Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS) bagi Perbankan

Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS) bagi Perbankan

Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS) bagi Perbankan

27 - 28 August 2026 Jakarta Hotel Asyana Kemayoran

Deskripsi

Perubahan iklim dan meningkatnya frekuensi serta intensitas risiko lingkungan telah berkembang menjadi salah satu emerging risk yang berpotensi memberikan dampak material terhadap industri perbankan. Risiko iklim tidak hanya berkaitan dengan risiko fisik seperti banjir, kekeringan, kenaikan temperatur, perubahan pola cuaca, dan bencana alam, tetapi juga mencakup transition risk yang timbul akibat perubahan kebijakan pemerintah, regulasi lingkungan, perkembangan teknologi, perubahan preferensi konsumen, serta pergeseran menuju ekonomi rendah karbon. Dampak tersebut dapat memengaruhi kualitas aset, kemampuan bayar debitur, nilai agunan, profitabilitas, likuiditas, permodalan, hingga reputasi bank. Karena itu, pengelolaan risiko iklim perlu diintegrasikan ke dalam Enterprise Risk Management (ERM), credit risk management, strategic planning, risk appetite, dan proses pengambilan keputusan. Bagi BPD, isu ini menjadi semakin relevan karena karakteristik portofolio kredit yang memiliki keterkaitan dengan sektor-sektor ekonomi daerah seperti pertanian, perkebunan, perikanan, konstruksi, perdagangan, energi, UMKM, dan proyek infrastruktur yang memiliki tingkat kerentanan berbeda terhadap perubahan iklim.

Pelatihan Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS) bagi Perbankan dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan memitigasi risiko iklim serta mengintegrasikannya ke dalam kerangka manajemen risiko bank. Peserta akan mempelajari konsep Physical Risk dan Transition Risk, climate risk governance, climate risk assessment, climate-related data, sectoral vulnerability assessment, serta metode Scenario Analysis dan Climate Stress Testing untuk mengukur dampak perubahan iklim terhadap portofolio kredit, kualitas aset, profitabilitas, dan ketahanan bank. Pelatihan juga membahas penyusunan Climate Risk Appetite, Key Risk Indicators (KRI), climate risk dashboard, serta strategi mitigasi dan pembiayaan berkelanjutan. Melalui studi kasus dan workshop berbasis konteks perbankan Indonesia, peserta akan berlatih melakukan pemetaan eksposur risiko iklim, menyusun skenario iklim, menganalisis dampaknya terhadap portofolio, dan menerjemahkan hasil analisis menjadi rekomendasi manajemen risiko yang dapat digunakan dalam penyusunan strategi dan pengambilan keputusan bank.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  • Memahami konsep, karakteristik, dan perkembangan Climate Risk Management serta relevansinya terhadap industri perbankan.
  • Mengidentifikasi dan menilai Physical Risk dan Transition Risk serta dampaknya terhadap debitur, portofolio kredit, operasional, keuangan, dan strategi bisnis bank.
  • Mengintegrasikan risiko iklim ke dalam Enterprise Risk Management (ERM), Risk Appetite Framework (RAF), credit risk management, dan governance bank.
  • Mengembangkan Climate Risk Indicators, Climate Risk Dashboard, dan climate-related data assessment untuk mendukung monitoring dan early warning.
  • Menerapkan Climate Scenario Analysis dan Climate Stress Testing untuk mengukur dampak berbagai skenario perubahan iklim terhadap ketahanan bank.
  • Menyusun Climate Risk Mitigation & Action Plan yang mendukung ketahanan bisnis, kualitas portofolio, pembiayaan berkelanjutan, dan kesiapan bank terhadap perkembangan regulasi.

Materi

Materi 1. Climate Risk Management Framework dalam Industri Perbankan

Sub Materi:

  • Konsep dasar climate-related financial risk. 
  • Perkembangan climate risk sebagai emerging risk perbankan. 
  • Physical Risk dan Transition Risk. 
  • Dampak risiko iklim terhadap model bisnis bank. 
  • Climate risk dan Enterprise Risk Management (ERM). 
  • Climate risk governance dan Three Lines Model. 
  • Peran Direksi, Komisaris, Risk Management, Credit, Treasury, dan Internal Audit. 
  • Integrasi climate risk ke dalam risk management framework. 

Materi 2. Climate Risk Identification & Assessment

Sub Materi:

  • Identifikasi physical dan transition risk. 
  • Pemetaan eksposur portofolio terhadap risiko iklim. 
  • Climate vulnerability assessment. 
  • Analisis sektor ekonomi yang sensitif terhadap perubahan iklim. 
  • Geographic exposure dan climate hazard mapping. 
  • Analisis kerentanan debitur terhadap climate risk. 
  • Dampak climate risk terhadap kualitas kredit dan nilai agunan. 
  • Climate Risk Heat Map. 
  • Identifikasi climate-related emerging risks. 

Materi 3. Climate Risk Governance, RAF & Integration

Sub Materi:

  • Climate risk governance dan accountability. 
  • Integrasi climate risk dengan Risk Appetite Framework (RAF). 
  • Penetapan Climate Risk Appetite dan risk tolerance. 
  • Climate-related Key Risk Indicators (KRI). 
  • Integrasi climate risk dengan credit risk dan portfolio management. 
  • Integrasi dengan strategic planning dan business plan. 
  • Climate risk policy dan internal control. 
  • Peran stakeholder dalam implementasi climate risk management. 

Materi 4. Climate Scenario Analysis & Stress Testing

Sub Materi:

  • Konsep Climate Scenario Analysis. 
  • Perbedaan scenario analysis dan stress testing. 
  • Penyusunan baseline, adverse, dan severe climate scenarios. 
  • Physical climate scenario. 
  • Transition climate scenario. 
  • Analisis dampak perubahan iklim terhadap sektor dan debitur. 
  • Climate stress testing terhadap credit portfolio. 
  • Analisis dampak terhadap NPL, profitability, capital, dan liquidity. 
  • Interpretasi hasil scenario analysis. 
  • Penyusunan rekomendasi mitigasi berdasarkan hasil stress testing. 

Materi 5. Climate Risk Analytics, Monitoring & Sustainable Finance

Sub Materi:

  • Climate-related data dan data quality. 
  • Pengembangan Climate Risk Dashboard. 
  • Climate Risk Indicators dan early warning mechanism. 
  • Portfolio climate risk monitoring. 
  • Climate-related credit assessment. 
  • Integrasi climate risk dengan sustainable finance. 
  • Green financing dan transition financing. 
  • Identifikasi greenwashing risk. 
  • Climate-related disclosure dan transparansi. 
  • Monitoring efektivitas climate risk mitigation. 

Materi 6. Workshop: Climate Risk Scenario Analysis & Action Plan

Sub Materi:

  • Studi kasus climate risk pada portofolio perbankan. 
  • Pemetaan physical dan transition risk. 
  • Penyusunan Climate Risk Heat Map. 
  • Simulasi penyusunan climate risk indicators. 
  • Penyusunan climate scenarios. 
  • Simulasi Climate Stress Testing terhadap portfolio kredit. 
  • Analisis dampak terhadap NPL, profitabilitas, dan permodalan. 
  • Penyusunan Climate Risk Mitigation Plan. 
  • Penyusunan Climate Risk Management Action Plan. 
  • Presentasi hasil workshop dan pembahasan best practice.

Peserta

  • Manajemen Risiko
  • Enterprise Risk Management (ERM)
  • Risk Analytics
  • Sustainability / ESG
  • Strategic Planning / Corporate Planning

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat 
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan