Advanced Enterprise Risk Management (ERM) & Integrated Risk Management

Advanced Enterprise Risk Management (ERM) & Integrated Risk Management

Advanced Enterprise Risk Management (ERM) & Integrated Risk Management

23 - 24 September 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Styles

Deskripsi

Perkembangan industri perbankan yang semakin kompleks, ditandai dengan transformasi digital, perubahan kondisi makroekonomi, peningkatan risiko siber, perkembangan Artificial Intelligence (AI), risiko iklim, volatilitas pasar, perubahan perilaku nasabah, serta tuntutan kepatuhan terhadap regulasi, menuntut bank memiliki kerangka Enterprise Risk Management (ERM) yang semakin terintegrasi dan adaptif. Pengelolaan risiko tidak lagi dapat dilakukan secara silo berdasarkan masing-masing jenis risiko, tetapi harus mampu melihat keterkaitan antara credit risk, market risk, liquidity risk, operational risk, compliance risk, strategic risk, technology risk, cyber risk, reputational risk, dan emerging risks secara menyeluruh. Bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD), kebutuhan tersebut menjadi semakin penting karena karakteristik bisnis BPD yang berhubungan erat dengan perekonomian daerah, sektor pemerintahan, UMKM, kredit konsumtif, komersial, serta berbagai pemangku kepentingan daerah. Implementasi ERM yang efektif harus mampu menghubungkan strategi bisnis, risk appetite, risk capacity, risk tolerance, governance, internal control, serta pengambilan keputusan agar pertumbuhan bisnis tetap sejalan dengan tingkat risiko yang dapat diterima bank.

Pelatihan Advanced Enterprise Risk Management (ERM) & Integrated Risk Management dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam sekaligus kemampuan praktis dalam membangun dan mengimplementasikan kerangka pengelolaan risiko yang terintegrasi. Peserta akan mempelajari bagaimana melakukan enterprise-wide risk identification dan assessment, menyusun Risk Appetite Framework (RAF), mengintegrasikan berbagai profil risiko, mengembangkan Key Risk Indicators (KRI), melakukan stress testing dan scenario analysis, serta membangun mekanisme risk reporting yang efektif bagi manajemen dan Dewan Komisaris. Pelatihan juga membahas emerging risks seperti climate risk, cyber risk, third-party risk, AI risk, dan geopolitical/economic risk serta bagaimana risiko tersebut diintegrasikan ke dalam ERM. Melalui studi kasus, simulasi, dan workshop, peserta akan berlatih menyusun risk heat map, risk dashboard, risk appetite statement, serta integrated risk action plan sehingga mampu memperkuat risk governance, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, dan membangun budaya risiko yang mendukung ketahanan serta keberlanjutan bisnis bank. 

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  • Memahami konsep dan penerapan Advanced Enterprise Risk Management (ERM) serta Integrated Risk Management dalam industri perbankan.
  • Mengidentifikasi, mengukur, dan menilai berbagai jenis risiko secara enterprise-wide, termasuk credit, market, liquidity, operational, compliance, strategic, IT, cyber, reputational, dan emerging risks.
  • Menyelaraskan Risk Appetite Framework (RAF), risk capacity, risk tolerance, dan risk limit dengan strategi bisnis serta proses pengambilan keputusan bank.
  • Mengembangkan Key Risk Indicators (KRI), risk dashboard, dan integrated risk reporting untuk meningkatkan efektivitas monitoring dan early warning terhadap perubahan profil risiko.
  • Menerapkan scenario analysis, stress testing, dan emerging risk assessment untuk mengukur ketahanan bank terhadap berbagai kondisi ekonomi, operasional, teknologi, dan risiko baru.
  • Menyusun Integrated Risk Management Action Plan yang mampu memperkuat risk governance, risk culture, mitigasi risiko, dan ketahanan bisnis bank secara berkelanjutan.

Materi

Materi 1. Advanced Enterprise Risk Management Framework

Sub Materi:

  • Evolusi Enterprise Risk Management dalam industri perbankan. 
  • Prinsip dan komponen Integrated Risk Management. 
  • Hubungan ERM dengan strategi dan business planning. 
  • Risk governance dan Three Lines Model. 
  • Peran Direksi, Dewan Komisaris, Komite Risiko, Risk Management, dan unit bisnis. 
  • Integrasi ERM dengan Good Corporate Governance (GCG). 
  • Risk culture sebagai fondasi enterprise risk management. 

Materi 2. Enterprise-Wide Risk Identification & Assessment

Sub Materi:

  • Identifikasi risiko secara enterprise-wide. 
  • Pemetaan credit, market, liquidity, operational, compliance, strategic, IT, cyber, reputational, dan emerging risk. 
  • Inherent Risk dan Residual Risk. 
  • Risk Assessment Methodology. 
  • Penyusunan Risk Universe dan Risk Taxonomy. 
  • Risk Heat Map dan Enterprise Risk Profile. 
  • Analisis hubungan dan interdependensi antar-risiko. 
  • Prioritas risiko berdasarkan dampak terhadap strategic objectives. 

Materi 3. Risk Appetite Framework & Risk Governance

Sub Materi:

  • Konsep Risk Appetite, Risk Capacity, Risk Tolerance dan Risk Limit. 
  • Penyusunan Risk Appetite Statement. 
  • Cascading risk appetite dari level korporasi ke unit bisnis. 
  • Penetapan risk limit dan risk trigger. 
  • Integrasi RAF dengan business plan dan budgeting. 
  • Monitoring breach dan escalation mechanism. 
  • Peran Risk Management Committee dalam governance. 
  • Penguatan risk ownership dan accountability. 

Materi 4. Integrated Risk Monitoring, KRI & Risk Analytics

Sub Materi:

  • Konsep Key Risk Indicators (KRI). 
  • Penentuan leading dan lagging risk indicators. 
  • Penyusunan threshold, trigger, dan escalation level. 
  • Risk dashboard dan management information. 
  • Integrasi data risiko antar-unit. 
  • Risk trend analysis dan risk profiling. 
  • Pengembangan Enterprise Risk Dashboard. 
  • Pemanfaatan data analytics dalam risk monitoring. 
  • Penyusunan integrated risk reporting untuk Direksi dan Dewan Komisaris. 

Materi 5. Stress Testing, Scenario Analysis & Emerging Risks

Sub Materi:

  • Konsep dan framework stress testing. 
  • Penyusunan baseline, adverse, dan severe scenarios. 
  • Enterprise-wide scenario analysis. 
  • Analisis interaksi antar-risiko dalam kondisi stress. 
  • Credit, liquidity, market, operational, dan capital stress testing. 
  • Identifikasi dan assessment emerging risks. 
  • Climate risk dan environmental risk. 
  • Cyber risk dan technology disruption. 
  • AI/model risk dan third-party risk. 
  • Penyusunan mitigation strategy berdasarkan hasil stress testing. 

Materi 6. Workshop: Integrated Risk Management Implementation

Sub Materi:

  • Studi kasus penyusunan Enterprise Risk Profile. 
  • Simulasi risk identification dan risk assessment. 
  • Penyusunan Enterprise Risk Heat Map. 
  • Penyusunan Risk Appetite Statement dan risk limit. 
  • Pengembangan KRI dan Integrated Risk Dashboard. 
  • Simulasi scenario analysis dan enterprise stress testing. 
  • Penyusunan Integrated Risk Action Plan. 
  • Presentasi hasil workshop dan evaluasi efektivitas ERM. 
  • Best practice implementasi Integrated Risk Management pada industri perbankan/BPD.

Peserta

  • Enterprise Risk Management (ERM)
  • Integrated Risk Management
  • Manajemen Risiko
  • Kepatuhan (Compliance)
  • Audit Internal

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelaihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat 
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan