Mitigasi Risiko Volatilitas Nilai Tukar Rupiah terhadap USD dan CNY

Mitigasi Risiko Volatilitas Nilai Tukar Rupiah terhadap USD dan CNY

Mitigasi Risiko Volatilitas Nilai Tukar Rupiah terhadap USD dan CNY

9 - 10 Maret 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Deskripsi

Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang utama dunia, khususnya Dolar Amerika Serikat (USD) dan Yuan Tiongkok (CNY), semakin dipengaruhi oleh dinamika global yang kompleks, mulai dari kebijakan suku bunga negara maju, ketegangan geopolitik, perubahan arus perdagangan internasional, hingga pergeseran rantai pasok global. Kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Federal Reserve sering kali memicu penguatan atau pelemahan USD secara signifikan, yang berdampak langsung pada stabilitas nilai tukar Rupiah. Di sisi lain, meningkatnya peran Tiongkok dalam perdagangan Indonesia membuat eksposur terhadap CNY juga semakin relevan, terutama dalam transaksi impor, pembiayaan perdagangan, dan investasi bilateral. Kondisi ini menyebabkan fluktuasi nilai tukar yang dapat berdampak pada neraca bank, kewajiban valas, profitabilitas, serta risiko pasar secara keseluruhan.

Sebagai otoritas moneter, Bank Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas Rupiah melalui kebijakan suku bunga, intervensi pasar valas, serta pengaturan likuiditas domestik. Namun demikian, volatilitas tetap tidak dapat sepenuhnya dihindari, terutama dalam kondisi tekanan global yang tinggi. Oleh karena itu, Divisi Treasury perlu memiliki strategi mitigasi risiko nilai tukar yang komprehensif dan terukur, mencakup identifikasi eksposur, penggunaan instrumen lindung nilai, pengelolaan posisi devisa neto (PDN), serta integrasi manajemen risiko ke dalam kerangka Asset & Liability Management (ALMA). Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan analitis dan teknis peserta dalam mengelola volatilitas Rupiah terhadap USD dan CNY secara proaktif guna menjaga stabilitas likuiditas dan kinerja keuangan bank.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami faktor-faktor utama yang memengaruhi volatilitas Rupiah terhadap USD dan CNY.
  • Mengidentifikasi jenis eksposur risiko nilai tukar dalam aktivitas perbankan.
  • Menganalisis dampak fluktuasi kurs terhadap neraca dan profitabilitas bank.
  • Menyusun strategi mitigasi risiko melalui kebijakan internal dan instrumen derivatif.
  • Mengoptimalkan pengelolaan Posisi Devisa Neto (PDN) sesuai ketentuan regulator.
  • Mengintegrasikan manajemen risiko nilai tukar dalam strategi Treasury dan ALMA.

Materi

Hari 1 – Pemahaman Risiko dan Eksposur Nilai Tukar

1. Dinamika Nilai Tukar Rupiah terhadap USD dan CNY

  • Faktor makroekonomi global dan domestik
  • Pengaruh kebijakan suku bunga global
  • Neraca perdagangan Indonesia–AS dan Indonesia–Tiongkok
  • Pergerakan capital inflow dan outflow
  • Analisis tren historis dan volatilitas Rupiah

2. Kebijakan Stabilitas Nilai Tukar di Indonesia

  • Peran Bank Indonesia dalam stabilisasi Rupiah
  • Instrumen moneter dan intervensi pasar valas
  • Ketentuan terkait Posisi Devisa Neto (PDN)
  • Regulasi transaksi valas perbankan

3. Identifikasi dan Pengukuran Eksposur Valuta Asing

  • Transaction exposure
  • Translation exposure
  • Economic exposure
  • Pengukuran Net Open Position
  • Dampak perubahan kurs terhadap laba rugi dan ekuitas

4. Dampak Volatilitas terhadap Neraca Bank

  • Pengaruh pada aset dan liabilitas valas
  • Risiko mismatch tenor dan mata uang
  • Dampak pada rasio likuiditas
  • Stress scenario depresiasi tajam Rupiah
  •  

Hari 2 – Strategi Mitigasi & Implementasi

5. Strategi Mitigasi Risiko Nilai Tukar

  • Natural hedging strategy
  • Diversifikasi sumber pendanaan valas
  • Penyesuaian pricing kredit dan funding
  • Strategi manajemen maturity mismatch

6. Penggunaan Instrumen Derivatif

  • FX Forward dan Swap
  • Cross Currency Swap
  • Currency Option untuk proteksi downside risk
  • Non-Deliverable Forward (NDF) untuk CNY
  • Analisis biaya dan efektivitas hedging

7. Integrasi dalam Kerangka ALMA & Treasury Strategy

  • Integrasi risiko FX dalam risk appetite framework
  • Hubungan dengan Liquidity Coverage Ratio (LCR)
  • Funds Transfer Pricing (FTP) untuk transaksi valas
  • Limit management dan governance

8. Studi Kasus & Simulasi

  • Simulasi depresiasi Rupiah 10–15%
  • Analisis dampak kenaikan suku bunga The Fed terhadap USD/IDR
  • Strategi mitigasi eksposur pembiayaan berbasis CNY
  • Penyusunan rekomendasi kebijakan internal

9. Penyusunan Action Plan

  • Evaluasi kebijakan manajemen risiko valas saat ini
  • Identifikasi gap dan area perbaikan
  • Roadmap penguatan sistem monitoring risiko FX
  • Best practice pengelolaan risiko nilai tukar di perbankan

Peserta

  • Treasury
  • Risk Management
  • Keuangan & Akuntansi
  • Asset Liability Management (ALMA)
  • Corporate Finance
  • Investment / Investasi
  • Perencanaan Strategis
  • Top Management / Direksi

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan