MANAJEMEN POSISI DEVISA NETO (NOP) DAN LIKUIDITAS VALAS

MANAJEMEN POSISI DEVISA NETO (NOP) DAN LIKUIDITAS VALAS

MANAJEMEN POSISI DEVISA NETO (NOP) DAN LIKUIDITAS VALAS

11 - 12 August 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Style

Deskripsi

Pengelolaan Net Open Position (NOP)/Posisi Devisa Neto dan likuiditas valuta asing merupakan dua aspek yang sangat penting dalam operasional bank devisa karena keduanya langsung memengaruhi eksposur risiko nilai tukar, kemampuan settlement transaksi, dan ketahanan pendanaan valas. Dalam praktik perbankan, posisi valas yang tidak terkendali dapat menimbulkan kerugian mark-to-market, tekanan likuiditas, serta pelanggaran limit internal maupun ketentuan regulator.

Di sisi lain, bank devisa menghadapi dinamika pasar yang semakin kompleks, baik dari sisi volatilitas kurs, kebutuhan transaksi nasabah, pendanaan lintas mata uang, maupun pengelolaan mismatch tenor valuta asing. Kondisi ini menuntut treasury, risk management, dan reporting function untuk memiliki pemahaman yang sama mengenai cara menghitung NOP, membaca sumber-sumber pembentuk posisi, serta mengelola likuiditas valas secara proaktif dan terukur.

Selain aspek operasional, bank juga harus memastikan kepatuhan terhadap ketentuan regulator, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan posisi devisa, transaksi valuta asing, tata kelola produk bank, dan pelaporan yang akurat. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan yang tidak hanya menjelaskan konsep, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam perhitungan NOP, rekonsiliasi data, pengendalian limit, serta pengisian form pelaporan valas secara benar dan konsisten.

Pelatihan ini diselenggarakan untuk menjembatani kebutuhan tersebut, sekaligus meningkatkan kompetensi peserta agar mampu mengelola posisi valas bank secara lebih efektif, menjaga kepatuhan terhadap regulasi, dan memperkuat kesiapan bank dalam menghadapi tekanan pasar maupun kebutuhan likuiditas valas harian.

Tujuan

  • Memahami konsep NOP/PDN sebagai indikator eksposur risiko nilai tukar bank.
  • Menguasai cara menghitung NOP harian, posisi per valuta, dan agregasinya.
  • Mampu mengelola likuiditas valas untuk kebutuhan settlement, funding, dan contingency.
  • Memahami regulasi BI/OJK yang menjadi dasar limit, pengawasan, dan pelaporan.
  • Mampu menyusun dan memvalidasi data pelaporan valas bank devisa.

Materi

  • Sesi 1: Pengantar Manajemen Valas Bank Devisa
  • Fungsi treasury dalam menjaga posisi valas bank.
  • Peran posisi valas terhadap income, liquidity, dan risk appetite.
  • Jenis transaksi valas yang paling sering memengaruhi NOP.
  • Sesi 2: Konsep dan Formula NOP/PDN
  • Rumus umum:
  • NOP per valuta = |Aset valas - Liabilitas valas| + |Tagihan admin valas - Kewajiban admin valas|
  • NOP total = penjumlahan seluruh NOP per valuta dalam rupiah ekuivalen
  • Penjelasan absolut value, konversi kurs, dan pembulatan.
  • Penetapan posisi long, short, dan square.
  • Sesi 3: Regulasi BI/OJK yang Relevan
  • Dasar hukum PDN/NOP dan batas maksimum 20% dari modal
  • Kerangka transaksi valas dan likuiditas valas dalam peraturan BI
  • Kewajiban governance, prosedur, dan kontrol dalam produk bank menurut POJK.
  • Implikasi pelanggaran limit terhadap sanksi dan reputasi.
  • Sesi 4: Struktur Data untuk Perhitungan NOP
  • Neraca valas: kas, placement, securities, loan, payable, deposit.
  • Rekening administratif: L/C, bank garansi, forward contract, swap, dan komitmen valas lain.
  • Data yang harus dikunci pada cut-off harian.
  • Sumber data dari GL, sub-ledger treasury, dan sistem pelaporan.
  • Sesi 5: Langkah Perhitungan NOP
  • Langkah 1: Kumpulkan saldo per valuta.
  • Langkah 2: Identifikasi aset dan kewajiban on-balance sheet.
  • Langkah 3: Identifikasi komitmen/kontinjensi off-balance sheet.
  • Langkah 4: Netting per valuta.
  • Langkah 5: Konversi ke rupiah.
  • Langkah 6: Agregasi total NOP dan bandingkan dengan modal.
  • Sesi 6: Kontrol dan Rekonsiliasi
  • Rekonsiliasi treasury position vs general ledger vs regulatory report.
  • Kontrol valuation rate.
  • Kontrol offset transaksi back-to-back.
  • Penyelesaian mismatch dan adjustment entry.
  • Proses approval dan audit trail.
  • Sesi 7: Pengelolaan Likuiditas Valas
  • Definisi cash liquidity dan settlement liquidity dalam mata uang asing.
  • Sumber likuiditas valas: DPK valas, interbank borrowing, swap line, placement, repo, dan akses ke BI.
  • Monitoring maturity ladder valas.
  • Indikator pengawasan: gap harian, cumulative gap, LCR valas internal, dan stress scenario.
  • Sesi 8: Strategi Pengelolaan dan Kontinjensi
  • Matching funding dan penggunaan valas.
  • Pengelolaan intraday liquidity.
  • Stress test pelemahan kurs, pengetatan pasar valas, dan withdrawal valas korporasi.
  • Contingency funding plan dan action triggers.
  • Eskalasi ke ALCO/treasury committee.
  • Sesi 9: Pelaporan Valas Bank Devisa
  • Struktur form pelaporan dan data wajib.
  • Mapping akun ke kategori laporan.
  • Validasi kurs, nominal, dan valuta.
  • Common errors: salah klasifikasi, salah kurs, salah netting, dan salah periode.
  • Simulasi pengisian form menggunakan data transaksi harian.

Peserta

Divisi Treasury

Divisi Foreign Exchange (FX)

Divisi Asset & Liability Management (ALM)

Divisi Liquidity Management

Divisi Market Risk

Divisi Risk Management

Divisi Compliance

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan