanaan ritel memainkan peran penting dalam menjaga likuiditas bank yang stabil. Dengan mengumpulkan dana yang stabil, bank dapat menyalurkan pembiayaan berkelanjutan ke sektor ekonomi. Dengan pengetahuan yang memadai, staf bank dapat menjalankan fungsi ini dengan lebih efektif.

Sementara itu, hubungan jangka panjang dengan pelanggan merupakan kunci keberhasilan dalam bisnis perbankan. Ketika pelanggan merasa dihargai dan dilayani dengan baik, loyalitas akan berkembang secara alami. Oleh karena itu, keterampilan komunikasi dan pelayanan merupakan komponen penting dalam pelatihan pendanaan ritel.

Pada akhirnya, pelatihan ini melampaui sekadar membahas aspek penjualan produk pendanaan. Sebaliknya, program ini menekankan pentingnya memahami kebutuhan pelanggan, etika pelayanan, dan strategi untuk mengembangkan hubungan jangka panjang. Melalui pembelajaran terstruktur, peserta dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung pertumbuhan lembaga keuangan.

Secara umum, pelatihan pendanaan ritel dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai strategi penghimpunan dana ritel dalam industri perbankan. Melalui metode pembelajaran yang sistematis, peserta akan mempelajari konsep dasar hingga praktis dalam mengelola produk dana.

Pada tahap awal, peserta akan diperkenalkan pada konsep dasar perbankan ritel dan meninggalkan operasional bank. Kemudian, pembahasan akan diarahkan pada jenis produk dana ritel yang umum digunakan dalam industri perbankan. Dengan pendekatan bertahap, peserta dapat memahami fungsi setiap produk secara jelas.

Selanjutnya, pelatihan ini menggabungkan teori dengan latihan praktik. Dalam sesi praktik, peserta akan mempelajari teknik komunikasi yang efektif dalam menjelaskan produk kepada pelanggan. Selain itu, simulasi pelayanan membantu peserta meningkatkan keterampilan dalam menghadapi berbagai situasi pelayanan.

Di sisi lain, pelatihan juga menekankan pentingnya pemahaman kebutuhan nasabah. Dalam proses pemasaran produk dana, pendekatan yang fokus pada kebutuhan pelanggan sering memberikan hasil yang lebih baik. Dengan diskusi kelompok, peserta dapat mempelajari cara menggali informasi dari konsumen secara profesional.

Lebih jauh lagi, pelatihan likuiditas ritel membahas strategi membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah. Dalam konteks ini, peserta akan belajar bagaimana menjaga komunikasi yang baik serta memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan finansial pelanggan. Dengan pendekatan tersebut, loyalitas nasabah dapat ditingkatkan.

Kemudian, pelatihan juga mencakup pemahaman mengenai layanan perbankan digital. Karena teknologi semakin berperan dalam aktivitas keuangan, energi pemasaran perlu memahami cara memanfaatkan platform digital sebagai sarana pelayanan. Dengan latihan sederhana, peserta dapat mengenal fitur dasar yang mendukung layanan kepada nasabah.

Sebagai penutup, peserta yang mengikuti sesi seluruh ketentuan akan memperoleh sertifikat kehadiran dan telah menempuh jam pembelajaran. Dengan demikian, sertifikat tersebut menjadi bukti partisipasi dalam program pengembangan kompetensi pembiayaan ritel.

Tujuan

  • Memahami strategi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada segmen ritel.
  • Mengidentifikasi potensi pasar dan segmentasi nasabah funding.
  • Menyusun strategi akuisisi dan retensi nasabah secara efektif.
  • Meningkatkan kemampuan komunikasi, negosiasi, dan consultative selling.
  • Mengoptimalkan cross selling dan up selling produk perbankan.
  • Memanfaatkan digital banking dan media digital untuk mendukung aktivitas funding.
  • Mengelola portofolio nasabah secara produktif dan berkelanjutan.
  • Memahami aspek kepatuhan dan manajemen risiko dalam aktivitas funding.

Materi

  • Konsep Dasar Retail Funding
  • Pengertian retail funding
  • Peran retail funding dalam perbankan
  • Hubungan retail funding dengan likuiditas bank
  • Produk Dana Ritel
  • Tabungan
  • Giro
  • Deposito
  • Produk dana berbasis digital
  • Strategi Pemasaran Produk Dana
  • Identifikasi kebutuhan nasabah
  • Teknik komunikasi pemasaran
  • Penyampaian nilai produk
  • Teknik Pelayanan Nasabah
  • Prinsip layanan profesional
  • Membangun kepercayaan nasabah
  • Penanganan keluhan pelanggan
  • Pengembangan Hubungan Nasabah
  • Strategi menjaga loyalitas
  • Komunikasi jangka panjang
  • Pendekatan personal dalam layanan
  • Penggunaan Teknologi dalam Layanan Perbankan
  • Pengenalan mobile banking
  • Layanan digital untuk nasabah
  • Pemanfaatan teknologi untuk efisiensi layanan
  • Etika dan Kepatuhan dalam Perbankan
  • Prinsip transparansi
  • Perlindungan data nasabah
  • Kepatuhan terhadap regulasi
  • Studi Kasus dan Simulasi
  • Simulasi pelayanan nasabah
  • Latihan presentasi produk
  • Evaluasi strategi pemasaran

Peserta

Divisi Retail Banking

Divisi Funding

Divisi Marketing

Divisi Sales & Distribution

Divisi Customer Experience

Divisi Product Development

Divisi Business Development

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan