Stakeholder Engagement & Government Relations bagi Corporate Secretary

Stakeholder Engagement & Government Relations bagi Corporate Secretary

Stakeholder Engagement & Government Relations bagi Corporate Secretary

17 - 18 September 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Styles

Deskripsi

Dalam industri perbankan yang memiliki tingkat regulasi tinggi, Corporate Secretary memegang peran strategis sebagai penghubung utama antara perusahaan dengan regulator, pemerintah, pemegang saham, investor, media, asosiasi industri, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis, transformasi digital, peningkatan ekspektasi publik terhadap transparansi, serta berkembangnya isu-isu strategis seperti keberlanjutan (ESG), perlindungan konsumen, keamanan siber, dan tata kelola perusahaan menuntut Corporate Secretary untuk memiliki kemampuan membangun hubungan kelembagaan yang efektif, kredibel, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang. Fungsi Government Relations tidak lagi terbatas pada penyampaian informasi kepada regulator, tetapi telah berkembang menjadi upaya membangun komunikasi yang konstruktif, memahami arah kebijakan pemerintah, mengantisipasi perubahan regulasi, serta menciptakan sinergi yang mendukung keberlangsungan dan pertumbuhan organisasi.

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam menyusun dan mengimplementasikan strategi stakeholder engagement dan government relations yang terintegrasi dengan tujuan bisnis perusahaan, prinsip Good Corporate Governance (GCG), dan manajemen risiko reputasi. Peserta akan mempelajari teknik pemetaan pemangku kepentingan, penyusunan strategi komunikasi kelembagaan, pengelolaan hubungan dengan regulator, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, media, asosiasi perbankan, serta komunitas bisnis. Selain itu, pelatihan membahas teknik membangun kemitraan strategis, mengelola isu kebijakan publik, menyusun program komunikasi yang efektif, melakukan advokasi secara profesional, hingga mengelola komunikasi pada situasi krisis yang melibatkan regulator atau pemangku kepentingan utama. Melalui pembelajaran berbasis studi kasus, simulasi, dan diskusi interaktif, peserta diharapkan mampu memperkuat posisi Corporate Secretary sebagai strategic liaison yang mampu membangun kepercayaan, menjaga reputasi perusahaan, dan mendukung pencapaian sasaran strategis organisasi. 

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami peran strategis Corporate Secretary dalam pengelolaan stakeholder engagement dan government relations. 
  • Meningkatkan kemampuan mengidentifikasi, memetakan, dan mengelola hubungan dengan pemangku kepentingan utama. 
  • Memahami strategi membangun komunikasi yang efektif dengan regulator, pemerintah, pemegang saham, media, dan mitra strategis. 
  • Mengembangkan kemampuan mengelola isu kebijakan publik, risiko reputasi, dan komunikasi kelembagaan. 
  • Menyusun program stakeholder engagement yang mendukung implementasi Good Corporate Governance (GCG) dan tujuan bisnis perusahaan. 
  • Meningkatkan keterampilan dalam menyusun rencana aksi government relations yang adaptif terhadap perubahan lingkungan regulasi dan bisnis.

Materi

Materi 1. Strategic Role of Corporate Secretary dalam Stakeholder Engagement & Government Relations

Sub Materi:

  • Evolusi peran Corporate Secretary sebagai strategic liaison.
  • Hubungan Corporate Secretary dengan tata kelola perusahaan (GCG).
  • Prinsip stakeholder engagement dalam industri perbankan.
  • Fungsi dan ruang lingkup government relations.
  • Peran Corporate Secretary dalam mendukung keberlanjutan organisasi.

Materi 2. Stakeholder Mapping dan Engagement Strategy

Sub Materi:

  • Identifikasi dan klasifikasi stakeholder internal dan eksternal.
  • Teknik stakeholder mapping menggunakan matriks pengaruh dan kepentingan (power–interest matrix).
  • Analisis kebutuhan, ekspektasi, dan tingkat pengaruh stakeholder.
  • Penyusunan stakeholder engagement plan.
  • Penetapan indikator keberhasilan dan evaluasi program engagement.
  • Strategi membangun hubungan jangka panjang dengan pemangku kepentingan.

Materi 3. Government Relations dan Regulatory Engagement

Sub Materi:

  • Strategi membangun hubungan profesional dengan regulator dan instansi pemerintah.
  • Komunikasi kelembagaan dengan OJK, Bank Indonesia, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dan asosiasi perbankan.
  • Monitoring perkembangan kebijakan dan regulasi.
  • Teknik penyampaian informasi, konsultasi, dan koordinasi kelembagaan.
  • Peran Corporate Secretary dalam mendukung kepatuhan dan implementasi kebijakan.
  • Etika dan tata kelola dalam pelaksanaan government relations.

Materi 4. Strategic Communication & Public Affairs

Sub Materi:

  • Penyusunan strategi komunikasi kelembagaan.
  • Pengelolaan hubungan dengan media dan organisasi profesi.
  • Teknik komunikasi dengan pimpinan, regulator, dan pemangku kepentingan.
  • Public affairs dan komunikasi kebijakan.
  • Pengelolaan forum, kunjungan, audiensi, dan kegiatan kelembagaan.
  • Penyusunan pesan komunikasi yang konsisten dan kredibel.

Materi 5. Issue Management, Reputation Risk & Crisis Engagement

Sub Materi:

  • Identifikasi isu strategis dan risiko reputasi.
  • Teknik issue monitoring dan stakeholder intelligence.
  • Strategi komunikasi dalam menghadapi isu kebijakan dan krisis.
  • Koordinasi lintas fungsi pada situasi krisis.
  • Penyusunan stakeholder communication plan.
  • Evaluasi efektivitas penanganan isu dan pemulihan reputasi.

Materi 6. Workshop Penyusunan Stakeholder Engagement & Government Relations Plan

Sub Materi:

  • Studi kasus stakeholder engagement di industri perbankan.
  • Simulasi pemetaan stakeholder dan penyusunan engagement matrix.
  • Penyusunan government relations roadmap.
  • Simulasi komunikasi dan negosiasi dengan regulator serta pemangku kepentingan.
  • Penyusunan action plan stakeholder engagement sesuai kebutuhan organisasi.
  • Presentasi hasil workshop dan pembahasan best practice implementasi di sektor perbankan.

Peserta

  • Corporate Secretary
  • Government Relations
  • Public Relations / Humas
  • Legal / Hukum
  • Compliance / Kepatuhan

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat 
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan