Pembayaran kewajiban (utang) kepada pemasok atau kreditor atau account payable selama ini dianggap hanya bagian dari proses pembayaran, tugas yang enteng, dan tidak terlalu diperhatikan. Perusahaan sering beranggapan menjual lebih sulit daripada membeli dan membayar. Tetapi, pembayaran kewajiban, sejatinya, bisa menjadi sumber kegagalan atau masalah dalam pengelolaan perusahaan. Ketidakmampuan perusahaan membayar kewajiban tepat waktu berdampak bagi citra dan kinerja perusahaan. Oleh karena itu, mereka yang bertanggung jawab dalam melakukan pembayaran kewajiban kepada pihak eksternal diharapkan mampu memahami dan mengelola pembayaran kewajiban kepada pihak lain secara professional.
Selain itu mengelola pelaksanaan piutang dagang di dalam suatu perusahaan, baik perusahaan manufaktur, distribusi, atau non financial institution perlu dipelajari secara utuh menyeluruh. Termasuk di dalamnya bagaimana mengelola credit management yang efektif, melalui credit policy, process, dan monitoring, sehingga dapat tercapai tujuan Account Receivable dalam memaksimalkan profit perusahaan.
1. Account Payable in General
2. Account Receiveable In General
3. Credit Management
4. Kebijakan dan Pengukuran (measurement)
5. Pengelolan Bad Debt
7. Pengelolaan Account receivable di berbagai perusahaan
8. Pelaporan (Reporting) A/R dan Analysis
9. Penggunaan technology dalam pengelolaan A/R
10. Pengelolaan SDM dalam pengelolan A/R
11. Dokumen-dokumen terkait dalam Pengelolaan A/R dan Credit Management