Bank Pembangunan Daerah (BPD) memiliki karakteristik bisnis dan profil risiko yang berbeda dibandingkan dengan bank umum lainnya karena memiliki keterkaitan yang kuat dengan pemerintah daerah, perekonomian regional, sektor UMKM, kredit konsumtif, kredit komersial, proyek daerah, serta berbagai pemangku kepentingan di tingkat lokal maupun nasional. Di tengah perubahan kondisi ekonomi, dinamika fiskal daerah, peningkatan persaingan industri perbankan, transformasi digital, serta meningkatnya ancaman fraud dan serangan siber, pengelolaan risiko BPD tidak dapat lagi dilakukan secara terpisah berdasarkan masing-masing jenis risiko. Risiko bisnis dapat memengaruhi kualitas kredit, risiko kredit dapat berdampak terhadap likuiditas dan permodalan, sementara risiko digital dan operasional dapat berkembang menjadi risiko reputasi serta kepercayaan nasabah. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan Integrated Risk Management yang mampu mengidentifikasi keterkaitan antar-risiko, mengukur dampaknya terhadap tujuan strategis BPD, serta memastikan bahwa pertumbuhan bisnis tetap berada dalam batas Risk Appetite dan Risk Tolerance yang telah ditetapkan.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada peserta dalam membangun pengelolaan risiko yang terintegrasi sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan BPD. Peserta akan mempelajari bagaimana mengidentifikasi dan memetakan risiko bisnis, kredit, digital, operasional, likuiditas, kepatuhan, serta risiko strategis; mengintegrasikan hasil risk assessment ke dalam Risk Appetite Framework (RAF); mengembangkan Key Risk Indicators (KRI) dan Early Warning System (EWS); serta melakukan scenario analysis dan stress testing terhadap berbagai kondisi yang dapat memengaruhi ketahanan BPD. Pelatihan juga memberikan perhatian khusus pada risiko yang muncul dari digital banking, cybersecurity, third-party technology, fraud, serta perubahan perilaku nasabah. Melalui studi kasus dan workshop yang menggunakan konteks BPD, peserta akan berlatih menyusun integrated risk profile, risk dashboard, dan action plan mitigasi sehingga fungsi Manajemen Risiko mampu memberikan early warning dan rekomendasi yang lebih tepat bagi manajemen dalam menjaga pertumbuhan bisnis, kualitas aset, ketahanan operasional, dan keberlanjutan BPD.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
- Memahami konsep dan penerapan Integrated Risk Management yang sesuai dengan karakteristik, model bisnis, dan profil risiko BPD.
- Mengidentifikasi dan menganalisis keterkaitan antara risiko bisnis, kredit, digital, operasional, likuiditas, kepatuhan, dan strategis dalam satu enterprise risk framework.
- Menyelaraskan Risk Appetite, Risk Tolerance, Risk Limit, dan Risk Capacity dengan strategi bisnis, rencana kerja, dan karakteristik portofolio BPD.
- Mengembangkan Key Risk Indicators (KRI), Early Warning System (EWS), dan Integrated Risk Dashboard untuk mendeteksi perubahan profil risiko secara lebih dini.
- Menerapkan scenario analysis dan stress testing untuk menilai dampak perubahan kondisi ekonomi, kualitas kredit, gangguan digital, cyber attack, dan risiko operasional terhadap ketahanan BPD.
- Menyusun Integrated Risk Mitigation & Action Plan yang mendukung penguatan risk governance, pengendalian risiko, kualitas pengambilan keputusan, dan keberlanjutan bisnis BPD.
Materi 1. Integrated Risk Management Framework untuk BPD
Sub Materi:
- Konsep dan prinsip Integrated Risk Management.
- Karakteristik model bisnis dan profil risiko BPD.
- Risk governance dan Three Lines Model.
- Risk Universe dan Risk Taxonomy BPD.
- Hubungan strategi bisnis dengan risk management.
- Risk culture dan risk ownership.
- Peran Direksi, Komisaris, Komite Risiko, Risk Management, dan unit bisnis.
- Integrasi ERM dengan Good Corporate Governance (GCG).
Materi 2. Business Risk & Strategic Risk Management BPD
Sub Materi:
- Identifikasi business dan strategic risk pada BPD.
- Analisis ketergantungan bisnis terhadap perekonomian daerah.
- Risiko konsentrasi sektor dan wilayah.
- Risiko yang terkait dengan pemerintah daerah dan stakeholder utama.
- Business model risk dan competitive risk.
- Strategic risk assessment.
- Penyelarasan business plan dengan Risk Appetite Framework.
- Emerging business risks pada BPD.
Materi 3. Integrated Credit Risk Management
Sub Materi:
- Credit risk assessment dalam perspektif portfolio.
- Identifikasi dan pengukuran credit risk BPD.
- Early Warning System (EWS) kredit.
- NPL monitoring dan credit migration analysis.
- Credit concentration risk.
- Sector, geographic, product, dan single obligor concentration.
- Restrukturisasi dan recovery risk.
- Integrasi credit risk dengan liquidity, capital, dan business risk.
- Pengembangan Credit Risk Dashboard.
Materi 4. Digital, Cyber & Technology Risk Management
Sub Materi:
- Digital banking risk dan technology risk.
- Cybersecurity risk dan cyber incident.
- Risiko penggunaan third-party technology dan cloud services.
- Data privacy dan information security risk.
- Fraud risk dalam transaksi digital.
- Operational resilience dan business continuity.
- Digital channel risk monitoring.
- Key Risk Indicators untuk digital dan cyber risk.
- Incident response dan escalation mechanism.
Materi 5. Integrated Risk Assessment, KRI & Stress Testing
Sub Materi:
- Enterprise-wide risk assessment.
- Penyusunan integrated risk profile.
- Penentuan Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Risk Limit.
- Pengembangan KRI dan Early Warning Indicators.
- Risk Heat Map dan Integrated Risk Dashboard.
- Scenario analysis dan stress testing.
- Simulasi dampak economic downturn, credit deterioration, liquidity pressure, cyber attack, dan operational disruption.
- Penyusunan mitigation strategy berdasarkan hasil stress testing.
Materi 6. Workshop: Integrated Risk Management Action Plan untuk BPD
Sub Materi:
- Studi kasus profil risiko BPD.
- Identifikasi keterkaitan business, credit, dan digital risk.
- Penyusunan Integrated Risk Heat Map.
- Penyusunan KRI dan Early Warning System.
- Simulasi penyusunan Integrated Risk Dashboard.
- Analisis skenario dan stress testing.
- Penyusunan Integrated Risk Mitigation Plan.
- Penyusunan Risk Management Action Plan.
- Presentasi, evaluasi, dan diskusi best practice implementasi Integrated Risk Management pada BPD.