Advanced Enterprise Risk Management (ERM) for Banking

Advanced Enterprise Risk Management (ERM) for Banking

Advanced Enterprise Risk Management (ERM) for Banking

11 - 12 August 2026 Jakarta Hotel Asyana Kemayoran

Deskripsi

Enterprise Risk Management (ERM) telah menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga ketahanan, stabilitas, dan keberlanjutan industri perbankan di tengah dinamika ekonomi, perkembangan teknologi digital, perubahan regulasi, serta meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan. Penerapan ERM yang efektif memungkinkan bank untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan berbagai jenis risiko secara terintegrasi, sehingga pengambilan keputusan bisnis dapat dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara risiko dan peluang. Selain memenuhi ketentuan regulator, ERM juga berperan sebagai instrumen strategis dalam mendukung pencapaian sasaran bisnis dan peningkatan nilai perusahaan.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman komprehensif mengenai implementasi Advanced Enterprise Risk Management (ERM) pada industri perbankan, mulai dari penyusunan kerangka kerja ERM, penetapan risk appetite, pengelolaan risiko secara terintegrasi, hingga pemanfaatan Key Risk Indicators (KRI), Risk Dashboard, stress testing, dan pelaporan risiko kepada manajemen. Melalui pembahasan studi kasus dan praktik terbaik (best practices), peserta akan mampu memperkuat tata kelola risiko, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan berbasis risiko, serta membangun budaya risiko (risk culture) yang mendukung pertumbuhan bisnis bank secara sehat dan berkelanjutan.

Tujuan

  • Memahami konsep, prinsip, dan kerangka kerja Enterprise Risk Management (ERM) di industri perbankan.
  • Memahami regulasi dan praktik terbaik penerapan manajemen risiko perbankan.
  • Mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko secara terintegrasi.
  • Menyusun dan mengimplementasikan Risk Appetite Statement (RAS) serta Risk Tolerance.
  • Mengembangkan Enterprise Risk Register dan Risk Profile Bank.
  • Menyusun Key Risk Indicators (KRI) dan Risk Dashboard sebagai alat monitoring risiko.
  • Memahami penerapan stress testing dan scenario analysis dalam pengelolaan risiko.
  • Memperkuat tata kelola risiko melalui Three Lines Model dan Risk Governance.

Materi

1. Konsep dan Framework Enterprise Risk Management (ERM)

  • Evolusi manajemen risiko di industri perbankan
  • Prinsip dan manfaat Enterprise Risk Management
  • Framework ERM (ISO 31000, COSO ERM, dan praktik industri perbankan)
  • Hubungan ERM dengan Good Corporate Governance (GCG)

2. Regulasi Manajemen Risiko Perbankan

  • Ketentuan OJK mengenai penerapan manajemen risiko
  • Basel Framework dan implikasinya terhadap perbankan
  • Peran Direksi, Dewan Komisaris, Komite Risiko, dan SKMR
  • Tata kelola risiko (Risk Governance)

3. Enterprise Risk Identification & Assessment

  • Teknik identifikasi risiko
  • Penyusunan Enterprise Risk Register
  • Risk Assessment Methodology
  • Penentuan Likelihood, Impact, dan Risk Rating
  • Penyusunan Heat Map Risiko

4. Risk Appetite Framework

  • Konsep Risk Appetite dan Risk Tolerance
  • Penyusunan Risk Appetite Statement (RAS)
  • Cascading Risk Appetite ke unit bisnis
  • Integrasi Risk Appetite dengan strategi bisnis

5. Pengelolaan Risiko Terintegrasi

  • Risiko kredit
  • Risiko pasar
  • Risiko likuiditas
  • Risiko operasional
  • Risiko kepatuhan
  • Risiko hukum
  • Risiko reputasi
  • Risiko strategis

6. Risk Monitoring & Key Risk Indicators (KRI)

  • Penyusunan Key Risk Indicators
  • Penetapan Risk Limit
  • Monitoring profil risiko
  • Early Warning Indicators (EWI)
  • Pengembangan Risk Dashboard

7. Stress Testing & Scenario Analysis

  • Konsep stress testing
  • Penyusunan skenario risiko
  • Analisis dampak terhadap kinerja bank
  • Reverse Stress Testing
  • Pemanfaatan hasil stress testing dalam pengambilan keputusan

8. Risk Reporting & Risk Communication

  • Penyusunan laporan profil risiko
  • Pelaporan kepada Direksi dan Komisaris
  • Komunikasi risiko kepada stakeholder
  • Pengambilan keputusan berbasis risiko (Risk-Based Decision Making)

9. Membangun Risk Culture di Perbankan

  • Three Lines Model
  • Peran setiap unit kerja dalam manajemen risiko
  • Membangun budaya sadar risiko (Risk Awareness)
  • Integrasi ERM dalam proses bisnis
  • Continuous Risk Improvement

Peserta

  • Manajemen Risiko
  • Risk Management
  • Audit Internal
  • Kepatuhan (Compliance)
  • Treasury

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat 
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan